Wasit Wali Kota Cup Makassar Keluhkan Minimnya Pengamanan usai Insiden di Lapangan

Sang pengadil lapangan mempertanyakan komitmen penyelenggara terhadap keamanan perangkat pertandingan dalam turnamen yang sejak awal dipromosikan sebagai ajang pembinaan sepak bola di Makassar.

Sorotan ini muncul saat Wali Kota Cup 2026 masih berlangsung.

Sejumlah laporan sebelumnya menyebut turnamen tersebut dibuka Munafri Arifuddin di Lapangan Sepak Bola Telkom Makassar pada Minggu, 5 Juli 2026.

Kompetisi itu diikuti puluhan klub dan dijadwalkan bergulir hingga 5 Agustus 2026.

Saat pembukaan turnamen, Munafri sempat menekankan pentingnya profesionalisme perangkat pertandingan, terutama wasit, agar kompetisi berjalan adil dan potensi konflik di lapangan bisa ditekan.

Karena itu, munculnya keluhan dari pengadil lapangan justru memantik perhatian baru terhadap aspek pengamanan di arena pertandingan.

Belum ada keterangan resmi yang terlihat dalam materi yang beredar mengenai pertandingan mana yang memicu insiden tersebut, siapa pihak yang diduga terlibat, serta apakah panitia penyelenggara atau Pemerintah Kota Makassar sudah menyiapkan langkah evaluasi.

Namun, pernyataan wasit itu menambah tekanan agar penyelenggara memberi penjelasan terbuka soal perlindungan bagi perangkat laga di Wali Kota Cup.

BACA JUGA:  Geng Motor Serang Tempat Fitnes di Jalan Skarda N Makassar, Pelaku Terekam CCTV

Sang pengadil lapangan mempertanyakan komitmen penyelenggara terhadap keamanan perangkat pertandingan dalam turnamen yang sejak awal dipromosikan sebagai ajang pembinaan sepak bola di Makassar.

Sorotan ini muncul saat Wali Kota Cup 2026 masih berlangsung.

Sejumlah laporan sebelumnya menyebut turnamen tersebut dibuka Munafri Arifuddin di Lapangan Sepak Bola Telkom Makassar pada Minggu, 5 Juli 2026.

Kompetisi itu diikuti puluhan klub dan dijadwalkan bergulir hingga 5 Agustus 2026.

Saat pembukaan turnamen, Munafri sempat menekankan pentingnya profesionalisme perangkat pertandingan, terutama wasit, agar kompetisi berjalan adil dan potensi konflik di lapangan bisa ditekan.

Karena itu, munculnya keluhan dari pengadil lapangan justru memantik perhatian baru terhadap aspek pengamanan di arena pertandingan.

Belum ada keterangan resmi yang terlihat dalam materi yang beredar mengenai pertandingan mana yang memicu insiden tersebut, siapa pihak yang diduga terlibat, serta apakah panitia penyelenggara atau Pemerintah Kota Makassar sudah menyiapkan langkah evaluasi.

Namun, pernyataan wasit itu menambah tekanan agar penyelenggara memberi penjelasan terbuka soal perlindungan bagi perangkat laga di Wali Kota Cup.

BACA JUGA:  Stadion Sudiang Makassar Ditarget Rampung 2027, Progres Konstruksi Kian Dipercepat

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru