KM Mutiara Sentosa 2 Tidak Tenggelam, Menhub: Api Sudah Padam, 234 Penumpang Selamat

SulawesiPos.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Madura, Jawa Timur, tidak tenggelam. Hingga Senin (3/8/2026), api yang melalap kapal rute Surabaya-Makassar tersebut telah berhasil dipadamkan, sementara proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Dudy mengatakan kondisi kapal masih mengapung meski sebagian besar badan kapal mengalami kerusakan akibat kebakaran. Asap tipis dilaporkan masih terlihat muncul dari dalam kapal.

“Api sudah padam. Mungkin masih ada asap yang muncul di dalam,” kata Dudy di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026).

Masih Ada Penumpang yang Dicari

Berdasarkan dokumen manifes, KM Mutiara Sentosa 2 mengangkut 271 orang, terdiri atas 232 penumpang, 26 anak buah kapal (ABK), dan 13 ABK tambahan.

Dengan jumlah korban yang telah dievakuasi sebanyak 234 orang, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan.

Operasi pencarian melibatkan Basarnas, Polairud, TNI Angkatan Laut, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Area pencarian diperluas di perairan utara Pulau Sapudi dan sekitarnya.

BACA JUGA:  122 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya dan Sumenep, Total 234 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Selain penumpang, nakhoda kapal juga dilaporkan masih hilang kontak setelah sempat menyampaikan laporan awal mengenai kebakaran kepada pihak perusahaan.

Kebakaran Dilaporkan Minggu Pagi

Insiden bermula saat petugas siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya menerima laporan dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB, Minggu (2/8/2026).

Selang satu menit kemudian, operator kapal PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) juga menghubungi Kantor SAR Surabaya dan melaporkan bahwa KM Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran di perairan utara Madura.

Informasi awal menyebut kobaran api mulai muncul sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Sebelum komunikasi terputus, nakhoda sempat melaporkan kondisi darurat yang dialami kapal.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya langsung berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk memastikan posisi terakhir kapal.

Selanjutnya, Pos SAR Sumenep berkoordinasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget guna mempercepat pencarian di lapangan.

Ratusan Penumpang Menunggu Pertolongan di Anjungan

Berdasarkan hasil komunikasi SROP Kalianget dengan Kapal Meratus Project 3, KM Mutiara Sentosa 2 terdeteksi berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi, Kabupaten Sumenep.

BACA JUGA:  Aksi Heroik TB Hasnur 26 Selamatkan Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Sumenep

Saat ditemukan, sebagian besar badan kapal telah hangus terbakar. Ratusan penumpang dilaporkan berkumpul di area anjungan dan haluan kapal untuk menghindari kobaran api sambil menunggu bantuan datang.

Operasi penyelamatan kemudian dilakukan dengan mengerahkan KN SAR 249 Permadi, kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi, serta unsur SAR gabungan untuk mengevakuasi seluruh korban.

Hingga kini, proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan masih terus berlangsung, sementara penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

SulawesiPos.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Madura, Jawa Timur, tidak tenggelam. Hingga Senin (3/8/2026), api yang melalap kapal rute Surabaya-Makassar tersebut telah berhasil dipadamkan, sementara proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Dudy mengatakan kondisi kapal masih mengapung meski sebagian besar badan kapal mengalami kerusakan akibat kebakaran. Asap tipis dilaporkan masih terlihat muncul dari dalam kapal.

“Api sudah padam. Mungkin masih ada asap yang muncul di dalam,” kata Dudy di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026).

Masih Ada Penumpang yang Dicari

Berdasarkan dokumen manifes, KM Mutiara Sentosa 2 mengangkut 271 orang, terdiri atas 232 penumpang, 26 anak buah kapal (ABK), dan 13 ABK tambahan.

Dengan jumlah korban yang telah dievakuasi sebanyak 234 orang, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan.

Operasi pencarian melibatkan Basarnas, Polairud, TNI Angkatan Laut, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Area pencarian diperluas di perairan utara Pulau Sapudi dan sekitarnya.

BACA JUGA:  KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Sumenep, Penumpang Terjebak di Anjungan dan Haluan

Selain penumpang, nakhoda kapal juga dilaporkan masih hilang kontak setelah sempat menyampaikan laporan awal mengenai kebakaran kepada pihak perusahaan.

Kebakaran Dilaporkan Minggu Pagi

Insiden bermula saat petugas siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya menerima laporan dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB, Minggu (2/8/2026).

Selang satu menit kemudian, operator kapal PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) juga menghubungi Kantor SAR Surabaya dan melaporkan bahwa KM Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran di perairan utara Madura.

Informasi awal menyebut kobaran api mulai muncul sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Sebelum komunikasi terputus, nakhoda sempat melaporkan kondisi darurat yang dialami kapal.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya langsung berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk memastikan posisi terakhir kapal.

Selanjutnya, Pos SAR Sumenep berkoordinasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget guna mempercepat pencarian di lapangan.

Ratusan Penumpang Menunggu Pertolongan di Anjungan

Berdasarkan hasil komunikasi SROP Kalianget dengan Kapal Meratus Project 3, KM Mutiara Sentosa 2 terdeteksi berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi, Kabupaten Sumenep.

BACA JUGA:  Polda Jatim Mulai Selidiki KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar Saat Evakuasi Masih Berjalan

Saat ditemukan, sebagian besar badan kapal telah hangus terbakar. Ratusan penumpang dilaporkan berkumpul di area anjungan dan haluan kapal untuk menghindari kobaran api sambil menunggu bantuan datang.

Operasi penyelamatan kemudian dilakukan dengan mengerahkan KN SAR 249 Permadi, kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi, serta unsur SAR gabungan untuk mengevakuasi seluruh korban.

Hingga kini, proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan masih terus berlangsung, sementara penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru