Bangunan Koperasi Desa di Tengah Tambak Viral, Kepala Desa Sebut Lokasi Sudah Diputuskan Lewat Musdes

SulawesiPos.com – Bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pati menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial karena berdiri di kawasan tambak, jauh dari pusat keramaian desa. Menanggapi polemik itu, Kepala Desa Langgenharjo, Rustamaji, menegaskan bahwa penetapan lokasi pembangunan sudah melalui musyawarah desa atau musdes dan disepakati bersama masyarakat.

Rustamaji mengatakan keputusan lokasi tidak diambil sepihak. Menurut dia, seluruh proses telah melibatkan unsur pemerintah desa dan warga, sehingga pada prinsipnya tidak ada persoalan dalam penetapan lokasi bangunan koperasi tersebut.

“Penempatan lokasi KDMP sudah melalui prosedur musyawarah desa dan disepakati bersama masyarakat. Jadi, pada prinsipnya tidak ada masalah dalam penetapan lokasi tersebut,” ujar Rustamaji, seperti dikutip dari JawaPos.com, Kamis, 2 Juli 2026.

Ia menjelaskan, lokasi pembangunan semula direncanakan berada di area lapangan voli desa. Namun, dalam musyawarah, warga mengusulkan agar lapangan tetap dipertahankan sebagai fasilitas olahraga masyarakat.

Atas dasar kesepakatan itu, pemerintah desa kemudian memindahkan lokasi pembangunan ke tempat yang kini menjadi sorotan. Rustamaji menyebut langkah tersebut diambil agar fasilitas olahraga warga tetap bisa dimanfaatkan.

BACA JUGA:  58 Persen Dana Desa Dialihkan ke Koperasi Merah Putih, Pembangunan Tertunda tapi Dinilai Lebih Produktif

Video Viral Picu Sorotan Publik

Polemik soal lokasi bangunan KDMP menguat setelah sebuah video yang menampilkan bangunan koperasi berdiri di tengah area tambak beredar luas di media sosial. Kondisi itu memunculkan pertanyaan publik mengenai alasan pemilihan lahan dan akses menuju bangunan tersebut.

Rustamaji juga menanggapi video yang dibuat seorang YouTuber bernama Apro. Ia menilai konten tersebut tidak menggambarkan situasi secara utuh dan berpotensi menggiring opini negatif terhadap pembangunan koperasi di desanya.

“Video yang dibuat oleh YouTuber Apro terkait lokasi KDMP di jalan setapak itu, tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kami berharap, setiap pembuat konten lebih berhati-hati dan tidak menggiring opini negatif terhadap KDMP Langgenharjo,” katanya.

Meski menuai perhatian, pemerintah desa menegaskan pembangunan KDMP tetap berjalan sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi desa. Sorotan publik atas lokasi bangunan itu pun memperlihatkan pentingnya keterbukaan informasi dalam setiap proyek desa yang menggunakan ruang publik dan menyangkut kepentingan masyarakat.

BACA JUGA:  Mentan Amran Tegaskan KDMP Pangkas Ruang Middleman, Margin Perdagangan Kembali ke Petani dan Konsumen

SulawesiPos.com – Bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pati menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial karena berdiri di kawasan tambak, jauh dari pusat keramaian desa. Menanggapi polemik itu, Kepala Desa Langgenharjo, Rustamaji, menegaskan bahwa penetapan lokasi pembangunan sudah melalui musyawarah desa atau musdes dan disepakati bersama masyarakat.

Rustamaji mengatakan keputusan lokasi tidak diambil sepihak. Menurut dia, seluruh proses telah melibatkan unsur pemerintah desa dan warga, sehingga pada prinsipnya tidak ada persoalan dalam penetapan lokasi bangunan koperasi tersebut.

“Penempatan lokasi KDMP sudah melalui prosedur musyawarah desa dan disepakati bersama masyarakat. Jadi, pada prinsipnya tidak ada masalah dalam penetapan lokasi tersebut,” ujar Rustamaji, seperti dikutip dari JawaPos.com, Kamis, 2 Juli 2026.

Ia menjelaskan, lokasi pembangunan semula direncanakan berada di area lapangan voli desa. Namun, dalam musyawarah, warga mengusulkan agar lapangan tetap dipertahankan sebagai fasilitas olahraga masyarakat.

Atas dasar kesepakatan itu, pemerintah desa kemudian memindahkan lokasi pembangunan ke tempat yang kini menjadi sorotan. Rustamaji menyebut langkah tersebut diambil agar fasilitas olahraga warga tetap bisa dimanfaatkan.

BACA JUGA:  Viral! Kopdes Merah Putih Berdiri Dekat TPA Tamangapa Makassar, Belum Mulai Beroperasi

Video Viral Picu Sorotan Publik

Polemik soal lokasi bangunan KDMP menguat setelah sebuah video yang menampilkan bangunan koperasi berdiri di tengah area tambak beredar luas di media sosial. Kondisi itu memunculkan pertanyaan publik mengenai alasan pemilihan lahan dan akses menuju bangunan tersebut.

Rustamaji juga menanggapi video yang dibuat seorang YouTuber bernama Apro. Ia menilai konten tersebut tidak menggambarkan situasi secara utuh dan berpotensi menggiring opini negatif terhadap pembangunan koperasi di desanya.

“Video yang dibuat oleh YouTuber Apro terkait lokasi KDMP di jalan setapak itu, tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kami berharap, setiap pembuat konten lebih berhati-hati dan tidak menggiring opini negatif terhadap KDMP Langgenharjo,” katanya.

Meski menuai perhatian, pemerintah desa menegaskan pembangunan KDMP tetap berjalan sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi desa. Sorotan publik atas lokasi bangunan itu pun memperlihatkan pentingnya keterbukaan informasi dalam setiap proyek desa yang menggunakan ruang publik dan menyangkut kepentingan masyarakat.

BACA JUGA:  Koperasi Desa Merah Putih Terhubung MBG, Ekonomi Warga Didorong dari Hulu ke Hilir

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru