Sudaryono The Hambalang Boys Jadi Kepala BGN, Ini Lingkar Loyalis Muda Prabowo yang Mendapat Jabatan Strategis

SulawesiPos.com – Istilah Hambalang Boys kembali ramai dibicarakan setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu, 22 Juli 2026. Publik lalu kembali menyoroti siapa saja figur yang masuk dalam lingkar itu, bagaimana sebutan tersebut lahir, dan mengapa nama-nama di dalamnya kini banyak muncul di posisi strategis pemerintahan.

Hambalang Boys bukan jabatan resmi, bukan struktur organisasi, dan bukan pula istilah yang punya daftar baku dari negara.

Sebutan ini tumbuh sebagai label populer untuk kader-kader muda loyalis Prabowo yang lama berada di orbit dekat kediamannya di Hambalang, Bogor, dan dianggap dibina langsung secara politik maupun personal selama bertahun-tahun.

Mereka adalah orang-orang yang tahu dari dekat sosok Prabowo, seluk-beluk, suka duka, dan transformasi Prabowo sebagai pemimpin.

Penjelasan yang paling gamblang muncul dalam keterangan Wakil Menteri Transmigrasi Ivan C. Manurung saat retret kabinet di Hambalang pada Januari 2026.

Ketika itu Ivan menyebut masyarakat sudah cukup familiar dengan istilah Hambalang Boys sebagai kader muda binaan langsung Prabowo.

BACA JUGA:  Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30-200 GT

Nama yang kerap disebut masuk The Hambalang Boys di antaranya Wakil Menteri Pertanian yang kini jadi Kepala BGN Sudaryono.

Ada pula Menteri Luar Negeri Sugiono, Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Seskab Teddy Indra Wijaya, Wamenkomdigi Angga Raka dan Mensesneg Prasetyo Hadi.

Sudaryono pernah menceritakan soal kisah The Hambalang Boys tersebut. Mas Dar, sapaan Sudaryono, menyebut mereka adalah orang-orang yang sudah mengabdi dan melayani Prabowo dalam waktu yang lama, bahkan sebelum menjadi Menhan dan Presiden RI.

The Hambalang Boys, kata Mas Dar, sering menginap bergantian di Hambalang. Mereka juga bertugas sebagai asisten pribadi Prabowo.

“Sehingga kalau dibilang anak ideologis dan seterusnya itu satu pujian lah,” ujar Sudaryono.

“Kami tiap hari ketemu, rapat di mana kita ikut di situ, terus obrolannya kita ngerti, bahkan beliau pidato kita yang jadi asisten sorotnya untuk slidenya gitu. Jadi akhirnya dalam perjalanan saya jadi asprinya Pak Prabowo 5 tahun, 5 tahun itu padat ilmu. Ilmu leadership, ilmu mimpin, ilmu kebijaksaan dalam situasi sulit itu bagaimana mengambil keputusan,” ungkap Sudaryono.

BACA JUGA:  Prabowo Bahas Kekurangan 100 Ribu Dokter dalam Pertemuan Bersama 1.200 Guru Besar

Lingkar Loyalitas, Bukan Klub Resmi

Meski begitu, penting dicatat bahwa istilah Hambalang Boys lebih merupakan kategori politik populer ketimbang daftar resmi yang tertutup.

Karena itu, di luar empat nama yang paling sering disebut, publik dan sebagian media kadang juga memasukkan figur muda lain yang lama berada di orbit Prabowo, tergantung konteks pembahasannya.

Yang membuat label ini menonjol bukan semata usia atau gaya mereka, tetapi jejak loyalitas panjang kepada Prabowo.

Banyak dari figur yang disebut Hambalang Boys dinilai tidak datang mendadak ketika Prabowo sudah menjadi presiden, melainkan sudah mendampingi sejak fase oposisi, masa kontestasi pilpres, hingga transisi ke pemerintahan.

Di titik itulah istilah Hambalang Boys punya muatan politik yang lebih besar daripada sekadar sebutan gaul.

Ia dipakai untuk menggambarkan adanya lingkar kader yang tidak hanya dekat secara organisasi, tetapi juga dekat secara ideologis, personal, dan strategis dengan Prabowo.

Kenapa Kini Kembali Jadi Sorotan?

Label Hambalang Boys kembali menguat karena beberapa nama di dalamnya kini benar-benar memegang jabatan penting.

BACA JUGA:  Wamentan Sudaryono Perkuat Fondasi Swasembada Pangan Gorontalo

Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN membuat sorotan itu makin tajam, sebab ia dianggap menjadi contoh paling jelas bagaimana loyalis lama di orbit Prabowo bisa bertransformasi menjadi pejabat negara dengan tanggung jawab besar.

Karena itu, ketika publik bertanya siapa saja Hambalang Boys, jawaban paling aman bukanlah menyebut ada daftar resmi yang pasti, melainkan menunjuk pada figur-figur yang paling sering diidentifikasi publik sebagai lingkar loyalis muda Prabowo.

Dalam konteks terbaru per Rabu, 22 Juli 2026, nama yang paling kuat dan paling sering disebut adalah Sudaryono, Sugiono, Angga Raka Prabowo, dan Prasetyo Hadi, serta yang belakangan ikut disorot, Seskab Teddy Indra Wijaya.

SulawesiPos.com – Istilah Hambalang Boys kembali ramai dibicarakan setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu, 22 Juli 2026. Publik lalu kembali menyoroti siapa saja figur yang masuk dalam lingkar itu, bagaimana sebutan tersebut lahir, dan mengapa nama-nama di dalamnya kini banyak muncul di posisi strategis pemerintahan.

Hambalang Boys bukan jabatan resmi, bukan struktur organisasi, dan bukan pula istilah yang punya daftar baku dari negara.

Sebutan ini tumbuh sebagai label populer untuk kader-kader muda loyalis Prabowo yang lama berada di orbit dekat kediamannya di Hambalang, Bogor, dan dianggap dibina langsung secara politik maupun personal selama bertahun-tahun.

Mereka adalah orang-orang yang tahu dari dekat sosok Prabowo, seluk-beluk, suka duka, dan transformasi Prabowo sebagai pemimpin.

Penjelasan yang paling gamblang muncul dalam keterangan Wakil Menteri Transmigrasi Ivan C. Manurung saat retret kabinet di Hambalang pada Januari 2026.

Ketika itu Ivan menyebut masyarakat sudah cukup familiar dengan istilah Hambalang Boys sebagai kader muda binaan langsung Prabowo.

BACA JUGA:  Di Indonesia Economic Outlook 2026, Presiden Soroti Keberhasilan Swasembada Beras

Nama yang kerap disebut masuk The Hambalang Boys di antaranya Wakil Menteri Pertanian yang kini jadi Kepala BGN Sudaryono.

Ada pula Menteri Luar Negeri Sugiono, Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Seskab Teddy Indra Wijaya, Wamenkomdigi Angga Raka dan Mensesneg Prasetyo Hadi.

Sudaryono pernah menceritakan soal kisah The Hambalang Boys tersebut. Mas Dar, sapaan Sudaryono, menyebut mereka adalah orang-orang yang sudah mengabdi dan melayani Prabowo dalam waktu yang lama, bahkan sebelum menjadi Menhan dan Presiden RI.

The Hambalang Boys, kata Mas Dar, sering menginap bergantian di Hambalang. Mereka juga bertugas sebagai asisten pribadi Prabowo.

“Sehingga kalau dibilang anak ideologis dan seterusnya itu satu pujian lah,” ujar Sudaryono.

“Kami tiap hari ketemu, rapat di mana kita ikut di situ, terus obrolannya kita ngerti, bahkan beliau pidato kita yang jadi asisten sorotnya untuk slidenya gitu. Jadi akhirnya dalam perjalanan saya jadi asprinya Pak Prabowo 5 tahun, 5 tahun itu padat ilmu. Ilmu leadership, ilmu mimpin, ilmu kebijaksaan dalam situasi sulit itu bagaimana mengambil keputusan,” ungkap Sudaryono.

BACA JUGA:  PSI Sebut Kehadiran Prabowo di Davos Sebagai bentuk Penegasan Visi Pembangunan Indonesia

Lingkar Loyalitas, Bukan Klub Resmi

Meski begitu, penting dicatat bahwa istilah Hambalang Boys lebih merupakan kategori politik populer ketimbang daftar resmi yang tertutup.

Karena itu, di luar empat nama yang paling sering disebut, publik dan sebagian media kadang juga memasukkan figur muda lain yang lama berada di orbit Prabowo, tergantung konteks pembahasannya.

Yang membuat label ini menonjol bukan semata usia atau gaya mereka, tetapi jejak loyalitas panjang kepada Prabowo.

Banyak dari figur yang disebut Hambalang Boys dinilai tidak datang mendadak ketika Prabowo sudah menjadi presiden, melainkan sudah mendampingi sejak fase oposisi, masa kontestasi pilpres, hingga transisi ke pemerintahan.

Di titik itulah istilah Hambalang Boys punya muatan politik yang lebih besar daripada sekadar sebutan gaul.

Ia dipakai untuk menggambarkan adanya lingkar kader yang tidak hanya dekat secara organisasi, tetapi juga dekat secara ideologis, personal, dan strategis dengan Prabowo.

Kenapa Kini Kembali Jadi Sorotan?

Label Hambalang Boys kembali menguat karena beberapa nama di dalamnya kini benar-benar memegang jabatan penting.

BACA JUGA:  Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30-200 GT

Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN membuat sorotan itu makin tajam, sebab ia dianggap menjadi contoh paling jelas bagaimana loyalis lama di orbit Prabowo bisa bertransformasi menjadi pejabat negara dengan tanggung jawab besar.

Karena itu, ketika publik bertanya siapa saja Hambalang Boys, jawaban paling aman bukanlah menyebut ada daftar resmi yang pasti, melainkan menunjuk pada figur-figur yang paling sering diidentifikasi publik sebagai lingkar loyalis muda Prabowo.

Dalam konteks terbaru per Rabu, 22 Juli 2026, nama yang paling kuat dan paling sering disebut adalah Sudaryono, Sugiono, Angga Raka Prabowo, dan Prasetyo Hadi, serta yang belakangan ikut disorot, Seskab Teddy Indra Wijaya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru