SulawesiPos.com – Babak semifinal hingga final Piala Presiden 2026 dipastikan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, setelah panitia memindahkan seluruh rangkaian laga penentuan ke kandang Bali United.
Bersamaan dengan perubahan venue itu, hadiah juara turnamen pramusim tersebut juga resmi dinaikkan dari Rp6 miliar menjadi Rp8 miliar.
Kepastian itu disampaikan panitia pelaksana melalui rilis resmi yang ditandatangani Ketua Panitia Tsamana Amany pada Jumat, 1 Agustus 2026.
Dalam rilis tersebut, panitia menetapkan seluruh laga semifinal digelar pada 4 Agustus 2026, sedangkan final dan perebutan tempat ketiga dimainkan pada 6 Agustus 2026 di venue baru di Pulau Dewata.
Perubahan ini membuat fase akhir turnamen tetap diisi empat tim besar tanpa perubahan bagan pertandingan.
Persib Bandung yang keluar sebagai juara Grup A akan menghadapi Persija Jakarta selaku runner-up Grup B.
Sementara itu, Persebaya Surabaya sebagai juara Grup B ditantang Arema FC yang lolos sebagai runner-up Grup A.
Dua pertandingan semifinal itu langsung menghadirkan tensi tinggi karena mempertemukan klub-klub dengan rivalitas panjang di sepak bola Indonesia.
Laga Persib kontra Persija kembali membawa aroma duel klasik penuh gengsi, sedangkan Persebaya melawan Arema menyajikan Derbi Jawa Timur yang selama ini selalu menyedot perhatian besar suporter nasional.
Venue Baru dan Hadiah Lebih Besar Warnai Fase Penentuan
Perpindahan venue ke Bali menjadi salah satu keputusan paling menonjol menjelang babak akhir turnamen.
Selain faktor lokasi yang kini terpusat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, panitia juga memberi suntikan nilai kompetisi lewat kenaikan hadiah utama.

