Komisi Ekonomi Eurasia menjelaskan bahwa keterbukaan akses tersebut diharapkan mendatangkan likuiditas lintas batas, memperluas sumber pembiayaan bagi perusahaan penerbit efek, meningkatkan investasi, dan menjadi fondasi menuju ruang bursa bersama Eurasia. Komisi Ekonomi Eurasia
Kesepakatan ketiga mengatur pengakuan langsung sertifikat gelar akademik seperti profesor, profesor madya, dosen senior, dan peneliti senior sehingga pemegangnya tidak lagi menjalani proses penyetaraan yang panjang dan mahal ketika bekerja di negara EAEU lainnya.
Perjanjian gelar akademik tersebut baru berlaku setelah diratifikasi seluruh negara anggota, melengkapi pengakuan bersama ijazah pendidikan tinggi yang telah diberlakukan sejak Mei 2024.
Kebijakan itu berpotensi memperbesar mobilitas ilmuwan, akademisi, dan tenaga ahli serta mendorong terbentuknya ruang bersama penelitian, inovasi, industri, dan pasar tenaga kerja berketerampilan tinggi di Eurasia.
Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia Maxim Reshetnikov menyebut ketiga kesepakatan tersebut membentuk arsitektur baru kerja sama karena menyatukan pasar digital, memperkuat hubungan antarbursa, dan memperlancar pergerakan tenaga profesional.
Para kepala pemerintahan EAEU juga membahas pembangunan pasar bersama minyak dan produk olahan, digitalisasi koridor transportasi, keamanan pangan, persaingan lintas batas, serta perluasan hubungan ekonomi dengan Iran, Vietnam, Serbia, India, Pakistan, dan sejumlah negara Afrika.
Iran Menawarkan Sistem Keuangan di Luar SWIFT
Iran mendorong bank-bank sentral negara EAEU membentuk komite khusus untuk mempelajari mata uang digital bank sentral atau central bank digital currency (CBDC), membagikan pengalaman teknis, dan merancang mekanisme pembayaran intrakawasan.
Teheran juga mengusulkan pengembangan sistem pengiriman pesan antarbank yang lebih mandiri dan efisien sebagai alternatif SWIFT agar perdagangan Eurasia tidak mudah terganggu oleh pembatasan sepihak, risiko politik, atau terputusnya saluran pembayaran internasional.
Usulan tersebut belum berarti EAEU telah menyepakati satu mata uang digital bersama karena pengoperasian CBDC lintas negara membutuhkan keselarasan regulasi, teknologi, keamanan siber, perlindungan data, kurs, dan kebijakan moneter masing-masing anggota.
Namun, penyatuan infrastruktur pembayaran dapat mempercepat penyelesaian transaksi, menekan penggunaan mata uang perantara, serta mengurangi biaya konversi bagi perusahaan yang berdagang di sepanjang Rusia, Asia Tengah, Kaukasus, dan Iran.
Teheran menawarkan posisi geografisnya sebagai penghubung Koridor Transportasi Internasional Utara–Selatan dan jalur Timur–Barat yang dapat memberikan negara-negara Eurasia akses lebih singkat menuju Teluk Persia, Laut Oman, Samudra Hindia, Asia Selatan, serta pasar global.

