Tuak Manis dan Gogos Telur Didorong Jadi Magnet Wisata, Bupati Bone Resmikan Kawasan Kuliner Lattekko

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone resmi meluncurkan kawasan wisata kuliner Lattekko, Gogos Telur, dan Tuak Manis sebagai destinasi wisata berbasis kuliner lokal di Desa Lattekko, Kecamatan Awangpone, Senin (29/6/2026).

Peluncuran kawasan wisata kuliner yang mengusung logo “Termanis” tersebut menjadi langkah strategis Pemkab Bone dalam mengangkat potensi kuliner tradisional sebagai daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone, Hj. Maryam Andi Asman, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone, A. Nurmalia, bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Bone.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dasar, melalui Sub Bagian Fasilitasi Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif, yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaku usaha kuliner lokal agar mampu bersaing dan menjadi daya tarik wisata.

Bupati Bone menegaskan, pengembangan kawasan wisata kuliner tidak hanya bertujuan melestarikan makanan dan minuman tradisional, tetapi juga membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

BACA JUGA:  BI Segera Luncurkan Program Serambi di Bone, Mudahkan Masyarakat Lakukan Penukaran Uang

“Lattekko memiliki kekayaan kuliner yang khas. Tuak Manis, Gogos Telur, dan berbagai makanan tradisional lainnya harus menjadi identitas daerah yang mampu menarik wisatawan untuk datang ke Bone,” ujar Bupati.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone, A. Nurmalia, mengatakan peluncuran kawasan wisata kuliner ini merupakan langkah awal dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Dengan hadirnya kawasan wisata kuliner tersebut, Desa Lattekko diharapkan menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Bone yang menawarkan pengalaman wisata kuliner autentik, sekaligus memperkuat promosi produk UMKM lokal dan memperkenalkan cita rasa khas Bone kepada wisatawan dari berbagai daerah. (kar)

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone resmi meluncurkan kawasan wisata kuliner Lattekko, Gogos Telur, dan Tuak Manis sebagai destinasi wisata berbasis kuliner lokal di Desa Lattekko, Kecamatan Awangpone, Senin (29/6/2026).

Peluncuran kawasan wisata kuliner yang mengusung logo “Termanis” tersebut menjadi langkah strategis Pemkab Bone dalam mengangkat potensi kuliner tradisional sebagai daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone, Hj. Maryam Andi Asman, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone, A. Nurmalia, bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Bone.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dasar, melalui Sub Bagian Fasilitasi Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif, yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaku usaha kuliner lokal agar mampu bersaing dan menjadi daya tarik wisata.

Bupati Bone menegaskan, pengembangan kawasan wisata kuliner tidak hanya bertujuan melestarikan makanan dan minuman tradisional, tetapi juga membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

BACA JUGA:  Dishub Bone Segera Launching Bus Sekolah BerAmal, Uji Coba di Tiga Kecamatan Kota

“Lattekko memiliki kekayaan kuliner yang khas. Tuak Manis, Gogos Telur, dan berbagai makanan tradisional lainnya harus menjadi identitas daerah yang mampu menarik wisatawan untuk datang ke Bone,” ujar Bupati.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone, A. Nurmalia, mengatakan peluncuran kawasan wisata kuliner ini merupakan langkah awal dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Dengan hadirnya kawasan wisata kuliner tersebut, Desa Lattekko diharapkan menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Bone yang menawarkan pengalaman wisata kuliner autentik, sekaligus memperkuat promosi produk UMKM lokal dan memperkenalkan cita rasa khas Bone kepada wisatawan dari berbagai daerah. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru