Kapolrestabes Makassar Arya Perdana mengungkapkan bahwa sebagian besar pelaku tindak kriminal di Kota Makassar berasal dari kalangan remaja.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian serius semua pihak, terutama peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya, termasuk membatasi penggunaan sepeda motor agar tidak terjerumus ke aksi kejahatan maupun geng motor.
“Menyikapi pelaku-pelaku tindakan kriminal, kebanyakan pelakunya anak-anak remaja atau usia dini, olehnya itu orang tua peran aktif untuk membina anak-anaknya agar menjaga tidak terpengaruh hal-hal yang tidak di inginkan bersama”, ujar Kombes Pol Arya Perdana saat tatap muka warga dalam kegiatan Ngopi Kamtibmas di Jalan Abd Rahman, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Kamis (16/4/2026).
Ajak Warga Aktif Jaga Lingkungan
Meski demikian, Arya Perdana menyebut gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polrestabes Makassar mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, kewaspadaan tetap diperlukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Maka diharapkan para tokoh-tokoh peran aktif berkaloborasi dengan petugas keamanan, agar lingkungannya kondusif,” tambahnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar saling bekerja sama menjaga keamanan lingkungan.
Warga diminta berani bersikap waspada, khususnya jika terdapat orang asing yang mencurigakan masuk ke wilayah permukiman.
Apabila ada orang-orang asing masuk di lingkungannya dengan menggunakan masker, topeng, maka segera datangi, beranikan tanyakan identitasnya, untuk mengantisipasi terjadinya tindakan kejahatan dari pelaku -pelaku kejahatan.
Dalam kesempatan tersebut, Arya Perdana turut menyampaikan bahwa institusi kepolisian tidak luput dari kekurangan.
Menurutnya, aparat kepolisian juga manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan, sehingga kritik dan masukan dari masyarakat tetap dibutuhkan.
“Olehnya itu kami siap menerima kritikan, dan saran, dan masih banyak Polisi lebih baik menjalankan tugasnya,” ucapnya.
Ia menegaskan, pihaknya terus mengingatkan seluruh anggota untuk memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat, terutama saat warga datang ke kantor kepolisian dengan membawa persoalan yang perlu ditangani.
“Kami selalu memberitahukan kepada anggota untuk selalu Layani masyarakat saat datang ke kantor, karena masyarakat bertandang ke kantor adalah membawa permasalahan yang perlu kita layani dengan humanis,” tutup Arya Perdana.

