BMKG Prediksi Musim Hujan di Makassar Mundur ke Desember, Puncak Januari 2027

SulawesiPos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan di sebagian besar wilayah Kota Makassar mundur hingga akhir November 2026. Sementara puncak musim hujan diprakirakan terjadi pada Januari 2027.

Berdasarkan prediksi musim hujan 2026/2027 dari BMKG Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan, awal musim hujan di sebagian besar wilayah Kota Makassar diprakirakan berlangsung pada November dasarian III hingga Desember dasarian II.

Prediksi tersebut menunjukkan awal musim hujan mundur sedikitnya tiga dasarian dibandingkan kondisi normal.

Meski demikian, sifat hujan pada musim hujan 2026/2027 diprakirakan berada dalam kategori normal.

Curah hujan selama periode musim hujan diprediksi mencapai 2.032–2.750 milimeter, dengan puncak musim hujan terjadi pada Januari 2027.

Kondisi tersebut membuat BPBD Kota Makassar tetap meningkatkan kesiapsiagaan meski musim hujan diprediksi datang lebih lambat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Muh Fadli mengatakan mundurnya awal musim hujan bukan alasan untuk mengurangi kewaspadaan.

Potensi genangan dan pohon tumbang tetap perlu diantisipasi mengingat curah hujan yang diprediksi cukup tinggi.

BACA JUGA:  Penjual Rambutan Tertimpa Pohon Tumbang di Makassar, Selamat Berkat Evakuasi Warga dan Damkar

“Mundurnya awal musim hujan bukan berarti kita lengah. Justru dengan curah hujan hingga 2.750 mm dan puncak di Januari 2027, potensi genangan dan pohon tumbang tetap tinggi, jadi kami tetap siaga penuh,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).

Fadli meminta masyarakat mulai melakukan antisipasi dari sekarang dengan membersihkan saluran air dan drainase di sekitar tempat tinggal.

“Kami minta warga mulai sekarang membersihkan saluran air, drainase, dan lingkungan sekitar rumah. Jangan menunggu hujan deras baru bertindak,” kata Fadli.

BPBD Kota Makassar juga akan memperkuat koordinasi dengan BMKG dan stakeholder terkait untuk meminimalisir risiko bencana selama musim hujan.

“Kami bersama BMKG akan terus pantau informasi cuaca dan peringatan dini. Tagline kami Makassar Tangguh Bencana, bersama kurangi risiko bencana harus kita wujudkan dengan kesiapsiagaan keluarga dan kelurahan tangguh bencana,” tutur Fadli.

Di sisi lain, BPBD Kota Makassar telah menyiagakan personel dan peralatan di sejumlah wilayah rawan banjir.

BACA JUGA:  Tambah Stok BBM 15 Persen, Pertamina Pastikan SPBU di Gowa, Takalar, dan Maros Berjalan Kondusif

Sistem informasi kebencanaan juga diaktifkan agar masyarakat dapat memperoleh informasi melalui kanal media sosial BPBD Kota Makassar.

SulawesiPos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan di sebagian besar wilayah Kota Makassar mundur hingga akhir November 2026. Sementara puncak musim hujan diprakirakan terjadi pada Januari 2027.

Berdasarkan prediksi musim hujan 2026/2027 dari BMKG Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan, awal musim hujan di sebagian besar wilayah Kota Makassar diprakirakan berlangsung pada November dasarian III hingga Desember dasarian II.

Prediksi tersebut menunjukkan awal musim hujan mundur sedikitnya tiga dasarian dibandingkan kondisi normal.

Meski demikian, sifat hujan pada musim hujan 2026/2027 diprakirakan berada dalam kategori normal.

Curah hujan selama periode musim hujan diprediksi mencapai 2.032–2.750 milimeter, dengan puncak musim hujan terjadi pada Januari 2027.

Kondisi tersebut membuat BPBD Kota Makassar tetap meningkatkan kesiapsiagaan meski musim hujan diprediksi datang lebih lambat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Muh Fadli mengatakan mundurnya awal musim hujan bukan alasan untuk mengurangi kewaspadaan.

Potensi genangan dan pohon tumbang tetap perlu diantisipasi mengingat curah hujan yang diprediksi cukup tinggi.

BACA JUGA:  Kebakaran Rumah Kos di Panakkukang Makassar Berhasil Dipadamkan dalam 11 Menit

“Mundurnya awal musim hujan bukan berarti kita lengah. Justru dengan curah hujan hingga 2.750 mm dan puncak di Januari 2027, potensi genangan dan pohon tumbang tetap tinggi, jadi kami tetap siaga penuh,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).

Fadli meminta masyarakat mulai melakukan antisipasi dari sekarang dengan membersihkan saluran air dan drainase di sekitar tempat tinggal.

“Kami minta warga mulai sekarang membersihkan saluran air, drainase, dan lingkungan sekitar rumah. Jangan menunggu hujan deras baru bertindak,” kata Fadli.

BPBD Kota Makassar juga akan memperkuat koordinasi dengan BMKG dan stakeholder terkait untuk meminimalisir risiko bencana selama musim hujan.

“Kami bersama BMKG akan terus pantau informasi cuaca dan peringatan dini. Tagline kami Makassar Tangguh Bencana, bersama kurangi risiko bencana harus kita wujudkan dengan kesiapsiagaan keluarga dan kelurahan tangguh bencana,” tutur Fadli.

Di sisi lain, BPBD Kota Makassar telah menyiagakan personel dan peralatan di sejumlah wilayah rawan banjir.

BACA JUGA:  SulawesiPos Pentas Padel 2026 Siap Bergulir, Technical Meeting Sepakati Kurasi Pemain Berjalan

Sistem informasi kebencanaan juga diaktifkan agar masyarakat dapat memperoleh informasi melalui kanal media sosial BPBD Kota Makassar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru