SulawesiPos.com – Dewan Pakar DPP Partai Demokrat Andi Alifian Mallarangeng angkat bicara terkait mundurnya Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dari Partai Golkar.
Alifian menyebut, dengan pengunduran diri tersebut, Munafri kini berstatus bukan kader partai manapun. Demokrat pun membuka peluang jika Munafri ingin bergabung.
“Kalau Bung Appi sudah resmi mengundurkan diri dari partainya sekarang, maka artinya dia sudah bukan kader partai manapun. Dan kalau Bung Appi kemudian bersedia bergabung ke Partai Demokrat sesuai dengan ajakan saya kemarin di Makassar, tentu kami akan membuka pintu lebar-lebar,” ujar Andi Alifian Mallarangeng, saat dihubungi SPos, Senin (5/10/2026).
Pernyataan itu menyusul pertemuan Munafri Arifuddin dengan Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) di kediaman IAS, Jalan Batu Putih, Makassar, Senin pagi.
Dalam pertemuan 25 menit tersebut, Munafri yang akrab disapa Appi menyerahkan langsung surat pengunduran dirinya sebagai kader Golkar sekaligus melepas jabatan Ketua DPD II Golkar Makassar.
Dalam surat tertanggal Makassar, Senin 5 Oktober 2020, yang ditujukan kepada Ketua DPD Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin, Munafri menuliskan pengunduran diri dengan hati lapang.
Berikut petikan isi surat tersebut:
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, perkenankan saya menyampaikan surat ini dengan hati yang lapang dan pikiran yang jernih.
Partai Golkar adalah rumah tempat saya ditempa. Di bawah rindang beringin, saya belajar bahwa politik adalah jalan pengabdian dan bahwa karya selalu lebih nyaring daripada kata. Atas setiap kepercayaan, bimbingan, dan persahabatan yang saya terima, saya menghaturkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada para senior, jajaran pengurus, dan segenap kader.
Namun setiap perjalanan mengenal persimpangan. Setelah menimbang dengan saksama, dengan ini saya menyatakan mengundurkan diri sebagai kader Partai Golkar, terhitung sejak tanggal surat ini. Sejalan dengan keputusan tersebut, tentunya saya juga menyatakan tidak bersedia diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar.
Keputusan ini saya ambil dengan ikhlas, tanpa menyisakan ganjalan di hati. Saya pamit sebagai kader, tetapi tidak sebagai kawan dan saudara. Silaturahmi akan tetap saya jaga, sebab pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara adalah tujuan kita bersama.
Surat tersebut ditandatangani di atas materai oleh Munafri Arifuddin dengan NPAPG 3171062000750001.


