SulawesiPos.com – Dua jamaah calon haji asal Kabupaten Soppeng, untuk sementara belum bisa diberangkatkan ke Tanah Suci setelah kondisi kesehatan mereka menurun jelang keberangkatan.
Kedua jamaah tersebut diketahui tergabung dalam Kloter 21 Embarkasi Makassar. Mereka saat ini masih menjalani pemantauan dan penanganan medis di Asrama Haji Sudiang Makassar.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, mengatakan keputusan penundaan dilakukan karena kondisi keduanya dinilai belum memenuhi syarat untuk melakukan penerbangan jarak jauh.
“Kondisinya tidak laik terbang karena sedang sakit dan sudah ditangani tim kesehatan. Kalau kondisinya sudah membaik, insya Allah akan diterbangkan di kloter berikutnya,” ujarnya, Rabu (7/5/2026).
Dua calon haji tersebut yakni Syamsiah Rusdi (45) dan Nurhayati Laraufe (55), keduanya berasal dari Kabupaten Soppeng.
Meski demikian, pihak PPIH memastikan kedua jamaah tetap mendapat penanganan kesehatan secara intensif.
Jika kondisi membaik, keduanya direncanakan akan diberangkatkan bersama kelompok terbang berikutnya.
Kloter 21 sendiri terdiri atas ratusan jamaah dari beberapa daerah di Sulawesi Selatan, dengan 331 orang berasal dari Kabupaten Soppeng.
Selain itu, terdapat pula jamaah dari 31 calon jamaah haji asal Gowa dan 23 orang dari Enrekang beserta petugas pendamping haji.
Sebelum diberangkatkan, seluruh calon haji mengikuti serangkaian tahapan pemeriksaan dan persiapan di Asrama Haji Sudiang Makassar.
Proses tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, pembagian gelang identitas, penyaluran biaya hidup, hingga pendataan jamaah dengan kondisi khusus.
PPIH menegaskan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara ketat untuk memastikan seluruh jamaah benar-benar laik terbang dan mampu menjalankan ibadah haji dengan aman.
Selain itu, jamaah juga diingatkan menjaga kondisi fisik selama berada di Arab Saudi.
“Perbanyak minum air karena suhu di Madinah dan Makkah berkisar 45 derajat Celsius,” katanya.
Pihak penyelenggara berharap seluruh jamaah asal Sulawesi Selatan dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.

