Kegiatan ini menjadi ajang edukasi hukum yang krusial bagi para pejabat pembuat akta otentik di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) agar tetap waspada terhadap perkembangan modus operandi tindak pidana korupsi.
Mulawarman menilai politik uang lebih banyak terjadi di level elite dan konsultan, serta menegaskan pentingnya peran moral kampus dan organisasi masyarakat dalam menjaga demokrasi.
Mantan Komisioner KPU Makassar, Endang Sari, mengungkap tingginya angka golput yang dipicu ekspektasi politik uang dalam bedah buku Money Politics dan Demokrasi Elektoral.
Guru Besar Universitas Hasanuddin, Sukri Tamma, menilai praktik money politics masih sulit diungkap. Bedah buku karya Mustamin Raga dorong politik uang jadi musuh bersama demi demokrasi sehat.
Pemred Tribun Timur menilai buku “Money Politics dan Demokrasi Elektoral” lebih bernuansa prosa reflektif dan minim data empiris, meski tetap diapresiasi sebagai kontribusi literasi.
Dalam diskusi bedah buku di SulawesiPos.com, Prof Sukri menyebut demokrasi bisa berujung chaos jika salah memilih, serta menyoroti money politics yang terus berulang.
Bedah buku "Money Politics dan Demokrasi Elektoral" karya Mustamin Raga digelar di redaksi SulawesiPos.com, menghadirkan akademisi dan praktisi media untuk membahas isu politik uang.
Pesantren Nuhiyah Pambusuang menjadi pusat diskursus intelektual yang menggugah kesadaran publik melalui kegiatan bedah buku “Biografi Baharuddin Lopa: Kesaksian Tentang Barlop (Jejak Integritas Seorang Jaksa)” yang menghadirkan berbagai pihak.