Misi Bangkit di Jerez! Veda Ega Pratama Unjuk Gigi di Sesi Latihan Moto3 Spanyol 2026

SulawesiPos.com – Sorotan pecinta balap tanah air kini tertuju pada Sirkuit Jerez – Ángel Nieto, Spanyol.

Rider muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, tengah berjuang memperebutkan posisi terbaik dalam seri lanjutan Moto3 musim 2026.

Tampil sebagai debutan bersama Honda Team Asia, pembalap yang dijuluki “The Wonder Boy” ini menunjukkan performa yang cukup menjanjikan namun penuh tantangan pada sesi pembuka yang berlangsung akhir pekan ini.

Progres Kompetitif di Lintasan Jerez

Veda Ega Pratama mengawali rangkaian Moto3 Spanyol dengan penuh perhitungan.

Pada sesi Free Practice 1 (FP1), Veda tampak masih melakukan adaptasi dengan kondisi aspal Jerez, yang membuatnya harus puas menempati posisi ke-24.

Namun, kejutan terjadi pada sesi Practice berikutnya.

Rider asal Gunungkidul ini sempat melesat tajam dan menembus posisi enam besar.

Kecepatan Veda di sektor dua dan tiga Sirkuit Jerez membuktikan bahwa ia memiliki pace yang mampu bersaing dengan para pembalap papan atas Eropa.

BACA JUGA: 
MotoGP Rilis Daftar Lengkap Pembalap Moto3 2026, Ini Pesaing Berat Veda Ega Pratama Jadi Rookie of the Year

Sayangnya, ketatnya persaingan di menit-menit akhir membuat posisinya tergeser, dan Veda menutup sesi tersebut di peringkat ke-16.

Hasil ini memaksa Veda untuk berjuang melalui babak Kualifikasi 1 (Q1) guna memperebutkan empat tiket menuju Q2.

Momentum Kebangkitan Setelah Insiden Amerika

Seri Spanyol menjadi momen krusial bagi karier Veda di musim debutnya.

Setelah mencatatkan sejarah dengan finis ke-5 di seri pembuka Thailand dan meraih podium fenomenal di Moto3 Brasil, Veda sempat mengalami nasib sial di seri Amerika Serikat akibat insiden gagal finis (Did Not Finish).

Kini, dengan kembali ke daratan Eropa, Veda mengusung misi penebusan.

Sirkuit Jerez bukanlah medan asing baginya; lintasan ini adalah saksi bisu kesuksesan Veda saat masih berlaga di ajang Red Bull Rookies Cup.

Pengalamannya menaklukkan tikungan-tikungan teknis di Jerez menjadi modal berharga bagi Honda Team Asia untuk meracik strategi balapan yang efektif.

Tantangan Menuju Sesi Kualifikasi dan Balapan

Tantangan utama Veda di Jerez adalah konsistensi lap time.

BACA JUGA: 
Jadwal Lengkap Moto3 Veda Ega Pratama, Moto2 Mario Aji, dan MotoGP Marc Marquez di Sirkuit Buriram Thailand

Meski memiliki kecepatan puncak (top speed) yang baik, menjaga stabilitas suhu ban di sirkuit yang menuntut pengereman keras ini menjadi kunci utama.

“Jerez adalah sirkuit yang saya sukai. Kami memiliki data yang bagus dari sesi latihan, dan meski harus memulai dari Q1, saya merasa percaya diri dengan ritme motor. Fokus saya adalah memberikan kualifikasi yang bersih untuk mendapatkan posisi start yang menguntungkan,” ujar Veda dalam keterangannya.

Dukungan Penuh dari Indonesia

Dukungan publik Indonesia terus mengalir deras di media sosial, berharap Veda mampu mengulang memori manis podium Brasil di tanah Spanyol.

Kehadiran Veda di kelas Moto3 bukan hanya soal balapan, melainkan representasi kebangkitan talenta otomotif Indonesia di panggung dunia (Grand Prix).

Saksikan dan dukung terus perjuangan Veda Ega Pratama di Moto3 Spanyol 2026. Akankah bendera Merah Putih kembali berkibar di podium Jerez? Hari kualifikasi dan balapan esok akan menjadi penentu jawabannya.

BACA JUGA: 
Veda Ega Pratama Belum Panas tapi Mampu Asapi Pembalap Malaysia di Test Moto3 Jerez

SulawesiPos.com – Sorotan pecinta balap tanah air kini tertuju pada Sirkuit Jerez – Ángel Nieto, Spanyol.

Rider muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, tengah berjuang memperebutkan posisi terbaik dalam seri lanjutan Moto3 musim 2026.

Tampil sebagai debutan bersama Honda Team Asia, pembalap yang dijuluki “The Wonder Boy” ini menunjukkan performa yang cukup menjanjikan namun penuh tantangan pada sesi pembuka yang berlangsung akhir pekan ini.

Progres Kompetitif di Lintasan Jerez

Veda Ega Pratama mengawali rangkaian Moto3 Spanyol dengan penuh perhitungan.

Pada sesi Free Practice 1 (FP1), Veda tampak masih melakukan adaptasi dengan kondisi aspal Jerez, yang membuatnya harus puas menempati posisi ke-24.

Namun, kejutan terjadi pada sesi Practice berikutnya.

Rider asal Gunungkidul ini sempat melesat tajam dan menembus posisi enam besar.

Kecepatan Veda di sektor dua dan tiga Sirkuit Jerez membuktikan bahwa ia memiliki pace yang mampu bersaing dengan para pembalap papan atas Eropa.

BACA JUGA: 
Bukti Veda Ega Pratama Bukan Pembalap Kaleng-kaleng, Sponsor Mulai Berdatangan di Kelas Moto3

Sayangnya, ketatnya persaingan di menit-menit akhir membuat posisinya tergeser, dan Veda menutup sesi tersebut di peringkat ke-16.

Hasil ini memaksa Veda untuk berjuang melalui babak Kualifikasi 1 (Q1) guna memperebutkan empat tiket menuju Q2.

Momentum Kebangkitan Setelah Insiden Amerika

Seri Spanyol menjadi momen krusial bagi karier Veda di musim debutnya.

Setelah mencatatkan sejarah dengan finis ke-5 di seri pembuka Thailand dan meraih podium fenomenal di Moto3 Brasil, Veda sempat mengalami nasib sial di seri Amerika Serikat akibat insiden gagal finis (Did Not Finish).

Kini, dengan kembali ke daratan Eropa, Veda mengusung misi penebusan.

Sirkuit Jerez bukanlah medan asing baginya; lintasan ini adalah saksi bisu kesuksesan Veda saat masih berlaga di ajang Red Bull Rookies Cup.

Pengalamannya menaklukkan tikungan-tikungan teknis di Jerez menjadi modal berharga bagi Honda Team Asia untuk meracik strategi balapan yang efektif.

Tantangan Menuju Sesi Kualifikasi dan Balapan

Tantangan utama Veda di Jerez adalah konsistensi lap time.

BACA JUGA: 
Veda Ega Pratama Lolos Langsung ke Q2 Meski Kesulitan Taklukkan Sirkuit Moto3 Amerika

Meski memiliki kecepatan puncak (top speed) yang baik, menjaga stabilitas suhu ban di sirkuit yang menuntut pengereman keras ini menjadi kunci utama.

“Jerez adalah sirkuit yang saya sukai. Kami memiliki data yang bagus dari sesi latihan, dan meski harus memulai dari Q1, saya merasa percaya diri dengan ritme motor. Fokus saya adalah memberikan kualifikasi yang bersih untuk mendapatkan posisi start yang menguntungkan,” ujar Veda dalam keterangannya.

Dukungan Penuh dari Indonesia

Dukungan publik Indonesia terus mengalir deras di media sosial, berharap Veda mampu mengulang memori manis podium Brasil di tanah Spanyol.

Kehadiran Veda di kelas Moto3 bukan hanya soal balapan, melainkan representasi kebangkitan talenta otomotif Indonesia di panggung dunia (Grand Prix).

Saksikan dan dukung terus perjuangan Veda Ega Pratama di Moto3 Spanyol 2026. Akankah bendera Merah Putih kembali berkibar di podium Jerez? Hari kualifikasi dan balapan esok akan menjadi penentu jawabannya.

BACA JUGA: 
MotoGP Rilis Daftar Lengkap Pembalap Moto3 2026, Ini Pesaing Berat Veda Ega Pratama Jadi Rookie of the Year

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru