Jemaah Haji Asal Mamuju Wafat di Makassar, Kemenhaj Sulsel Sampaikan Duka Mendalam

SulawesiPos.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jemaah haji asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Syamsudin P. Laoneng (56).

Jemaah yang tergabung dalam Kloter 19 tersebut mengalami gangguan kesehatan saat proses pemberangkatan di Embarkasi Makassar.

“Kami mengucapkan Innalillahi Wa Innailaihi Rajiun. Atas nama PPIH Embarkasi Makassar, kami turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Syamsudin P. Laoneng, jemaah Kloter 19 asal Kabupaten Mamuju,” ucap H. Ikbal Ismail di Asrama Haji Sudiang Makassar, Rabu 6 Mei 2026.

Ikbal menjelaskan almarhum sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan setibanya di embarkasi. Setelah menjalani pemeriksaan medis, almarhum kemudian dirujuk ke RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Pada saat masuk di Embarkasi agak drop mengalami sesak nafas kemudian sempat diperiksa dan perlu dirujukan ke Wahidin kurang lebih tujuh jam dirawat di Wahidin beliau akhirnya dipanggil oleh Allah Subhana Wataalah meninggal sekitar pukul 22.00. Semoga keluarga almarhum dapat sabar dan semoga Almarhum dapat diterima amal ibadahnya disisi Allah,”Tambahnya.

BACA JUGA: 
Pelunasan Biaya Haji 2026 Ditutup, 98,7 Persen Kuota Haji Reguler Sulsel Terisi

Pihak PPIH memastikan keluarga almarhum turut mendampingi sejak keberangkatan menuju Makassar hingga proses perawatan dan pemulangan jenazah ke Sulawesi Barat.

“kebetulan almarhum memiliki keluarga yang mengantar dan saat meninggal ada keluarganya yang mendampingi. Posisi saat ini jenazah sudah dibawa keluarganya ke Mamuju,” jelasnya.

Dua Jemaah Embarkasi Makassar Dilaporkan Wafat

Dengan meninggalnya Syamsudin, Embarkasi Makassar kini mencatat dua jemaah haji wafat pada musim haji 2026.

Sebelumnya, jemaah Kloter 5 UPG asal Kabupaten Gowa bernama Nursaidah Sinrang Sijarra (59) meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi, pada Minggu, 26 April 2026.

Almarhumah dilaporkan wafat akibat komplikasi diabetes setelah sempat mendapatkan penanganan medis di Tanah Suci.

Selain itu, H. Ikbal Ismail mengungkapkan jumlah kursi kosong atau open seat pada pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Makassar kini mencapai 11 kursi.

Kekosongan tersebut disebabkan adanya jemaah yang wafat maupun tertunda keberangkatannya karena faktor kesehatan.

Meski demikian, sebagian kursi kosong telah diisi oleh jemaah yang sebelumnya sempat tertunda namun telah dinyatakan layak terbang.

BACA JUGA: 
Calon Jemaah Haji Asal Mamuju Wafat usai Dirawat di Makassar karena Gangguan Pernapasan

“Jemaah yang sebelumnya tertunda sudah ada yang kami berangkatkan di Kloter 20, termasuk eks Kloter 15,” ujarnya. Apabila ada jemaah yang tertunda dan sudah laik terbang, akan kami masukkan ke seat-seat kosong di kloter berikutnya,” jelas H. Ikbal Ismail.

SulawesiPos.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jemaah haji asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Syamsudin P. Laoneng (56).

Jemaah yang tergabung dalam Kloter 19 tersebut mengalami gangguan kesehatan saat proses pemberangkatan di Embarkasi Makassar.

“Kami mengucapkan Innalillahi Wa Innailaihi Rajiun. Atas nama PPIH Embarkasi Makassar, kami turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Syamsudin P. Laoneng, jemaah Kloter 19 asal Kabupaten Mamuju,” ucap H. Ikbal Ismail di Asrama Haji Sudiang Makassar, Rabu 6 Mei 2026.

Ikbal menjelaskan almarhum sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan setibanya di embarkasi. Setelah menjalani pemeriksaan medis, almarhum kemudian dirujuk ke RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Pada saat masuk di Embarkasi agak drop mengalami sesak nafas kemudian sempat diperiksa dan perlu dirujukan ke Wahidin kurang lebih tujuh jam dirawat di Wahidin beliau akhirnya dipanggil oleh Allah Subhana Wataalah meninggal sekitar pukul 22.00. Semoga keluarga almarhum dapat sabar dan semoga Almarhum dapat diterima amal ibadahnya disisi Allah,”Tambahnya.

BACA JUGA: 
Calon Jemaah Haji Asal Mamuju Wafat usai Dirawat di Makassar karena Gangguan Pernapasan

Pihak PPIH memastikan keluarga almarhum turut mendampingi sejak keberangkatan menuju Makassar hingga proses perawatan dan pemulangan jenazah ke Sulawesi Barat.

“kebetulan almarhum memiliki keluarga yang mengantar dan saat meninggal ada keluarganya yang mendampingi. Posisi saat ini jenazah sudah dibawa keluarganya ke Mamuju,” jelasnya.

Dua Jemaah Embarkasi Makassar Dilaporkan Wafat

Dengan meninggalnya Syamsudin, Embarkasi Makassar kini mencatat dua jemaah haji wafat pada musim haji 2026.

Sebelumnya, jemaah Kloter 5 UPG asal Kabupaten Gowa bernama Nursaidah Sinrang Sijarra (59) meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi, pada Minggu, 26 April 2026.

Almarhumah dilaporkan wafat akibat komplikasi diabetes setelah sempat mendapatkan penanganan medis di Tanah Suci.

Selain itu, H. Ikbal Ismail mengungkapkan jumlah kursi kosong atau open seat pada pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Makassar kini mencapai 11 kursi.

Kekosongan tersebut disebabkan adanya jemaah yang wafat maupun tertunda keberangkatannya karena faktor kesehatan.

Meski demikian, sebagian kursi kosong telah diisi oleh jemaah yang sebelumnya sempat tertunda namun telah dinyatakan layak terbang.

BACA JUGA: 
Jemaah Haji Asal Gowa Wafat di Madinah, Dimakamkan di Pekuburan Baqi

“Jemaah yang sebelumnya tertunda sudah ada yang kami berangkatkan di Kloter 20, termasuk eks Kloter 15,” ujarnya. Apabila ada jemaah yang tertunda dan sudah laik terbang, akan kami masukkan ke seat-seat kosong di kloter berikutnya,” jelas H. Ikbal Ismail.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru