24 C
Makassar
3 February 2026, 3:14 AM WITA

Profil Jeffrey Hendrik, Calon Pjs Dirut BEI di Tengah Sorotan Pasar Modal

Overview

  • Jeffrey Hendrik dipastikan akan ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggantikan Iman Rachman.
  • Penunjukan berlangsung di tengah volatilitas IHSG dan meningkatnya perhatian investor global terhadap tata kelola pasar modal Indonesia.
  • Jeffrey memiliki rekam jejak panjang di industri pasar modal dan pernah memimpin perusahaan sekuritas selama lebih dari dua dekade.

SulawesiPos.com – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal bahwa Jeffrey Hendrik akan ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggantikan Iman Rachman.

Kepastian tersebut disampaikan Purbaya saat ditemui awak media di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026) malam.

“Iya (pengganti Iman),” kata Purbaya singkat saat dikonfirmasi.

Selain mengisi posisi Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik juga dijadwalkan mewakili bursa dalam pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang akan berlangsung pada Senin (2/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Jeffrey akan hadir bersama jajaran perwakilan BEI lainnya untuk membahas sejumlah isu strategis pasar modal Indonesia.

Baca Juga: 
OJK Tanggapi Pengunduran Diri Dirut BEI, Pastikan Operasional Tetap Normal

Meski demikian, hingga berita ini ditayangkan, BEI belum secara resmi mengumumkan penunjukan Pjs Direktur Utama tersebut.

Corporate Secretary BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyatakan bahwa pengumuman akan dilakukan sebelum pembukaan perdagangan pada Senin (2/2/2026).

Pengumuman ini dinanti pelaku pasar, mengingat kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tengah berfluktuasi, serta meningkatnya perhatian investor global terhadap tata kelola pasar modal Indonesia, termasuk metodologi free float saham.

Profil Jeffrey Hendrik

Jeffrey Hendrik bukan figur baru di industri pasar modal.

Overview

  • Jeffrey Hendrik dipastikan akan ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggantikan Iman Rachman.
  • Penunjukan berlangsung di tengah volatilitas IHSG dan meningkatnya perhatian investor global terhadap tata kelola pasar modal Indonesia.
  • Jeffrey memiliki rekam jejak panjang di industri pasar modal dan pernah memimpin perusahaan sekuritas selama lebih dari dua dekade.

SulawesiPos.com – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal bahwa Jeffrey Hendrik akan ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggantikan Iman Rachman.

Kepastian tersebut disampaikan Purbaya saat ditemui awak media di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026) malam.

“Iya (pengganti Iman),” kata Purbaya singkat saat dikonfirmasi.

Selain mengisi posisi Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik juga dijadwalkan mewakili bursa dalam pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang akan berlangsung pada Senin (2/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Jeffrey akan hadir bersama jajaran perwakilan BEI lainnya untuk membahas sejumlah isu strategis pasar modal Indonesia.

Baca Juga: 
Harga Emas Antam Hari Ini Merosot Tajam, Ini Penyebabnya!

Meski demikian, hingga berita ini ditayangkan, BEI belum secara resmi mengumumkan penunjukan Pjs Direktur Utama tersebut.

Corporate Secretary BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyatakan bahwa pengumuman akan dilakukan sebelum pembukaan perdagangan pada Senin (2/2/2026).

Pengumuman ini dinanti pelaku pasar, mengingat kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tengah berfluktuasi, serta meningkatnya perhatian investor global terhadap tata kelola pasar modal Indonesia, termasuk metodologi free float saham.

Profil Jeffrey Hendrik

Jeffrey Hendrik bukan figur baru di industri pasar modal.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/