Chery Jadi Merek Otomotif Teratas di Kantar BrandZ 2026, Sembilan Tahun Berturut-turut Masuk Daftar

SulawesiPos.com – Chery menempati posisi ke-11 secara keseluruhan dan peringkat pertama kategori otomotif dalam Kantar BrandZ Top 50 Chinese Global Brand Builders 2026 yang dirilis pada 24 Juli 2026.

Pencapaian tersebut sekaligus menandai tahun kesembilan secara berturut-turut Chery masuk dalam daftar 50 pembangun merek global asal China yang disusun Kantar.

Laporan tersebut menyebut globalisasi merek China telah memasuki tahap baru yang disebut sebagai smart growth, dengan pertumbuhan yang didorong oleh penguatan ekuitas merek.

Dalam forum peluncuran dan konferensi globalisasi Kantar BrandZ 2026, Zhang Guibing, Executive Vice President Chery Auto sekaligus President of Chery International, membahas perkembangan strategi global Chery bersama Wang Xing, CEO Kantar Greater China dan Global Chair of BrandZ.

Chery Dorong Strategi Globalisasi Berbasis Lokalisasi

Zhang Guibing menyatakan ekspor kendaraan China telah memasuki era 3.0 yang ditandai dengan pendalaman lokalisasi di pasar global dan transformasi nilai merek.

Menurut Zhang, daya saing yang sebelumnya bertumpu pada harga dan kekuatan produk kini semakin berkaitan dengan pemahaman konsumen serta kepercayaan jangka panjang di pasar lokal.

BACA JUGA:  Vasser Sullivan Raih Dua Finis 10 Besar Bersama Lexus RC F GT3 di Road America

Chery menerapkan filosofi globalisasi “In somewhere, For somewhere, Be somewhere” yang menekankan upaya untuk berakar di pasar lokal, melayani kebutuhan setempat, serta berkembang sebagai bagian dari lingkungan bisnis lokal.

Pendekatan tersebut mengarahkan ekspansi Chery dari sekadar ekspor produk menuju pengembangan yang lebih terintegrasi melalui lokalisasi talenta, penelitian dan pengembangan atau R&D, serta rantai pasok.

Chery Perkuat Teknologi dan Ekosistem Global

Chery menyebut teknologi menjadi salah satu fondasi dalam strategi globalnya dengan memiliki delapan pusat R&D di berbagai wilayah dunia serta lebih dari 20.000 karyawan di luar negeri.

Sekitar 85 persen dari jumlah karyawan luar negeri tersebut merupakan tenaga kerja lokal, yang menurut Chery mendukung terbentuknya jaringan global untuk kegiatan R&D dan operasional industri.

Dalam pengembangan teknologi kendaraan, Chery memiliki portofolio yang mencakup mesin bensin, hybrid electric vehicle (HEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), kendaraan listrik berbasis baterai, serta kendaraan berbahan bakar hidrogen.

BACA JUGA:  Audi Perkenalkan Q9, SUV Flagship Terbesar dalam Sejarah Merek

Menurut Chery, pilihan teknologi tersebut digunakan untuk menyesuaikan kebutuhan mobilitas dan kondisi regulasi yang berbeda di berbagai pasar global.

Chery juga mengembangkan teknologi di luar sektor kendaraan melalui AiMOGA, merek robotika milik Chery Group, yang sejak 2026 disebut telah mencatat penjualan global lebih dari 1.000 unit di lebih dari 50 negara dan wilayah.

Chery menyebut pengembangan AiMOGA di bidang manufaktur dan robotika layanan menjadi bagian dari pergeseran perusahaan dari globalisasi produk menuju pengembangan ekosistem secara global.

Chery Perkuat Kehadiran di Pasar Lokal

Strategi lokalisasi Chery juga diterapkan melalui aktivitas operasional di berbagai pasar, salah satunya melalui Rosslyn Plant di Afrika Selatan yang baru diresmikan.

Chery menyebut fasilitas tersebut mempertahankan seluruh 692 karyawan yang telah ada serta menghasilkan hampir 3.000 lapangan pekerjaan tambahan melalui rantai pasok industrinya.

Menurut Chery, keterlibatan yang lebih dalam dengan perekonomian lokal menjadi bagian dari upaya membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen di pasar global.

BACA JUGA:  Suzuki Siapkan Undian Berhadiah bagi Peserta Test Drive di GIIAS 2026

Selain pencapaian di Kantar BrandZ, Chery menyebut telah masuk dalam daftar China’s Top 20 Enterprises with the Excellent Overseas Image selama lima tahun berturut-turut dan Fortune China ESG Impact List selama tiga tahun berturut-turut.

Chery juga tercatat dalam daftar 2026 Fortune Highly Admired Chinese Companies, berdasarkan keterangan perusahaan.

Masuknya Chery dalam Kantar BrandZ Top 50 Chinese Global Brand Builders selama sembilan tahun berturut-turut menjadi salah satu pencapaian dalam perjalanan globalisasi perusahaan.

Ke depan, Chery menyatakan akan terus meningkatkan merek, memperluas kehadiran global, serta mengembangkan teknologi untuk membangun merek otomotif global.

SulawesiPos.com – Chery menempati posisi ke-11 secara keseluruhan dan peringkat pertama kategori otomotif dalam Kantar BrandZ Top 50 Chinese Global Brand Builders 2026 yang dirilis pada 24 Juli 2026.

Pencapaian tersebut sekaligus menandai tahun kesembilan secara berturut-turut Chery masuk dalam daftar 50 pembangun merek global asal China yang disusun Kantar.

Laporan tersebut menyebut globalisasi merek China telah memasuki tahap baru yang disebut sebagai smart growth, dengan pertumbuhan yang didorong oleh penguatan ekuitas merek.

Dalam forum peluncuran dan konferensi globalisasi Kantar BrandZ 2026, Zhang Guibing, Executive Vice President Chery Auto sekaligus President of Chery International, membahas perkembangan strategi global Chery bersama Wang Xing, CEO Kantar Greater China dan Global Chair of BrandZ.

Chery Dorong Strategi Globalisasi Berbasis Lokalisasi

Zhang Guibing menyatakan ekspor kendaraan China telah memasuki era 3.0 yang ditandai dengan pendalaman lokalisasi di pasar global dan transformasi nilai merek.

Menurut Zhang, daya saing yang sebelumnya bertumpu pada harga dan kekuatan produk kini semakin berkaitan dengan pemahaman konsumen serta kepercayaan jangka panjang di pasar lokal.

BACA JUGA:  Vasser Sullivan Raih Dua Finis 10 Besar Bersama Lexus RC F GT3 di Road America

Chery menerapkan filosofi globalisasi “In somewhere, For somewhere, Be somewhere” yang menekankan upaya untuk berakar di pasar lokal, melayani kebutuhan setempat, serta berkembang sebagai bagian dari lingkungan bisnis lokal.

Pendekatan tersebut mengarahkan ekspansi Chery dari sekadar ekspor produk menuju pengembangan yang lebih terintegrasi melalui lokalisasi talenta, penelitian dan pengembangan atau R&D, serta rantai pasok.

Chery Perkuat Teknologi dan Ekosistem Global

Chery menyebut teknologi menjadi salah satu fondasi dalam strategi globalnya dengan memiliki delapan pusat R&D di berbagai wilayah dunia serta lebih dari 20.000 karyawan di luar negeri.

Sekitar 85 persen dari jumlah karyawan luar negeri tersebut merupakan tenaga kerja lokal, yang menurut Chery mendukung terbentuknya jaringan global untuk kegiatan R&D dan operasional industri.

Dalam pengembangan teknologi kendaraan, Chery memiliki portofolio yang mencakup mesin bensin, hybrid electric vehicle (HEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), kendaraan listrik berbasis baterai, serta kendaraan berbahan bakar hidrogen.

BACA JUGA:  Porsche Penske Gagal Podium di Road America, JDC-Miller Finis Kedua

Menurut Chery, pilihan teknologi tersebut digunakan untuk menyesuaikan kebutuhan mobilitas dan kondisi regulasi yang berbeda di berbagai pasar global.

Chery juga mengembangkan teknologi di luar sektor kendaraan melalui AiMOGA, merek robotika milik Chery Group, yang sejak 2026 disebut telah mencatat penjualan global lebih dari 1.000 unit di lebih dari 50 negara dan wilayah.

Chery menyebut pengembangan AiMOGA di bidang manufaktur dan robotika layanan menjadi bagian dari pergeseran perusahaan dari globalisasi produk menuju pengembangan ekosistem secara global.

Chery Perkuat Kehadiran di Pasar Lokal

Strategi lokalisasi Chery juga diterapkan melalui aktivitas operasional di berbagai pasar, salah satunya melalui Rosslyn Plant di Afrika Selatan yang baru diresmikan.

Chery menyebut fasilitas tersebut mempertahankan seluruh 692 karyawan yang telah ada serta menghasilkan hampir 3.000 lapangan pekerjaan tambahan melalui rantai pasok industrinya.

Menurut Chery, keterlibatan yang lebih dalam dengan perekonomian lokal menjadi bagian dari upaya membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen di pasar global.

BACA JUGA:  Hyundai Motor dan Kia Kembangkan Komponen Kendaraan dengan Teknologi 3D Printing

Selain pencapaian di Kantar BrandZ, Chery menyebut telah masuk dalam daftar China’s Top 20 Enterprises with the Excellent Overseas Image selama lima tahun berturut-turut dan Fortune China ESG Impact List selama tiga tahun berturut-turut.

Chery juga tercatat dalam daftar 2026 Fortune Highly Admired Chinese Companies, berdasarkan keterangan perusahaan.

Masuknya Chery dalam Kantar BrandZ Top 50 Chinese Global Brand Builders selama sembilan tahun berturut-turut menjadi salah satu pencapaian dalam perjalanan globalisasi perusahaan.

Ke depan, Chery menyatakan akan terus meningkatkan merek, memperluas kehadiran global, serta mengembangkan teknologi untuk membangun merek otomotif global.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru