Janji Mentan Amran Tuntas, BULOG Pastikan Stok Beras Alor Aman Capai 1.500 Ton lewat GPM

SulawesiPos.com, Alor – Perum BULOG memastikan stok beras di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, dalam kondisi aman dengan cadangan sekitar 1.500 ton yang tersimpan di Gudang BULOG Kalabahi Kota, sementara penyalurannya terus didorong melalui Gerakan Pangan Murah agar pasokan tidak hanya tersimpan di gudang, tetapi juga lebih cepat menjangkau masyarakat dengan harga terjangkau.

Kepala Divisi Penjualan Pasar Pemerintah Perum BULOG, Fauzan Dipo Pribadi, mengatakan stok yang tersedia menjadi modal penting untuk menjaga kebutuhan beras masyarakat tetap terpenuhi di Alor.

“Stok beras BULOG di Alor saat ini sekitar 1.500 ton. Ini menunjukkan bahwa pasokan beras dalam kondisi aman. Karena itu, stok yang tersedia akan terus kami gerakkan agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah,” ujar Fauzan.

Menurut dia, Gerakan Pangan Murah tidak hanya menjadi jalur penyaluran beras, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga wajar.

BACA JUGA:  Mentan Amran: Desa Tak Bergantung pada Dolar, Pertanian Jadi Bantalan Ekonomi Nasional

“Prinsipnya kami ingin stok yang ada tidak hanya tersimpan di gudang, tetapi juga bergerak dan hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan GPM dapat dilakukan secara masif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Di Alor, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah digelar di titik yang mudah dijangkau masyarakat, yakni di GBI Filadelfia Mali dan Gereja Ebenhaeser Hula.

Distribusi Pangan Diperkuat di Wilayah Kepulauan

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengapresiasi langkah BULOG yang memperkuat distribusi pangan melalui Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Alor.

Ia menilai kegiatan itu menjadi bentuk nyata sinergi pemerintah dalam menjaga ketersediaan sekaligus keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi BULOG yang terus hadir di tengah masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah. Ini merupakan langkah konkret untuk memastikan masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar Johni.

Johni menambahkan karakteristik NTT sebagai wilayah kepulauan membuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BULOG, dan pemangku kepentingan lain menjadi faktor penting dalam menjaga distribusi pangan.

BACA JUGA:  Bone Topang Kebutuhan Jagung Nasional, 2 Ribu Ton Dikirim ke Tulungagung

“Kita ingin memastikan masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan, dapat memperoleh pangan dengan mudah dan harga yang terjangkau,” tambahnya.

Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo yang turut hadir dalam kegiatan itu juga menyambut baik kolaborasi BULOG dan pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan pokok.

SulawesiPos.com, Alor – Perum BULOG memastikan stok beras di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, dalam kondisi aman dengan cadangan sekitar 1.500 ton yang tersimpan di Gudang BULOG Kalabahi Kota, sementara penyalurannya terus didorong melalui Gerakan Pangan Murah agar pasokan tidak hanya tersimpan di gudang, tetapi juga lebih cepat menjangkau masyarakat dengan harga terjangkau.

Kepala Divisi Penjualan Pasar Pemerintah Perum BULOG, Fauzan Dipo Pribadi, mengatakan stok yang tersedia menjadi modal penting untuk menjaga kebutuhan beras masyarakat tetap terpenuhi di Alor.

“Stok beras BULOG di Alor saat ini sekitar 1.500 ton. Ini menunjukkan bahwa pasokan beras dalam kondisi aman. Karena itu, stok yang tersedia akan terus kami gerakkan agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah,” ujar Fauzan.

Menurut dia, Gerakan Pangan Murah tidak hanya menjadi jalur penyaluran beras, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga wajar.

BACA JUGA:  Mentan Andi Amran Sulaiman Ajak Laskar Merah Putih Kawal Swasembada Pangan

“Prinsipnya kami ingin stok yang ada tidak hanya tersimpan di gudang, tetapi juga bergerak dan hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan GPM dapat dilakukan secara masif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Di Alor, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah digelar di titik yang mudah dijangkau masyarakat, yakni di GBI Filadelfia Mali dan Gereja Ebenhaeser Hula.

Distribusi Pangan Diperkuat di Wilayah Kepulauan

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengapresiasi langkah BULOG yang memperkuat distribusi pangan melalui Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Alor.

Ia menilai kegiatan itu menjadi bentuk nyata sinergi pemerintah dalam menjaga ketersediaan sekaligus keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi BULOG yang terus hadir di tengah masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah. Ini merupakan langkah konkret untuk memastikan masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar Johni.

Johni menambahkan karakteristik NTT sebagai wilayah kepulauan membuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BULOG, dan pemangku kepentingan lain menjadi faktor penting dalam menjaga distribusi pangan.

BACA JUGA:  Bulog: Penyederhanaan Kemasan Bantuan Pangan Tidak Berdampak pada Kualitas

“Kita ingin memastikan masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan, dapat memperoleh pangan dengan mudah dan harga yang terjangkau,” tambahnya.

Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo yang turut hadir dalam kegiatan itu juga menyambut baik kolaborasi BULOG dan pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan pokok.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru