Pendaftaran Musda V Demokrat Sulsel Dibuka, 27 Suara Jadi Rebutan

SulawesiPos.com – Pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan resmi dibuka menjelang Musyawarah Daerah (Musda) V yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026.

Sebanyak 27 hak suara menjadi penentu, sementara nama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi dan petahana Ni’matullah mengemuka dalam bursa perebutan kursi pimpinan Demokrat Sulsel.

Sekretaris DPD Demokrat Sulsel Haidar Majid mengatakan pendaftaran berlangsung pada 15-21 Oktober 2026.

Setiap pendaftar diwajibkan memenuhi persyaratan internal partai, termasuk memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).

“Pendaftaran sudah resmi dibuka bagi seluruh kader internal yang memenuhi syarat, salah satunya wajib memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat,” ujar Haidar di Makassar, Rabu (14/10/2026).

Panitia menetapkan bakal calon harus mengantongi sedikitnya tujuh dukungan suara.

Dukungan itu menjadi syarat untuk mengikuti tahapan Musda dan akan diverifikasi sebelum forum pemilihan digelar.

Ketua Panitia Musda Demokrat Sulsel Andi Rio Fatrah mengatakan 27 hak suara tersebut terdiri atas 24 DPC kabupaten/kota, satu suara DPP, satu suara DPD, dan satu suara organisasi sayap partai.

BACA JUGA:  Lantik 6.032 RT/RW Se-Makassar, Munafri: Fokus pada Amanah dan Pelayanan Masyarakat

“Ada 27 hak suara yang diperebutkan di Musda. Rinciannya meliputi 24 DPC kabupaten/kota, 1 DPP, 1 DPD dan 1 organisasi sayap partai,” kata Andi Rio.

Dengan komposisi tersebut, dukungan para pemilik suara DPC menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan siapa saja yang dapat melaju sebagai kandidat resmi.

Surat dukungan wajib diserahkan kepada panitia sebagai bagian dari berkas pendaftaran.

Appi Masuk Bursa, Belum Pastikan Maju

Nama Appi menguat setelah ia resmi bergabung dengan Partai Demokrat dan menerima KTA serta jaket partai di Hotel Claro Makassar pada 8 Oktober 2026.

Status tersebut membuat Wali Kota Makassar itu memenuhi salah satu syarat dasar untuk mengikuti penjaringan internal.

Namun, Appi belum menyatakan secara terbuka akan mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPD Demokrat Sulsel.

Sebelumnya, ia meminta publik menunggu perkembangan proses Musda.

“Untuk soal maju Musda, saya belum tahu kondisinya seperti apa. Yang jelas, hari ini sudah resmi menjadi kader Partai Demokrat,” ujar Appi.

BACA JUGA:  Senator Demokrat AS Diterpa Dugaan Skandal Asmara, Ambisi Menuju Gedung Putih 2028 Terancam

Pernyataan tersebut membuat posisi Appi masih berada pada tahap figur potensial, bukan calon yang telah resmi mendaftar.

Kepastian pencalonannya baru dapat diketahui setelah berkas dan dukungan diserahkan kepada panitia.

Ni’matullah Tunggu Arahan DPP

Ni’matullah juga masih masuk dalam radar utama Musda V.

Sebagai ketua DPD petahana, ia memiliki pengalaman memimpin struktur Demokrat Sulsel dan mengklaim masih mengantongi dukungan dari sejumlah DPC.

Meski demikian, Ni’matullah menyatakan langkah politiknya tetap menunggu arahan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono serta keputusan DPP.

“Menunggu izin Ketua Umum. Prinsipnya, saya ini kader tulen Partai Demokrat. Apa pun yang DPP sudah putuskan, saya kira saya loyal apa pun yang diputuskan,” kata Ni’matullah.

Dalam keterangan sebelumnya, Ni’matullah menyebut pendaftaran kandidat dimulai pada 17 Oktober dan verifikasi faktual dilakukan sekitar 20-21 Oktober.

Panitia kemudian menyampaikan rincian terbaru bahwa pendaftaran berlangsung 15-21 Oktober.

Verifikasi dukungan menjadi tahapan penting sebelum Musda digelar.

BACA JUGA:  Stadion Untia Tak Langsung Berdiri, Penimbunan Lahan Ditarget Rampung Januari 2027

Pada 23 Oktober, forum tersebut akan menentukan ketua DPD Demokrat Sulsel melalui mekanisme internal partai.

Selain memilih ketua baru, Musda V menjadi momentum bagi Demokrat Sulsel menyusun konsolidasi organisasi dan strategi politik menghadapi agenda elektoral mendatang.

SulawesiPos.com – Pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan resmi dibuka menjelang Musyawarah Daerah (Musda) V yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026.

Sebanyak 27 hak suara menjadi penentu, sementara nama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi dan petahana Ni’matullah mengemuka dalam bursa perebutan kursi pimpinan Demokrat Sulsel.

Sekretaris DPD Demokrat Sulsel Haidar Majid mengatakan pendaftaran berlangsung pada 15-21 Oktober 2026.

Setiap pendaftar diwajibkan memenuhi persyaratan internal partai, termasuk memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).

“Pendaftaran sudah resmi dibuka bagi seluruh kader internal yang memenuhi syarat, salah satunya wajib memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat,” ujar Haidar di Makassar, Rabu (14/10/2026).

Panitia menetapkan bakal calon harus mengantongi sedikitnya tujuh dukungan suara.

Dukungan itu menjadi syarat untuk mengikuti tahapan Musda dan akan diverifikasi sebelum forum pemilihan digelar.

Ketua Panitia Musda Demokrat Sulsel Andi Rio Fatrah mengatakan 27 hak suara tersebut terdiri atas 24 DPC kabupaten/kota, satu suara DPP, satu suara DPD, dan satu suara organisasi sayap partai.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Makassar Bergulir, Kejari Periksa 15 Saksi

“Ada 27 hak suara yang diperebutkan di Musda. Rinciannya meliputi 24 DPC kabupaten/kota, 1 DPP, 1 DPD dan 1 organisasi sayap partai,” kata Andi Rio.

Dengan komposisi tersebut, dukungan para pemilik suara DPC menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan siapa saja yang dapat melaju sebagai kandidat resmi.

Surat dukungan wajib diserahkan kepada panitia sebagai bagian dari berkas pendaftaran.

Appi Masuk Bursa, Belum Pastikan Maju

Nama Appi menguat setelah ia resmi bergabung dengan Partai Demokrat dan menerima KTA serta jaket partai di Hotel Claro Makassar pada 8 Oktober 2026.

Status tersebut membuat Wali Kota Makassar itu memenuhi salah satu syarat dasar untuk mengikuti penjaringan internal.

Namun, Appi belum menyatakan secara terbuka akan mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPD Demokrat Sulsel.

Sebelumnya, ia meminta publik menunggu perkembangan proses Musda.

“Untuk soal maju Musda, saya belum tahu kondisinya seperti apa. Yang jelas, hari ini sudah resmi menjadi kader Partai Demokrat,” ujar Appi.

BACA JUGA:  Komitmen Tekan Anak Putus Sekolah, Makassar Raih Penghargaan Wajib Belajar 13 Tahun di Hardiknas 2026

Pernyataan tersebut membuat posisi Appi masih berada pada tahap figur potensial, bukan calon yang telah resmi mendaftar.

Kepastian pencalonannya baru dapat diketahui setelah berkas dan dukungan diserahkan kepada panitia.

Ni’matullah Tunggu Arahan DPP

Ni’matullah juga masih masuk dalam radar utama Musda V.

Sebagai ketua DPD petahana, ia memiliki pengalaman memimpin struktur Demokrat Sulsel dan mengklaim masih mengantongi dukungan dari sejumlah DPC.

Meski demikian, Ni’matullah menyatakan langkah politiknya tetap menunggu arahan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono serta keputusan DPP.

“Menunggu izin Ketua Umum. Prinsipnya, saya ini kader tulen Partai Demokrat. Apa pun yang DPP sudah putuskan, saya kira saya loyal apa pun yang diputuskan,” kata Ni’matullah.

Dalam keterangan sebelumnya, Ni’matullah menyebut pendaftaran kandidat dimulai pada 17 Oktober dan verifikasi faktual dilakukan sekitar 20-21 Oktober.

Panitia kemudian menyampaikan rincian terbaru bahwa pendaftaran berlangsung 15-21 Oktober.

Verifikasi dukungan menjadi tahapan penting sebelum Musda digelar.

BACA JUGA:  Guru Besar Politik Unhas Sebut Mundurnya Munafri dari Golkar Bukan Kejutan

Pada 23 Oktober, forum tersebut akan menentukan ketua DPD Demokrat Sulsel melalui mekanisme internal partai.

Selain memilih ketua baru, Musda V menjadi momentum bagi Demokrat Sulsel menyusun konsolidasi organisasi dan strategi politik menghadapi agenda elektoral mendatang.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru