Categories: Travel

Nikmati Pesona Raja Ampat Ala Puncak Bollangi di Gowa

Overview

  • Puncak Bollangi di Gowa menawarkan panorama waduk Bili-Bili dan pegunungan yang hijau, mirip miniatur Raja Ampat.

  • Wisata ini hanya 48 menit dari Makassar, buka setiap hari pukul 05.00–18.00 WITA, dan tiket masuknya Rp5.000 per orang.

  • Selain menikmati pemandangan, pengunjung bisa trekking, birdwatching, bersantai di gazebo, dan belajar tentang ekosistem alam setempat.

SulawesiPos.com – Puncak atau Bukit Bollangi kini menjadi salah satu destinasi wisata terbaru dan paling hits di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Terletak di Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Puncak Bollangi menawarkan panorama alam yang memukau, menyajikan perpaduan indah antara Waduk Bili-Bili yang jernih dan pegunungan yang hijau di sekelilingnya.

Hamparan air waduk yang tenang, dikelilingi pegunungan dan beberapa pulau kecil yang dipenuhi vegetasi, membuat Puncak Bollangi terlihat eksotis, seolah miniatur Raja Ampat di Papua Barat.

Bukit ini berada di lereng Gunung Bollangi dengan ketinggian sekitar 1.000 hingga 1.500 meter di atas permukaan laut.

Karena lokasinya yang tinggi, udara di Puncak Bollangi terasa sejuk dan menyegarkan, cocok bagi pengunjung yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.

Banyak wisatawan datang untuk menikmati sunrise yang memukau, saat cahaya matahari menembus kabut pagi dan memantul di permukaan waduk, menciptakan suasana magis yang sayang untuk dilewatkan.

Akses menuju Puncak Bollangi relatif mudah. Dari Kota Makassar, perjalanan hanya memakan waktu sekitar 48 menit, melewati jalan aspal yang cukup nyaman.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, biaya masuknya sangat terjangkau, hanya Rp5.000 per orang.

Puncak Bollangi buka setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 18.00 WITA, memberikan fleksibilitas waktu bagi pengunjung, baik untuk menikmati pagi hari yang tenang maupun senja yang romantis.

Selain menikmati pemandangan, pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas. Jalur trekking di sekitar bukit menawarkan pengalaman petualangan ringan sambil menikmati hutan dan perkebunan lokal.

Spot foto dengan latar belakang waduk, pegunungan, dan pulau hijau menjadi favorit para pengunjung yang ingin mengabadikan momen.

Tersedia pula gazebo dan area duduk di beberapa titik strategis, sehingga pengunjung bisa bersantai sambil menikmati kopi lokal khas Gowa atau kudapan tradisional yang dijual di sekitar kawasan wisata.

Puncak Bollangi juga menjadi destinasi edukatif, terutama bagi anak-anak dan pelajar. Pulau-pulau kecil di tengah waduk, hutan lindung, dan keberagaman flora serta fauna di sekitar bukit dapat menjadi media pembelajaran tentang ekosistem pegunungan dan perairan.

Aktivitas seperti birdwatching, fotografi alam, atau sekadar mengamati kehidupan di sekitar waduk menjadi pengalaman edukatif yang menyenangkan.

Dari sisi sejarah dan budaya, Desa Timbuseng dan sekitarnya memiliki tradisi lokal yang menarik, termasuk upacara adat dan pertanian tradisional yang masih dijalankan oleh masyarakat setempat.

Wisatawan yang tertarik bisa menyempatkan diri berinteraksi dengan warga, mencicipi kuliner khas Gowa, dan melihat langsung bagaimana kehidupan di daerah pegunungan.

Puncak Bollangi memang tidak hanya menawarkan keindahan visual, tapi juga pengalaman emosional yang membuat pengunjung merasa dekat dengan alam.

Sensasi ketenangan, udara sejuk, dan pemandangan menakjubkan menjadikan tempat ini destinasi ideal untuk healing, piknik keluarga, liburan bersama teman, atau sekadar menenangkan diri dari kesibukan sehari-hari.

Dengan akses yang mudah, biaya masuk yang murah, panorama alam yang luar biasa, dan berbagai aktivitas menarik yang bisa dilakukan, Puncak Bollangi siap menjadi salah satu ikon wisata unggulan Sulawesi Selatan.

Setiap langkah di bukit ini membawa pengunjung lebih dekat dengan alam, sekaligus meninggalkan kenangan yang sulit dilupakan.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: Gowa wisata sulsel Puncak Bollangi Raja Ampat