Veda Ega Pratama Minta Honda Perbaiki Performa Motor NSF250RW agar Bisa Tampil Gahar di Moto3 Belanda

SulawesiPos.com – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama tidak larut dalam euforia finis kelima di GP Ceko, pekan lalu. Jelang Moto3 Belanda, ia justru menekankan evaluasi teknis pada motor NSF250RW dari Honda Team Asia agar bisa tampil gahar di TT Circuit Assen, Belanda, pada 26-28 Juni 2026.

Veda Pratama langsung melakukan evaluasi dengan para insinyur dan mekanik Honda Team Asia sesaat setelah menuntaskan balapan di Brno, Ceko, Minggu (21/6/2026). Sikap itu muncul meski ia baru saja menorehkan salah satu comeback terbaiknya musim ini.

Pada balapan tersebut, Veda Pratama finis posisi kelima setelah start dari grid ke-20 akibat penalti turun 12 posisi. Pembalap 17 tahun itu mampu melesat 15 tingkat selama lomba, sementara MotoGP menyebut penampilannya sebagai comeback impresif di tengah dominasi motor KTM.

Namun, hasil lima besar itu rupanya belum cukup bagi Veda Pratama. Ia mengakui masih ada aspek pada motor Honda SF250RW yang perlu ditingkatkan agar bisa lebih kompetitif saat bertarung melawan para rival di Moto3 2026.

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Menang Dramatis di Sirkuit Buriram, Ini Jadwal Lengkap Moto3, Moto2, dan MotoGP Thailand

Evaluasi teknis jadi fokus utama menuju Assen

Veda Pratama tidak menyampaikan evaluasinya sebagai keluhan, melainkan sebagai observasi teknis setelah bertarung ketat di grup depan. Ia juga menilai Honda tetap memiliki keunggulan tertentu yang masih bisa dimaksimalkan, asalkan pengembangan motor berjalan sesuai kebutuhan balapan.

Sikap kritis itu terlihat sejak Veda Pratama turun dari motor di paddock Brno. Ia tidak terlalu merayakan posisi kelima, tetapi lebih memilih masuk ke ruang tim, melepas helm, lalu membahas detail performa motor bersama para kru yang menunggunya.

Evaluasi tersebut menjadi penting karena Veda Pratama harus bersaing di tengah dominasi KTM musim ini. Delapan dari sepuluh besar klasemen sementara Moto3 2026 memakai motor KTM, sementara Veda menjadi salah satu sedikit pembalap Honda yang mampu konsisten menempel barisan depan.

MotoGP juga mencatat Veda Pratama sempat membukukan lap terbaik balapan di Brno dengan 2 menit 04,524 detik. Catatan itu menegaskan bahwa kecepatannya ada, tetapi pembenahan teknis dan strategi balap tetap dibutuhkan agar ia bisa lebih stabil dalam perebutan podium pada seri-seri berikutnya.

BACA JUGA:  Misi Bangkit di Jerez! Veda Ega Pratama Unjuk Gigi di Sesi Latihan Moto3 Spanyol 2026

Peluang Veda di Moto3 Belanda masih terbuka lebar

Hasil GP Ceko membuat Veda Pratama mengoleksi 82 poin dan bertahan di posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026. Dengan selisih poin yang masih bisa dikejar, seri Moto3 Belanda di Assen menjadi kesempatan penting bagi pembalap asal Gunungkidul, DI Yogyakarta, itu untuk kembali menekan papan atas.

Kalender resmi MotoGP menempatkan Grand Prix Belanda berlangsung pada 26-28 Juni 2026 di TT Circuit Assen. Balapan ini datang hanya sepekan setelah Brno, sehingga momentum hasil positif dan evaluasi teknis yang cepat bisa menjadi faktor penting bagi persiapan Honda Team Asia.

Veda Pratama menekankan mentalitas yang lebih besar daripada sekadar mengejar poin. Finis kelima dari posisi start ke-20 memang menjadi hasil kuat, tetapi fokusnya kini tertuju pada bagaimana mengubah performa menjanjikan itu menjadi hasil lebih besar saat Moto3 Belanda 2026 dimulai akhir pekan ini.

Jadwal Lengkap Moto3 Belanda 2026 (WIB)


• ​Jumat, 26 Juni 2026
◦ ​14.00 – 14.35 WIB: Free Practice 1
◦ ​18.15 – 18.50 WIB: Practice

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Comeback Fantastis di Brno, Bidik Podium di Moto3 Belanda 2026 Sirkuit Assen

• ​Sabtu, 27 Juni 2026
◦ ​13.40 – 14.10 WIB: Free Practice 2
◦ ​17.45 – 18.25 WIB: Sesi Kualifikasi (Q1 & Q2)

• ​Minggu, 28 Juni 2026
◦ ​16.00 WIB: Race (Balapan Utama)

​Klasemen Sementara Moto3 2026

  1. 🇪🇸 Máximo Quiles
    CFMOTO Gaviota Aspar Team
    186

2.  🇪🇸 Álvaro Carpe
Red Bull KTM Ajo
121

3.  🇪🇸 Brian Uriarte
Red Bull KTM Ajo
92

4. 🇪🇸 David Almansa
Liqui Moly Dynavolt Intact GP
89

5. 🇮🇹 Marco Morelli
CFMOTO Gaviota Aspar Team
86

6. 🇮🇩 Veda Ega Pratama
Honda Team Asia
82

7.  🇲🇾 Hakim Danish
AEON Credit – MT Helmets – MSI
73

8. 🇦🇷 Valentin Perrone
Red Bull KTM Tech3
66

9. 🇪🇸 David Muñoz
Liqui Moly Dynavolt Intact GP
52

10. 🇮🇹 Angel Piqueras
FRINSA – MT Helmets – MSI
4

 

SulawesiPos.com – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama tidak larut dalam euforia finis kelima di GP Ceko, pekan lalu. Jelang Moto3 Belanda, ia justru menekankan evaluasi teknis pada motor NSF250RW dari Honda Team Asia agar bisa tampil gahar di TT Circuit Assen, Belanda, pada 26-28 Juni 2026.

Veda Pratama langsung melakukan evaluasi dengan para insinyur dan mekanik Honda Team Asia sesaat setelah menuntaskan balapan di Brno, Ceko, Minggu (21/6/2026). Sikap itu muncul meski ia baru saja menorehkan salah satu comeback terbaiknya musim ini.

Pada balapan tersebut, Veda Pratama finis posisi kelima setelah start dari grid ke-20 akibat penalti turun 12 posisi. Pembalap 17 tahun itu mampu melesat 15 tingkat selama lomba, sementara MotoGP menyebut penampilannya sebagai comeback impresif di tengah dominasi motor KTM.

Namun, hasil lima besar itu rupanya belum cukup bagi Veda Pratama. Ia mengakui masih ada aspek pada motor Honda SF250RW yang perlu ditingkatkan agar bisa lebih kompetitif saat bertarung melawan para rival di Moto3 2026.

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Comeback Fantastis di Brno, Bidik Podium di Moto3 Belanda 2026 Sirkuit Assen

Evaluasi teknis jadi fokus utama menuju Assen

Veda Pratama tidak menyampaikan evaluasinya sebagai keluhan, melainkan sebagai observasi teknis setelah bertarung ketat di grup depan. Ia juga menilai Honda tetap memiliki keunggulan tertentu yang masih bisa dimaksimalkan, asalkan pengembangan motor berjalan sesuai kebutuhan balapan.

Sikap kritis itu terlihat sejak Veda Pratama turun dari motor di paddock Brno. Ia tidak terlalu merayakan posisi kelima, tetapi lebih memilih masuk ke ruang tim, melepas helm, lalu membahas detail performa motor bersama para kru yang menunggunya.

Evaluasi tersebut menjadi penting karena Veda Pratama harus bersaing di tengah dominasi KTM musim ini. Delapan dari sepuluh besar klasemen sementara Moto3 2026 memakai motor KTM, sementara Veda menjadi salah satu sedikit pembalap Honda yang mampu konsisten menempel barisan depan.

MotoGP juga mencatat Veda Pratama sempat membukukan lap terbaik balapan di Brno dengan 2 menit 04,524 detik. Catatan itu menegaskan bahwa kecepatannya ada, tetapi pembenahan teknis dan strategi balap tetap dibutuhkan agar ia bisa lebih stabil dalam perebutan podium pada seri-seri berikutnya.

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Menang Dramatis di Sirkuit Buriram, Ini Jadwal Lengkap Moto3, Moto2, dan MotoGP Thailand

Peluang Veda di Moto3 Belanda masih terbuka lebar

Hasil GP Ceko membuat Veda Pratama mengoleksi 82 poin dan bertahan di posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026. Dengan selisih poin yang masih bisa dikejar, seri Moto3 Belanda di Assen menjadi kesempatan penting bagi pembalap asal Gunungkidul, DI Yogyakarta, itu untuk kembali menekan papan atas.

Kalender resmi MotoGP menempatkan Grand Prix Belanda berlangsung pada 26-28 Juni 2026 di TT Circuit Assen. Balapan ini datang hanya sepekan setelah Brno, sehingga momentum hasil positif dan evaluasi teknis yang cepat bisa menjadi faktor penting bagi persiapan Honda Team Asia.

Veda Pratama menekankan mentalitas yang lebih besar daripada sekadar mengejar poin. Finis kelima dari posisi start ke-20 memang menjadi hasil kuat, tetapi fokusnya kini tertuju pada bagaimana mengubah performa menjanjikan itu menjadi hasil lebih besar saat Moto3 Belanda 2026 dimulai akhir pekan ini.

Jadwal Lengkap Moto3 Belanda 2026 (WIB)


• ​Jumat, 26 Juni 2026
◦ ​14.00 – 14.35 WIB: Free Practice 1
◦ ​18.15 – 18.50 WIB: Practice

BACA JUGA:  Misi Bangkit di Jerez! Veda Ega Pratama Unjuk Gigi di Sesi Latihan Moto3 Spanyol 2026

• ​Sabtu, 27 Juni 2026
◦ ​13.40 – 14.10 WIB: Free Practice 2
◦ ​17.45 – 18.25 WIB: Sesi Kualifikasi (Q1 & Q2)

• ​Minggu, 28 Juni 2026
◦ ​16.00 WIB: Race (Balapan Utama)

​Klasemen Sementara Moto3 2026

  1. 🇪🇸 Máximo Quiles
    CFMOTO Gaviota Aspar Team
    186

2.  🇪🇸 Álvaro Carpe
Red Bull KTM Ajo
121

3.  🇪🇸 Brian Uriarte
Red Bull KTM Ajo
92

4. 🇪🇸 David Almansa
Liqui Moly Dynavolt Intact GP
89

5. 🇮🇹 Marco Morelli
CFMOTO Gaviota Aspar Team
86

6. 🇮🇩 Veda Ega Pratama
Honda Team Asia
82

7.  🇲🇾 Hakim Danish
AEON Credit – MT Helmets – MSI
73

8. 🇦🇷 Valentin Perrone
Red Bull KTM Tech3
66

9. 🇪🇸 David Muñoz
Liqui Moly Dynavolt Intact GP
52

10. 🇮🇹 Angel Piqueras
FRINSA – MT Helmets – MSI
4

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru