SulawesiPos.com — Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, menyatakan dukungannya terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto yang melantik Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dan Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).
Idrus menilai masuknya Rocky dan Syahganda ke dalam struktur pemerintahan justru menjadi ruang strategis agar kritik serta gagasan yang selama ini mereka suarakan dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada pembuat kebijakan.
“Yang tentu kita tidak inginkan adalah ketika ada di dalam, daya kritisnya tidak ada lagi atau hilang,” ujar Idrus kepada awak media di Jakarta, Senin (5/10/2026).
Menurut Idrus, posisi di dalam pemerintahan membuka peluang komunikasi yang lebih luas dengan pusat kekuasaan. Hal tersebut dinilainya lebih produktif ketimbang hanya menyampaikan masukan dari luar.
Ia meyakini integritas dan daya kritis Rocky maupun Syahganda tidak akan memudar meskipun kini berada di lingkaran kekuasaan.
“Kalau ada di dalam, maka peluang untuk berkomunikasi dengan pusat kekuasaan memiliki frekuensi yang lebih besar. Kita dukung sepenuhnya agar kritikan dan masukannya bisa berjalan efektif,” tegas Idrus.
Lebih lanjut, Idrus mengajak publik memandang penunjukan ini dari perspektif kebangsaan. Ia menegaskan bahwa pemerintah dan masyarakat adalah satu kesatuan yang merawat Indonesia sebagai rumah bersama.
“Antara Pemerintah dan Masyarakat adalah satu kesatuan sebagai Penghuni dan Pemilik Rumah bersama. Karena itu, mereka bukan lawan atau musuh, tetapi mitra bahkan sesama anggota Keluarga Besar,” katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Rocky Gerung sebagai anggota Wantimpres dan Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga melantik Fadli Tri Hartono sebagai Wakil Kepala Bakom. Struktur Wantimpres era Prabowo sendiri diketuai oleh Pratikno dengan Hatta Rajasa sebagai wakil ketua.


