“Target kita, semua pulau mandiri protein, kemudian mandiri pangan, kemudian mandiri etanol. Hulu dibantu pakannya, dibantu DOC-nya, kemudian yang membangun di hilir rakyat kecil sehingga peternak tidak dipermainkan,” ujarnya.
Di akhir dialog, Amran juga mengajak pesantren mengambil peran lebih besar dalam ketahanan pangan nasional. Kementerian Pertanian, kata dia, menyiapkan dukungan bagi pesantren yang memiliki lahan produktif, mulai dari pengolahan lahan hingga bibit komoditas perkebunan strategis.
“Kalau ada pesantren yang membutuhkan, ada bibit tebu, kakao, kelapa, mente, kopi, semuanya gratis dari Bapak Presiden. Pengolahan lahannya juga gratis. Bibitnya gratis. Tinggal lahannya disiapkan, nanti kami tanami,” ujar Amran.

