Dalam orasi ilmiah berjudul “Advocation Coalition Framework dalam Perubahan Kebijakan Publik”, ia membahas bagaimana koalisi advokasi dapat memengaruhi perubahan kebijakan serta relasi pemerintah dengan kepentingan masyarakat.
“Saat ini kebijakan publik berada dalam wilayah tentang apa yang dilakukan dan tidak dilakukan oleh pemerintah selaku pembuat kebijakan untuk mensejahterakan rakyatnya,” jelas Aslinda dalam orasi tersebut.
Rekam akademiknya mencakup pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, publikasi pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus Q2, Q3, dan Q4, artikel dalam jurnal nasional terindeks Sinta, serta partisipasi dalam konferensi nasional dan internasional.
Ia juga menjalankan program pengabdian kepada masyarakat yang memperoleh dukungan pemerintah daerah dan kementerian, serta terlibat dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, termasuk Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia dan Kedaireka.
Pada Juli 2026, Aslinda memimpin pelaksanaan Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Transformatif ketika UNM menjadi satu dari tiga perguruan tinggi Indonesia yang dipercaya menjalankan program tersebut bersama Universitas Pendidikan Indonesia dan Universitas Negeri Malang.
Pelatihan di Makassar itu diikuti 60 peserta, terdiri atas 35 dosen UNM dan 25 dosen dari perguruan tinggi lain, dengan dukungan sepuluh fasilitator dan integrasi materi melalui SISTER serta Learning Management System.
“Kepercayaan ini merupakan amanah yang sangat berarti bagi Universitas Negeri Makassar untuk terus berkontribusi dalam mendukung transformasi pembelajaran di perguruan tinggi Indonesia,” ujar Aslinda.
Di ranah organisasi keilmuan, ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Indonesian Association for Public Administration Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat periode 2025–2028 pada Agustus 2025.
Ia menyatakan organisasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pengembangan keilmuan, kualitas tata kelola, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Bersama seluruh pengurus dan anggota, IAPA Sulawesi Selatan Barat akan terus berkontribusi bagi pengembangan keilmuan, peningkatan kualitas tata kelola, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian pendidikan, jabatan akademik, kepemimpinan organisasi, dan program transformasi pembelajaran itu kini menjadi rekam jejak yang dibawa Aslinda menuju tahapan resmi Pilrek UNM 2027–2031.
PROFIL DAN DATA DIRI PROF ANDI ASLINDA
• Nama lengkap: Prof. Dr. Hj. Andi Aslinda, M.Si.
• Nama populer: Prof Andi Aslinda
• Tempat, tanggal lahir: Pinrang, 10 Oktober 1969
• Asal daerah: Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan
• Profesi: Akademisi dan Guru Besar Kebijakan Publik
• Institusi: Universitas Negeri Makassar (UNM)
• Jabatan saat ini: Wakil Rektor Bidang Akademik atau Wakil Rektor I UNM
• Catatan sejarah: Perempuan pertama yang menjabat wakil rektor UNM sejak perubahan nama IKIP Ujung Pandang menjadi UNM pada 1999
• Status Pilrek UNM: Menyatakan siap maju dalam Pemilihan Rektor UNM periode 2027–2031; belum berstatus calon terdaftar karena pendaftaran dijadwalkan pada 21 September–9 Oktober 2026
Riwayat Pendidikan
• Sarjana: Administrasi Negara, Universitas Hasanuddin, lulus 1988
• Magister: Administrasi Pembangunan, Universitas Hasanuddin, lulus 2000
• Doktor: Ilmu Administrasi Publik, Universitas Hasanuddin, lulus 2014
• Judul penelitian doktor: “Model Koalisi Advokasi dalam Perubahan Kebijakan Tata Ruang di Kota Makassar”
• Bidang keilmuan: Kebijakan publik dan administrasi publik
Riwayat Karier Akademik
• Pernah mengajar di Politeknik Pertanian Pangkep sebelum berkarier di UNM
• Sekretaris Program Studi Ilmu Administrasi Negara FIS-H UNM periode 2019–2020
• Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis hingga 2022
• Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNM, membidangi administrasi umum dan keuangan
• Dikukuhkan sebagai Guru Besar Kebijakan Publik pada 25 Oktober 2023
• Dilantik sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik UNM pada Juli 2024
Prestasi dan Rekam Akademik
• Menjadi profesor ke-162 yang dikukuhkan UNM
• Menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Advocation Coalition Framework dalam Perubahan Kebijakan Publik”
• Memiliki publikasi pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus Q2, Q3, dan Q4
• Memublikasikan karya ilmiah dalam jurnal nasional terindeks Sinta
• Aktif mengikuti konferensi nasional dan internasional
• Menjalankan program pengabdian kepada masyarakat yang didukung pemerintah daerah dan kementerian
• Terlibat dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, termasuk Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia dan Kedaireka
• Mengawal penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education di UNM
• Mendorong pembelajaran transformatif, digitalisasi sistem akademik, serta akreditasi nasional dan internasional program studi
• Memimpin Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Transformatif 2026 ketika UNM menjadi satu dari tiga perguruan tinggi pelaksana di Indonesia
Riwayat Organisasi dan Pengabdian
• Ketua Indonesian Association for Public Administration Sulawesi Selatan–Sulawesi Barat periode 2025–2028
• Ketua Yayasan Pendidikan Balik Diwa Makassar
• Aktif dalam Kerukunan Keluarga Pinrang
• Aktif dalam organisasi alumni Fakultas Ilmu Sosial
• Terlibat dalam sejumlah organisasi profesi bidang administrasi dan pendidikan
Kehidupan Pribadi
• Prof Andi Aslinda berasal dari Kabupaten Pinrang dan tetap aktif dalam organisasi kekeluargaan daerahnya
• Aktivitas di luar kampus yang diketahui publik berfokus pada pendidikan, organisasi profesi, dan pengabdian masyarakat
Visi dalam Pencalonan Rektor
Prof Andi Aslinda membawa gagasan menjadikan UNM semakin adaptif, berdaya saing global, serta mempertahankan keunggulan akademik di tengah transformasi pendidikan tinggi.*

