Ustaz Zaitun berharap kebijakan hilirisasi tidak hanya melahirkan perusahaan-perusahaan besar, tetapi juga membuka ruang yang adil bagi petani kecil, koperasi, pesantren, dan usaha mikro.
“Hilirisasi harus menjadi jalan naik kelas bagi petani, bukan justru menjauhkan mereka dari hasil kekayaan yang mereka produksi sendiri,” pungkasnya.
KUII VIII secara khusus membahas isu ketahanan dan swasembada pangan menuju kesejahteraan petani melalui Sidang Pleno XVII, yang menghadirkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai salah satu narasumber.


