Berikut Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Senin, 27 April 2026

SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksinya dengan penurunan tajam sebesar 3,38% ke level 7.129 pada perdagangan pekan kemarin, Jumat (24/4/2026).

Pelemahan ini masih didominasi oleh tekanan jual, sekaligus menandai bahwa pergerakan IHSG telah menutup area gap sebelumnya.

Dalam timeframe mingguan, IHSG tercatat terkoreksi lebih dalam sebesar 6,61% dan disertai dengan tingginya tekanan jual.

Kondisi ini mencerminkan sentimen pasar yang masih cenderung negatif dalam jangka pendek.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] pada label hitam atau alternatifnya berada di akhir wave [b] dari wave B pada label merah.

Hal ini membuka kemungkinan bahwa IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya, dengan area koreksi terdekat diperkirakan menguji level 7.022–7.115 sekaligus menutup sisa gap yang ada.

Adapun level support IHSG berada di 7.022 dan 6.917, sementara resistance berada di 7.313 dan 7.484.

Rekomendasi Saham

Di tengah pelemahan pasar, sejumlah saham tetap menunjukkan potensi pergerakan.

BACA JUGA:  Andry Hakim Resmi Gabung Demokrat, Bawa Isu Investor ke Dunia Politik

Berikut rekomendasi saham untuk perdagangan besok, Senin (27/4/2026)

ADMR

Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menguat 1,90% ke level 1.880 dengan dukungan volume pembelian. Secara teknikal, ADMR diperkirakan berada pada bagian dari wave [b] dari wave B, dengan rekomendasi buy on weakness di rentang 1.775–1.865 dan target harga 1.970 hingga 2.090.

BULL

Saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) terkoreksi 4,50% ke level 530 dan masih didominasi tekanan jual. Posisi BULL diperkirakan berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C) dari wave [B], dengan area buy on weakness di 482–530 dan target harga 595 hingga 630.

DAAZ

Selanjutnya, saham PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) menguat 5,80% ke level 2.370 dan disertai volume pembelian, meskipun belum mampu menembus MA20. Secara teknikal, DAAZ diperkirakan berada pada bagian dari wave [v] dari wave C, dengan rekomendasi buy on weakness di 1.930–2.220 dan target harga 2.670 hingga 2.910.

BACA JUGA:  Danantara Buka Alasan Ingin Jadi Pemegang Saham BEI, Rosan: Praktik Umum di Banyak Negara

HRTA

Sementara itu, saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) terkoreksi 2,66% ke level 2.930 dan masih didominasi tekanan jual. Posisi HRTA diperkirakan berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C dari wave (B), dengan area buy on weakness di 2.720–2.880 dan target harga 3.120 hingga 3.280.

SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksinya dengan penurunan tajam sebesar 3,38% ke level 7.129 pada perdagangan pekan kemarin, Jumat (24/4/2026).

Pelemahan ini masih didominasi oleh tekanan jual, sekaligus menandai bahwa pergerakan IHSG telah menutup area gap sebelumnya.

Dalam timeframe mingguan, IHSG tercatat terkoreksi lebih dalam sebesar 6,61% dan disertai dengan tingginya tekanan jual.

Kondisi ini mencerminkan sentimen pasar yang masih cenderung negatif dalam jangka pendek.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] pada label hitam atau alternatifnya berada di akhir wave [b] dari wave B pada label merah.

Hal ini membuka kemungkinan bahwa IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya, dengan area koreksi terdekat diperkirakan menguji level 7.022–7.115 sekaligus menutup sisa gap yang ada.

Adapun level support IHSG berada di 7.022 dan 6.917, sementara resistance berada di 7.313 dan 7.484.

Rekomendasi Saham

Di tengah pelemahan pasar, sejumlah saham tetap menunjukkan potensi pergerakan.

BACA JUGA:  Ini Lima Pejabat Pasar Keuangan yang Mundur Bersamaan dalam Sehari, Mulai dari Dirut Bursa Efek Hingga Pejabat OJK

Berikut rekomendasi saham untuk perdagangan besok, Senin (27/4/2026)

ADMR

Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menguat 1,90% ke level 1.880 dengan dukungan volume pembelian. Secara teknikal, ADMR diperkirakan berada pada bagian dari wave [b] dari wave B, dengan rekomendasi buy on weakness di rentang 1.775–1.865 dan target harga 1.970 hingga 2.090.

BULL

Saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) terkoreksi 4,50% ke level 530 dan masih didominasi tekanan jual. Posisi BULL diperkirakan berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C) dari wave [B], dengan area buy on weakness di 482–530 dan target harga 595 hingga 630.

DAAZ

Selanjutnya, saham PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) menguat 5,80% ke level 2.370 dan disertai volume pembelian, meskipun belum mampu menembus MA20. Secara teknikal, DAAZ diperkirakan berada pada bagian dari wave [v] dari wave C, dengan rekomendasi buy on weakness di 1.930–2.220 dan target harga 2.670 hingga 2.910.

BACA JUGA:  Rekomendasi Saham Hari Ini 20 Agustus 2026: IHSG Konsolidasi, Cermati ASII hingga MEDC

HRTA

Sementara itu, saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) terkoreksi 2,66% ke level 2.930 dan masih didominasi tekanan jual. Posisi HRTA diperkirakan berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C dari wave (B), dengan area buy on weakness di 2.720–2.880 dan target harga 3.120 hingga 3.280.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru