SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,56 persen ke level 6.266,88 pada perdagangan hari ini, Selasa (21/7/2026). Meski bergerak di zona hijau, laju indeks dinilai masih belum sepenuhnya aman karena pasar tetap dibayangi potensi koreksi setelah penguatan dalam beberapa sesi terakhir.
Pergerakan awal perdagangan menunjukkan pasar masih mencoba menjaga momentumnya. Pada awal sesi, sebanyak 687,49 juta saham telah diperdagangkan dengan frekuensi 67 ribu kali dan nilai transaksi sekitar Rp344,57 miliar.
Dari pergerakan tersebut, 297 saham menguat, 78 saham melemah, dan 260 saham tercatat stagnan.
Secara teknikal, IHSG masih diperkirakan berada dalam fase penguatan yang terbatas. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, indeks naik 0,91 persen ke level 6.231 dan masih didominasi volume pembelian yang meningkat.
Namun, pembacaan teknikal menunjukkan penguatan ini relatif terbatas untuk menguji area 6.264 dan tetap rawan terkoreksi ke rentang 5.747–5.935.
Di sisi lain, peluang penguatan lanjutan masih terbuka apabila IHSG mampu menembus level 6.377. Jika skenario itu terjadi, indeks berpotensi melanjutkan penguatan untuk menguji area 6.450–6.545. Adapun level support berada di 6.111 dan 5.839, sementara resistance berada di 6.286 dan 6.599.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Meskipun IHSG dibuka menguat, strategi perdagangan hari ini tetap menuntut selektivitas. Berikut sejumlah saham yang direkomendasikan untuk dicermati pada perdagangan Selasa (21/7/2026).
AMMN
Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menguat 1,78 persen ke level 4.010 dan masih didominasi volume pembelian yang meningkat.
Secara teknikal, posisi AMMN diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c], dengan rekomendasi buy on weakness di rentang 3.690–3.860 dan target harga 4.320 hingga 4.600.
BIPI
Saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) menguat 9,15 persen ke level 155 dan disertai peningkatan volume pembelian.
Selama masih mampu bertahan di atas 145 sebagai stop loss, posisi BIPI diperkirakan berada pada awal wave [v] dari wave A, dengan rekomendasi trading buy di area 147–152 dan target harga 164 hingga 170.
BULL
Saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) menguat 7,18 persen ke level 388 dan didukung volume pembelian yang meningkat. Penguatan itu juga membuat BULL bertahan di atas MA200.
Secara teknikal, posisinya diperkirakan berada pada bagian akhir wave (1) dari wave [C], sehingga penguatannya dinilai relatif terbatas dan rawan terkoreksi membentuk wave (2). Area buy on weakness berada di 340–364 dengan target harga 432 hingga 468.
NCKL
Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) menguat 1,78 persen ke level 860 dan masih didominasi volume pembelian. Penguatan ini juga membuat NCKL bertahan di atas MA20.
Secara teknikal, NCKL diperkirakan berada pada bagian awal wave 3 dari wave (1), dengan rekomendasi buy on weakness di kisaran 835–860 dan target harga 930 hingga 970.
Secara keseluruhan, meski IHSG masih memiliki peluang menguat, potensi koreksi belum sepenuhnya hilang. Investor tetap disarankan mencermati level support dan resistance penting, sekaligus menjaga disiplin manajemen risiko sebelum mengikuti saham-saham yang sedang direkomendasikan analis.
Disclaimer: Rekomendasi ini merupakan analisis teknikal dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada masing-masing investor.


