Evaluasi Kemendagri, Bone Raih Status Kinerja Tinggi

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Di bawah kepemimpinan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin, kinerja pemerintahan daerah menunjukkan tren positif dan mendapat pengakuan dari pemerintah pusat.

Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2025 yang dirilis Kementerian Dalam Negeri, Kabupaten Bone berhasil menempati peringkat ke-19 dari 415 kabupaten di seluruh Indonesia.

Tak hanya menembus 20 besar nasional, Bone juga mencatatkan skor 3,4961 dengan status “Tinggi”.

Capaian ini mencerminkan tata kelola pemerintahan yang dinilai efektif, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Di tingkat provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Bone bahkan mampu bersaing di papan atas dengan menempati peringkat kedua, tepat di bawah Kota Makassar.

Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah bersama dukungan masyarakat.

BACA JUGA: 
SPPG Lappariaja Diresmikan, Bupati Bone: Bahan Pangan Harus dari Daerah Sendiri

“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi semua pihak. Prestasi ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat Bone,” ujarnya.

Ia menambahkan, status “tinggi” yang diraih menjadi bukti bahwa arah kebijakan pembangunan yang dijalankan selama ini sudah berada di jalur yang tepat, terutama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Meski demikian, Bupati menegaskan pihaknya tidak akan berpuas diri. Capaian tersebut justru menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan inovasi di berbagai sektor.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas layanan, dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan merata oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, praktisi kebijakan publik, Rahman Arif, menilai capaian ini sebagai indikator kuat bahwa program dan kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah berjalan efektif.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan sinergi yang baik antara perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan daerah.

“Capaian ini tentu menjadi modal penting bagi Pemkab Bone untuk terus meningkatkan kinerja, inovasi, serta kualitas layanan publik demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (kar)

BACA JUGA: 
Tangis Haru di Wisuda UNCAPI Bone, Bupati Lunasi Utang Kuliah Rp17 Juta dan Salurkan Bantuan Rp75 Juta

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Di bawah kepemimpinan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin, kinerja pemerintahan daerah menunjukkan tren positif dan mendapat pengakuan dari pemerintah pusat.

Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2025 yang dirilis Kementerian Dalam Negeri, Kabupaten Bone berhasil menempati peringkat ke-19 dari 415 kabupaten di seluruh Indonesia.

Tak hanya menembus 20 besar nasional, Bone juga mencatatkan skor 3,4961 dengan status “Tinggi”.

Capaian ini mencerminkan tata kelola pemerintahan yang dinilai efektif, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Di tingkat provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Bone bahkan mampu bersaing di papan atas dengan menempati peringkat kedua, tepat di bawah Kota Makassar.

Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah bersama dukungan masyarakat.

BACA JUGA: 
Perkuat Digitalisasi Pemerintahan, Bupati Bone Luncurkan Aplikasi PADE BerAmal e-BMD dan e-Perjadin

“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi semua pihak. Prestasi ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat Bone,” ujarnya.

Ia menambahkan, status “tinggi” yang diraih menjadi bukti bahwa arah kebijakan pembangunan yang dijalankan selama ini sudah berada di jalur yang tepat, terutama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Meski demikian, Bupati menegaskan pihaknya tidak akan berpuas diri. Capaian tersebut justru menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan inovasi di berbagai sektor.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas layanan, dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan merata oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, praktisi kebijakan publik, Rahman Arif, menilai capaian ini sebagai indikator kuat bahwa program dan kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah berjalan efektif.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan sinergi yang baik antara perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan daerah.

“Capaian ini tentu menjadi modal penting bagi Pemkab Bone untuk terus meningkatkan kinerja, inovasi, serta kualitas layanan publik demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (kar)

BACA JUGA: 
BPOM Perkuat Pengawasan Obat di BOSOWASI, Bakal Bangun Kantor Loka di Bone

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru