Categories: News

Profil Florencia Lolita Wibisono: Sosok Pramugari Senior IAT yang Teridentifikasi dalam Tragedi ATR 42-500

Overview

  • Dunia penerbangan Indonesia berduka. Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel memastikan bahwa salah satu korban perempuan dalam kecelakaan pesawat Indonesia Air Transport (IAT) ATR 42-500 adalah Florencia Lolita Wibisono (33).
  • Florencia bukan sekadar awak kabin; ia adalah seorang profesional dengan pengalaman lebih dari 14 tahun yang menjabat sebagai Senior Flight Attendant sekaligus Company Checker.
  • Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan sejawat dan publik yang mengenalnya sebagai sosok berdedikasi tinggi terhadap keselamatan dan kenyamanan penumpang.

SulawesiPos.com, Makassar– Proses identifikasi korban kecelakaan pesawat Indonesia Air Transport (IAT) ATR 42-500 menemui titik terang.

Pada Selasa malam (20/1/2026), Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan secara resmi mengonfirmasi identitas jenazah perempuan yang dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar sebagai Florencia Lolita Wibisono.

Kepala Pusat Identifikasi Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Mashudi, menegaskan bahwa identitas tersebut dipastikan melalui metode ilmiah yang akurat.

“Secara ilmu pengetahuan, kami menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah Florencia Lolita Wibisono. Kami sangat yakin berdasarkan keilmuan,” tegasnya dalam keterangan pers di Makassar.

Sosok Florencia dikenal luas di industri penerbangan sebagai figur profesional yang memegang teguh prinsip bahwa “perjalanan sama pentingnya dengan tujuan.”

Memulai karier dari penerbangan regional, ia membangun fondasi yang kuat dalam aspek keselamatan dan pelayanan detail.

Selama 14 tahun mengudara, kariernya terus menanjak:

  • Senior Flight Attendant: Bertanggung jawab atas koordinasi kabin dan kenyamanan penumpang.

  • Company Checker: Mengemban peran krusial dalam quality control dan quality assurance untuk memastikan seluruh operasional kabin memenuhi standar keselamatan internasional.

Rekan-rekan kerjanya mengenal Florencia sebagai sosok yang memiliki kemampuan komunikasi luar biasa dan penguasaan prosedur pertolongan pertama yang mumpuni. Baginya, setiap penumpang memiliki kebutuhan unik yang harus dipenuhi dengan sentuhan personal.

Kabar duka ini memicu gelombang belasungkawa di media sosial. Florencia, yang berdomisili di Apartemen Howard Tower, Jakarta Timur, dikenal oleh kerabatnya sebagai pribadi yang ramah, rendah hati, dan memiliki empati tinggi.

Unggahan doa dan kenangan manis membanjiri linimasa.

Banyak warganet dan rekan sejawat memberikan kesaksian betapa tulusnya Florencia dalam bekerja dan betapa besarnya pengaruh positif yang ia berikan kepada lingkungan sekitarnya.

Kepergian Florencia Lolita Wibisono dalam tugas menjadi pengingat akan besarnya dedikasi para awak kabin yang setiap harinya bertaruh nyawa demi keselamatan penumpang.

Hingga saat ini, proses penanganan korban lainnya masih terus dilakukan oleh tim terkait, sementara doa-doa dari seluruh penjuru negeri terus mengalir untuk korban.

Profil Singkat:

  • Nama: Florencia Lolita Wibisono

  • Usia: 33 Tahun

  • Jabatan Terakhir: Senior Flight Attendant / Company Checker IAT

  • Pengalaman: 14+ Tahun di Dunia Penerbangan

  • Domisili: Pulogadung, Jakarta Timur

Kristio D. Reski

Share
Published by
Kristio D. Reski
Tags: Florencia Lolita Wibisono pesawat ATR Pramugari Pesawat Tim DVI