Tak Lagi Hanya Srikaya, Roti Maros Kini Hadir dengan Varian Cokelat hingga Lotong Keju

SulawesiPos.com – Roti Maros sudah lama dikenal sebagai salah satu kuliner khas Sulawesi Selatan yang identik dengan tekstur lembut dan isian selai kaya atau srikaya yang manis gurih.

Makanan yang berasal dari Kabupaten Maros ini kerap menjadi oleh-oleh favorit bagi pelintas di jalur Poros Makassar–Maros.

Meski tetap mempertahankan cita rasa khasnya, kini Roti Maros mulai menghadirkan berbagai variasi baru yang mengikuti perkembangan selera masyarakat.

Tidak lagi hanya berisi selai kaya tradisional, beberapa inovasi rasa mulai bermunculan dengan tampilan dan isian yang berbeda.

Dari Selai Kaya Hingga Kulit Lotong

Secara umum, Roti Maros memiliki bentuk kecil yang tersusun menyerupai roti sobek dengan beberapa potongan dalam satu kemasan.

Teksturnya dikenal lembut dengan isian yang menjadi ciri khas utama.

Pada versi tradisional, isian dibuat dari campuran kuning telur, santan, gula, dan selai kaya yang menghasilkan rasa manis serta gurih yang seimbang.

Namun kini hadir beberapa variasi baru, seperti:

BACA JUGA: 
Menikmati Kapurung, Sajian Sagu Khas Sulsel yang Segar, Hangat, dan Mengenyangkan

Roti Maros Kukus Dobolo’ Cokelat

Roti dengan kulit cokelat lembut dipadukan isian cokelat yang lumer. Rasa manisnya lebih pekat dan cocok bagi penikmat olahan cokelat.

Roti Maros Kukus Kaya Pandan

Menghadirkan aroma pandan yang lebih terasa dengan perpaduan rasa manis yang ringan.

Roti Maros Kukus Lotong Keju

Menjadi salah satu variasi yang cukup menarik perhatian. Menggunakan kulit roti berwarna hitam atau lotong dengan tambahan isian keju yang gurih, menciptakan kombinasi rasa yang berbeda dari versi tradisional.

Meski muncul dalam berbagai bentuk baru, karakter roti yang lembut masih tetap dipertahankan.

Perubahan rasa dan tampilan tersebut menunjukkan bahwa kuliner tradisional juga terus berkembang tanpa harus meninggalkan identitas aslinya.

Jika dahulu Roti Maros identik dengan satu rasa, kini pengunjung memiliki lebih banyak pilihan sesuai selera, mulai dari rasa klasik hingga kombinasi yang lebih modern.

Lokasi dan Harga

Salah satu tempat yang dikenal sebagai pelopor Roti Maros kukus adalah Roti Maros Karaengta yang telah berdiri sejak tahun 1975.

BACA JUGA: 
Desa Lattekko Bone Jadi Surga Kuliner Gogos dan Tuak Manis di Jalur Bone-Wajo

Lokasi

Salah satu gerai Roti Maros Karaengta berlokasi di Tambua, Jl. Poros Palopo–Makassar, Maccini Baji, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dan beroperasi selama 24 jam.

Harga

  • Roti Maros Original: Rp20.000
  • ⁠Roti Maros Kukus Lotong Keju: Rp25.000
  • Roti Maros Kukus Dobolo’ Cokelat: Rp25.000
  • ⁠Roti Maros Kukus Kaya Pandan: Rp15.000

Dengan hadirnya berbagai inovasi rasa, Roti Maros kini tidak hanya dikenal sebagai oleh-oleh khas Sulawesi Selatan, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kuliner tradisional dapat terus berkembang mengikuti selera masa kini tanpa kehilangan ciri khasnya. (ainun khairunnisa)

SulawesiPos.com – Roti Maros sudah lama dikenal sebagai salah satu kuliner khas Sulawesi Selatan yang identik dengan tekstur lembut dan isian selai kaya atau srikaya yang manis gurih.

Makanan yang berasal dari Kabupaten Maros ini kerap menjadi oleh-oleh favorit bagi pelintas di jalur Poros Makassar–Maros.

Meski tetap mempertahankan cita rasa khasnya, kini Roti Maros mulai menghadirkan berbagai variasi baru yang mengikuti perkembangan selera masyarakat.

Tidak lagi hanya berisi selai kaya tradisional, beberapa inovasi rasa mulai bermunculan dengan tampilan dan isian yang berbeda.

Dari Selai Kaya Hingga Kulit Lotong

Secara umum, Roti Maros memiliki bentuk kecil yang tersusun menyerupai roti sobek dengan beberapa potongan dalam satu kemasan.

Teksturnya dikenal lembut dengan isian yang menjadi ciri khas utama.

Pada versi tradisional, isian dibuat dari campuran kuning telur, santan, gula, dan selai kaya yang menghasilkan rasa manis serta gurih yang seimbang.

Namun kini hadir beberapa variasi baru, seperti:

BACA JUGA: 
Sokko Pulu Mandoti, Ketan Wangi Khas Enrekang yang Jadi Kuliner Premium Sulsel

Roti Maros Kukus Dobolo’ Cokelat

Roti dengan kulit cokelat lembut dipadukan isian cokelat yang lumer. Rasa manisnya lebih pekat dan cocok bagi penikmat olahan cokelat.

Roti Maros Kukus Kaya Pandan

Menghadirkan aroma pandan yang lebih terasa dengan perpaduan rasa manis yang ringan.

Roti Maros Kukus Lotong Keju

Menjadi salah satu variasi yang cukup menarik perhatian. Menggunakan kulit roti berwarna hitam atau lotong dengan tambahan isian keju yang gurih, menciptakan kombinasi rasa yang berbeda dari versi tradisional.

Meski muncul dalam berbagai bentuk baru, karakter roti yang lembut masih tetap dipertahankan.

Perubahan rasa dan tampilan tersebut menunjukkan bahwa kuliner tradisional juga terus berkembang tanpa harus meninggalkan identitas aslinya.

Jika dahulu Roti Maros identik dengan satu rasa, kini pengunjung memiliki lebih banyak pilihan sesuai selera, mulai dari rasa klasik hingga kombinasi yang lebih modern.

Lokasi dan Harga

Salah satu tempat yang dikenal sebagai pelopor Roti Maros kukus adalah Roti Maros Karaengta yang telah berdiri sejak tahun 1975.

BACA JUGA: 
Nasu Cémba: Kuah Tulang Asam Khas Enrekang yang Bikin Ketagihan

Lokasi

Salah satu gerai Roti Maros Karaengta berlokasi di Tambua, Jl. Poros Palopo–Makassar, Maccini Baji, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dan beroperasi selama 24 jam.

Harga

  • Roti Maros Original: Rp20.000
  • ⁠Roti Maros Kukus Lotong Keju: Rp25.000
  • Roti Maros Kukus Dobolo’ Cokelat: Rp25.000
  • ⁠Roti Maros Kukus Kaya Pandan: Rp15.000

Dengan hadirnya berbagai inovasi rasa, Roti Maros kini tidak hanya dikenal sebagai oleh-oleh khas Sulawesi Selatan, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kuliner tradisional dapat terus berkembang mengikuti selera masa kini tanpa kehilangan ciri khasnya. (ainun khairunnisa)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru