Rekomendasi Saham Hari Ini 6 Agustus 2026: IHSG Menguat ke 6.351, Cermati ADRO hingga EXCL

SulawesiPos.com – Rekomendasi saham hari ini untuk Kamis (6/8/2026), bergerak di tengah IHSG yang menutup perdagangan Rabu (5/8/2026) dengan kenaikan 0,50 persen ke level 6.351,14. Penguatan ini ditopang 406 saham yang menguat, sementara 208 saham melemah dan 178 lainnya stagnan, dengan frekuensi transaksi 2,33 juta kali, volume 40,36 miliar saham, dan nilai perdagangan Rp14,93 triliun.

Penguatan indeks kemarin tidak berdiri sendiri. Pasar mendapat dorongan dari data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026 yang tercatat 5,29 persen secara tahunan, lebih baik dari ekspektasi 5,1 persen.

Rupiah juga menguat ke kisaran Rp17.925 per dolar AS, sementara ketegangan geopolitik di Timur Tengah mereda, memberi ruang bagi investor untuk kembali masuk ke aset berisiko.

Dari sisi sektoral, mayoritas kelompok saham bergerak hijau. Sektor kesehatan memimpin dengan kenaikan 2,35 persen, disusul barang baku 2,21 persen dan energi 1,61 persen.

Kenaikan juga terlihat pada properti, teknologi, transportasi, industri, serta konsumsi. Sebaliknya, tekanan masih terlihat di sektor infrastruktur yang turun 0,99 persen dan keuangan yang terkoreksi 0,20 persen.

BACA JUGA:  IHSG Anjlok, Bamsoet Ingatkan Sensitivitas Investor Terhadap Kondisi Politik-Ekonomi 

Dari sisi teknikal, MNC Sekuritas menilai penguatan IHSG masih berpeluang berlanjut dengan target 6.403-6.420. Namun, skenario itu datang bersama peringatan bahwa indeks tetap rawan mengalami pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6.324-6.341.

Dalam pandangan ini, area support berada di 6.201 dan 6.029, sedangkan resistance terdekat ada di 6.377 dan 6.454.

Pandangan yang lebih hati-hati datang dari Pilarmas Investindo Sekuritas. Mereka melihat IHSG masih bisa menguat, tetapi terbatas, dengan area support dan resistance 6.260-6.380.

Dengan dua skenario ini, perdagangan hari ini masih cocok dibaca sebagai fase selektif: ruang naik tetap ada, tetapi disiplin entry dan kewaspadaan terhadap profit taking tetap penting.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Di luar empat saham teknikal pilihan MNC Sekuritas, Phintraco Sekuritas juga menempatkan ANTM, BRMS, BUMI, KLBF, ENRG, dan PSAB sebagai saham yang patut dicermati pada perdagangan Kamis ini.

Namun, saham-saham pilihan MNC menjadi salah satu yang paling rinci karena disertai area buy on weakness, target harga, dan batas risiko yang jelas.

BACA JUGA:  Profil Jeffrey Hendrik, Calon Pjs Dirut BEI di Tengah Sorotan Pasar Modal

ADRO

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menguat 1,19 persen ke level 2.550 pada perdagangan sebelumnya dan masih didominasi volume pembelian. Secara teknikal, posisinya dinilai berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [v].

Area buy on weakness dipetakan pada 2.480-2.520, dengan target harga 2.600 dan 2.700. Stop loss berada di bawah 2.440.

ASII

PT Astra International Tbk (ASII) terkoreksi 1,95 persen ke level 5.025 dan disertai tekanan jual, tetapi pergerakannya masih bertahan di atas MA20.

Posisi teknikal saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave A dari wave B. Area buy on weakness berada di 4.960-5.025, dengan target 5.225 dan 5.450. Stop loss dipasang di bawah 4.870.

BKSL

PT Sentul City Tbk (BKSL) menguat 4,35 persen ke level 72 dengan peningkatan volume pembelian dan masih mampu bergerak di atas MA60.

Secara teknikal, posisinya diperkirakan berada pada bagian dari wave [v] dari wave C. Area buy on weakness berada di 68-71, sementara target harganya 77 dan 82. Stop loss diletakkan di bawah 63.

BACA JUGA:  Siap-Siap, Ini Prediksi Pergerakan Pasar dan Rekomendasi Saham untuk Senin 19 Januari 2026 Besok

EXCL

PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik 1,99 persen ke level 2.560 dan ditopang volume pembelian. Posisi teknikal saham ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [i] dari wave C.

Area buy on weakness berada di 2.480-2.520, dengan target harga 2.630 dan 2.700. Stop loss dipasang di bawah 2.400.

Melihat struktur pasar saat ini, daftar rekomendasi saham hari ini lebih tepat diperlakukan sebagai panduan pantauan aktif, bukan sinyal untuk mengejar harga secara agresif. Potensi kenaikan masih terbuka, tetapi risiko pembalikan arah dan profit taking belum sepenuhnya hilang.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor.

SulawesiPos.com – Rekomendasi saham hari ini untuk Kamis (6/8/2026), bergerak di tengah IHSG yang menutup perdagangan Rabu (5/8/2026) dengan kenaikan 0,50 persen ke level 6.351,14. Penguatan ini ditopang 406 saham yang menguat, sementara 208 saham melemah dan 178 lainnya stagnan, dengan frekuensi transaksi 2,33 juta kali, volume 40,36 miliar saham, dan nilai perdagangan Rp14,93 triliun.

Penguatan indeks kemarin tidak berdiri sendiri. Pasar mendapat dorongan dari data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026 yang tercatat 5,29 persen secara tahunan, lebih baik dari ekspektasi 5,1 persen.

Rupiah juga menguat ke kisaran Rp17.925 per dolar AS, sementara ketegangan geopolitik di Timur Tengah mereda, memberi ruang bagi investor untuk kembali masuk ke aset berisiko.

Dari sisi sektoral, mayoritas kelompok saham bergerak hijau. Sektor kesehatan memimpin dengan kenaikan 2,35 persen, disusul barang baku 2,21 persen dan energi 1,61 persen.

Kenaikan juga terlihat pada properti, teknologi, transportasi, industri, serta konsumsi. Sebaliknya, tekanan masih terlihat di sektor infrastruktur yang turun 0,99 persen dan keuangan yang terkoreksi 0,20 persen.

BACA JUGA:  OJK Perketat Transparansi Pasar Modal, Pemilik Saham Besar hingga UBO Kini Diungkap

Dari sisi teknikal, MNC Sekuritas menilai penguatan IHSG masih berpeluang berlanjut dengan target 6.403-6.420. Namun, skenario itu datang bersama peringatan bahwa indeks tetap rawan mengalami pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6.324-6.341.

Dalam pandangan ini, area support berada di 6.201 dan 6.029, sedangkan resistance terdekat ada di 6.377 dan 6.454.

Pandangan yang lebih hati-hati datang dari Pilarmas Investindo Sekuritas. Mereka melihat IHSG masih bisa menguat, tetapi terbatas, dengan area support dan resistance 6.260-6.380.

Dengan dua skenario ini, perdagangan hari ini masih cocok dibaca sebagai fase selektif: ruang naik tetap ada, tetapi disiplin entry dan kewaspadaan terhadap profit taking tetap penting.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Di luar empat saham teknikal pilihan MNC Sekuritas, Phintraco Sekuritas juga menempatkan ANTM, BRMS, BUMI, KLBF, ENRG, dan PSAB sebagai saham yang patut dicermati pada perdagangan Kamis ini.

Namun, saham-saham pilihan MNC menjadi salah satu yang paling rinci karena disertai area buy on weakness, target harga, dan batas risiko yang jelas.

BACA JUGA:  Berikut Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Selasa, 10 Maret 2026

ADRO

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menguat 1,19 persen ke level 2.550 pada perdagangan sebelumnya dan masih didominasi volume pembelian. Secara teknikal, posisinya dinilai berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [v].

Area buy on weakness dipetakan pada 2.480-2.520, dengan target harga 2.600 dan 2.700. Stop loss berada di bawah 2.440.

ASII

PT Astra International Tbk (ASII) terkoreksi 1,95 persen ke level 5.025 dan disertai tekanan jual, tetapi pergerakannya masih bertahan di atas MA20.

Posisi teknikal saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave A dari wave B. Area buy on weakness berada di 4.960-5.025, dengan target 5.225 dan 5.450. Stop loss dipasang di bawah 4.870.

BKSL

PT Sentul City Tbk (BKSL) menguat 4,35 persen ke level 72 dengan peningkatan volume pembelian dan masih mampu bergerak di atas MA60.

Secara teknikal, posisinya diperkirakan berada pada bagian dari wave [v] dari wave C. Area buy on weakness berada di 68-71, sementara target harganya 77 dan 82. Stop loss diletakkan di bawah 63.

BACA JUGA:  Berikut Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Senin, 13 April 2026

EXCL

PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik 1,99 persen ke level 2.560 dan ditopang volume pembelian. Posisi teknikal saham ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [i] dari wave C.

Area buy on weakness berada di 2.480-2.520, dengan target harga 2.630 dan 2.700. Stop loss dipasang di bawah 2.400.

Melihat struktur pasar saat ini, daftar rekomendasi saham hari ini lebih tepat diperlakukan sebagai panduan pantauan aktif, bukan sinyal untuk mengejar harga secara agresif. Potensi kenaikan masih terbuka, tetapi risiko pembalikan arah dan profit taking belum sepenuhnya hilang.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru