Ikut Arahan Presiden Prabowo, Andi Amar Sulaiman Pantau Stok Beras di Gudang Bulog Panaikang

SulawesiPos.com – Anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Gudang Bulog Panaikang, Makassar, pada Senin (11/5/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan pangan dan memantau kondisi stok beras yang akan didistribusikan kepada masyarakat.

Dalam kunjungannya, politisi Partai Gerindra tersebut didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Yasir Mahmud serta sejumlah pimpinan Bulog Sulsel. Andi Amar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengecek kondisi Bulog di seluruh Indonesia, khususnya dalam memastikan ketahanan pangan menghadapi dampak fenomena El Nino.

Andi Amar menyampaikan bahwa berdasarkan data yang diterima, stok beras di Sulawesi Selatan saat ini mencapai 600.000 ton, dengan rincian 61.000 ton berada di Makassar.

Andi Amar yang juga putra tertua Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ini optimistis jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga musim panen tahun depan.

“Kegiatan hari ini kita diarahkan oleh bapak presiden untuk mengecek kondisi Bulog di seluruh Indonesia. Saya sebagai salah satu perwakilan dari Sulawesi Selatan memastikan stok beras aman terutama menghadapi masa El Nino dan juga memastikan bahwa kualitas ini disortir dengan baik,” ujar Andi Amar.

BACA JUGA: 
Dirut Bulog Sidak Pasar Terong Makassar, Harga Pangan Pokok Terpantau Stabil Jelang Lebaran
Anggota DPR RI Andi Amar Ma'ruf Sulaiman.
Anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Gudang Bulog Panaikang, Makassar, Senin (11/5/2026).

Menurut Andi Amar yang juga Ketua BPD HIPMI Sulawesi Selatan, jumlah stok beras di Gudang Bulog Panaikang sangat luar biasa, karena bisa bertahan sampai musim panen tahun depan, sesuai dengan perkiraan dan perhitungan.

“Dari data yang ada 600.000 ton di seluruh Sulawesi Selatan dan di Makassar sendiri di 61.000 ton. Jadi ini bisa bertahan sampai masa panen tahun depan. Insya Allah untuk masyarakat Sulsel ini aman,” tambah Andi Amar.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Mahmud memberikan apresiasi atas melimpahnya stok beras di gudang Bulog.

Ia menyebut ketersediaan stok kali ini merupakan capaian yang sangat signifikan bagi wilayah Sulawesi Selatan.

“Alhamdulillah hasil pemantauan tadi sangat luar biasa. Tadi dengan hasil 600.000 ton ada di Sulsel. Stok itu ini benar-benar capaian yang sangat luar biasa karena baru pertama kali ini ada stok seperti itu di Sulsel,” kata Yasir Mahmud.

BACA JUGA: 
Libatkan Ansor Jateng, Wamentan Sudaryono Perkuat Gerakan Pemuda di Sektor Pertanian

Yasir berharap, beras ini bisa didistribusikan dengan baik sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga masyarakat seluruh Indonesia tidak ada lagi yang kesusahan dan kelaparan dengan surplus beras tahun ini.

Sementara itu, dari data Bulog nasioal, cadangan beras pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang Bulog kini telah mencapai 5,3 juta ton. Stok beras nasional ini diklaim menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan persnya mengatakan, penguasaan pangan dalam bentuk beras oleh pihaknya terus menunjukan tren peningkatan sejak tahun lalu.

Adapun pada 2025 Bulog menguasai sekitar 4,2 juta ton CBP. Menurutnya, jumlah ini menjadi capaian pengadaan beras tertinggi sepanjang 59 tahun Perum Bulog berdiri. (mn abdurrahman)

SulawesiPos.com – Anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Gudang Bulog Panaikang, Makassar, pada Senin (11/5/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan pangan dan memantau kondisi stok beras yang akan didistribusikan kepada masyarakat.

Dalam kunjungannya, politisi Partai Gerindra tersebut didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Yasir Mahmud serta sejumlah pimpinan Bulog Sulsel. Andi Amar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengecek kondisi Bulog di seluruh Indonesia, khususnya dalam memastikan ketahanan pangan menghadapi dampak fenomena El Nino.

Andi Amar menyampaikan bahwa berdasarkan data yang diterima, stok beras di Sulawesi Selatan saat ini mencapai 600.000 ton, dengan rincian 61.000 ton berada di Makassar.

Andi Amar yang juga putra tertua Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ini optimistis jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga musim panen tahun depan.

“Kegiatan hari ini kita diarahkan oleh bapak presiden untuk mengecek kondisi Bulog di seluruh Indonesia. Saya sebagai salah satu perwakilan dari Sulawesi Selatan memastikan stok beras aman terutama menghadapi masa El Nino dan juga memastikan bahwa kualitas ini disortir dengan baik,” ujar Andi Amar.

BACA JUGA: 
Dirut Bulog Sidak Pasar Terong Makassar, Harga Pangan Pokok Terpantau Stabil Jelang Lebaran
Anggota DPR RI Andi Amar Ma'ruf Sulaiman.
Anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Gudang Bulog Panaikang, Makassar, Senin (11/5/2026).

Menurut Andi Amar yang juga Ketua BPD HIPMI Sulawesi Selatan, jumlah stok beras di Gudang Bulog Panaikang sangat luar biasa, karena bisa bertahan sampai musim panen tahun depan, sesuai dengan perkiraan dan perhitungan.

“Dari data yang ada 600.000 ton di seluruh Sulawesi Selatan dan di Makassar sendiri di 61.000 ton. Jadi ini bisa bertahan sampai masa panen tahun depan. Insya Allah untuk masyarakat Sulsel ini aman,” tambah Andi Amar.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Mahmud memberikan apresiasi atas melimpahnya stok beras di gudang Bulog.

Ia menyebut ketersediaan stok kali ini merupakan capaian yang sangat signifikan bagi wilayah Sulawesi Selatan.

“Alhamdulillah hasil pemantauan tadi sangat luar biasa. Tadi dengan hasil 600.000 ton ada di Sulsel. Stok itu ini benar-benar capaian yang sangat luar biasa karena baru pertama kali ini ada stok seperti itu di Sulsel,” kata Yasir Mahmud.

BACA JUGA: 
Libatkan Ansor Jateng, Wamentan Sudaryono Perkuat Gerakan Pemuda di Sektor Pertanian

Yasir berharap, beras ini bisa didistribusikan dengan baik sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga masyarakat seluruh Indonesia tidak ada lagi yang kesusahan dan kelaparan dengan surplus beras tahun ini.

Sementara itu, dari data Bulog nasioal, cadangan beras pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang Bulog kini telah mencapai 5,3 juta ton. Stok beras nasional ini diklaim menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan persnya mengatakan, penguasaan pangan dalam bentuk beras oleh pihaknya terus menunjukan tren peningkatan sejak tahun lalu.

Adapun pada 2025 Bulog menguasai sekitar 4,2 juta ton CBP. Menurutnya, jumlah ini menjadi capaian pengadaan beras tertinggi sepanjang 59 tahun Perum Bulog berdiri. (mn abdurrahman)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru