2 Kandang PSM Tanpa Penonton, Syamsuddin Umar Titip Pesan untuk Juku Eja

SulawesiPos.com – PSM Makassar harus menjalani dua laga kandang pertama BRI Super League 2026/2027 tanpa penonton saat menjamu Arema FC dan Persita Tangerang di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare.

Di tengah hukuman Komdis PSSI itu, mantan pelatih PSM Syamsuddin Umar meminta Juku Eja segera membenahi mental dan kepaduan tim setelah kalah 1-3 dari Persib Bandung.

Arema FC akan bertandang ke Parepare pada Minggu (13/9/2026), kemudian Persita Tangerang menyusul pada Sabtu (19/9/2026).

Dua pertandingan itu menjadi kesempatan pertama PSM mengumpulkan poin di kandang musim ini, tetapi Pasukan Ramang tidak akan memperoleh dukungan langsung dari tribun.

Manajer Tim PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin mengatakan manajemen telah mengajukan banding atas sanksi Komite Disiplin PSSI.

Upaya tersebut ditolak sehingga klub tetap harus menggelar dua laga kandang tanpa penonton dan menutup Tribun Selatan sepanjang musim 2026/2027.

“Mau tidak mau proses itu kita harus jalani,” kata Fajrin kepada SulawesiPos, Jumat (4/9/2026).

BACA JUGA:  Ricuh Suporter Usai PSM vs Persib, Pemkot Parepare Minta Kerusakan Stadion GBH Segera Diganti

Hukuman itu merupakan buntut kericuhan seusai pertandingan PSM melawan Persib Bandung di Stadion Gelora B.J. Habibie pada 17 Mei 2026.

Dalam putusannya, Komdis PSSI mencatat penyalaan suar dan petasan, pelemparan, suporter memasuki lapangan, penyerangan, pencurian, hingga penjarahan.

Surat bernomor 282/L1/SK/KD-PSSI/V/2026 memuat larangan bagi PSM menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak dua kali ketika menjadi tuan rumah pada musim 2026/2027.

Komdis juga menutup Tribun Selatan selama satu musim dan menjatuhkan denda dengan nilai total Rp380 juta.

Syamsuddin Soroti Mental dan Kepaduan Tim

Syamsuddin menilai absennya suporter membuat dua laga di Parepare menjadi tantangan tersendiri.

PSM harus segera mengevaluasi performa setelah membuka musim dengan kekalahan di Bandung.

“Ini dua ini, ini harus hati-hati ini. Kita jangan sampai kita drop di Bandung, datang ke sini dua pertandingan, apalagi dua pertandingan ini tanpa penonton. Inilah yang perlu kita benahi sehingga dengan demikian PSM ini jangan terlalu lama larut dalam kekalahan dari Persib,” ujar Syamsuddin saat ditemui SulawesiPos, Senin (7/9/2026).

BACA JUGA:  Allona PSM! Tiket Mulai Rp50 Ribu, Ini Lokasi dan Jadwal Penukaran PSM vs Persita

Pelatih yang pernah mengantar PSM menjuarai kompetisi nasional itu mengatakan evaluasi tidak cukup berhenti pada hasil pertandingan.

Perubahan komposisi pemain menuntut percepatan pembentukan koordinasi dan pemahaman antarpemain.

SulawesiPos.com – PSM Makassar harus menjalani dua laga kandang pertama BRI Super League 2026/2027 tanpa penonton saat menjamu Arema FC dan Persita Tangerang di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare.

Di tengah hukuman Komdis PSSI itu, mantan pelatih PSM Syamsuddin Umar meminta Juku Eja segera membenahi mental dan kepaduan tim setelah kalah 1-3 dari Persib Bandung.

Arema FC akan bertandang ke Parepare pada Minggu (13/9/2026), kemudian Persita Tangerang menyusul pada Sabtu (19/9/2026).

Dua pertandingan itu menjadi kesempatan pertama PSM mengumpulkan poin di kandang musim ini, tetapi Pasukan Ramang tidak akan memperoleh dukungan langsung dari tribun.

Manajer Tim PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin mengatakan manajemen telah mengajukan banding atas sanksi Komite Disiplin PSSI.

Upaya tersebut ditolak sehingga klub tetap harus menggelar dua laga kandang tanpa penonton dan menutup Tribun Selatan sepanjang musim 2026/2027.

“Mau tidak mau proses itu kita harus jalani,” kata Fajrin kepada SulawesiPos, Jumat (4/9/2026).

BACA JUGA:  PSM Makassar Didenda Rp150 Juta Usai Suporter Turun ke Lapangan Saat Lawan Persita, Ini Rincian Sanksinya

Hukuman itu merupakan buntut kericuhan seusai pertandingan PSM melawan Persib Bandung di Stadion Gelora B.J. Habibie pada 17 Mei 2026.

Dalam putusannya, Komdis PSSI mencatat penyalaan suar dan petasan, pelemparan, suporter memasuki lapangan, penyerangan, pencurian, hingga penjarahan.

Surat bernomor 282/L1/SK/KD-PSSI/V/2026 memuat larangan bagi PSM menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak dua kali ketika menjadi tuan rumah pada musim 2026/2027.

Komdis juga menutup Tribun Selatan selama satu musim dan menjatuhkan denda dengan nilai total Rp380 juta.

Syamsuddin Soroti Mental dan Kepaduan Tim

Syamsuddin menilai absennya suporter membuat dua laga di Parepare menjadi tantangan tersendiri.

PSM harus segera mengevaluasi performa setelah membuka musim dengan kekalahan di Bandung.

“Ini dua ini, ini harus hati-hati ini. Kita jangan sampai kita drop di Bandung, datang ke sini dua pertandingan, apalagi dua pertandingan ini tanpa penonton. Inilah yang perlu kita benahi sehingga dengan demikian PSM ini jangan terlalu lama larut dalam kekalahan dari Persib,” ujar Syamsuddin saat ditemui SulawesiPos, Senin (7/9/2026).

BACA JUGA:  Ricuh Suporter Usai PSM vs Persib, Pemkot Parepare Minta Kerusakan Stadion GBH Segera Diganti

Pelatih yang pernah mengantar PSM menjuarai kompetisi nasional itu mengatakan evaluasi tidak cukup berhenti pada hasil pertandingan.

Perubahan komposisi pemain menuntut percepatan pembentukan koordinasi dan pemahaman antarpemain.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru