Korban Tabrak Lari di Gowa Koma di ICU, Keluarga Minta Polisi Usut Pelaku

SulawesiPos.com — Seorang pengendara sepeda motor bernama Agus mengalami koma setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Poros Malino, Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Rabu (14/10/2026) malam. Hingga Rabu (21/10/2026), identitas pengendara yang diduga menabraknya masih belum diketahui.

Berdasarkan laporan polisi nomor LP/A/757/X/2026/SPKT/SATLANTAS/POLRESTAGOWA/POLDA SULAWESI SELATAN, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 Wita.

Peristiwa bermula saat Agus mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter bernomor polisi DD 4285 OU dari arah Malino menuju Kota Makassar.

Saat melintas di Jalan Poros Malino, sepeda motornya bertabrakan dengan kendaraan roda dua lain yang datang dari arah berlawanan.

Salah satu keluarga korban, Arwin, mengatakan pengendara sepeda motor yang terlibat kecelakaan tersebut langsung melarikan diri setelah tabrakan terjadi.

“Jadi yang menabrak kabur setelah terjadi kecelakaan. Makanya tidak diketahui identitasnya sampai sekarang,” kata Arwin saat ditemui di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Rabu (21/10/2026).

Akibat kecelakaan itu, Agus mengalami sejumlah luka, di antaranya luka terbuka pada alis kanan, pembengkakan pada mata kanan, serta luka terbuka pada bibir atas.

Korban sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, sebelum dirujuk ke RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Saat ini, Agus masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

“Sudah lima hari di ruangan ICU. Dan sekarang belum sadar setelah operasi kodong,” ujar Erwin.

Ibu korban, Dg Mamming, meminta Polresta Gowa serius menindaklanjuti kasus tabrak lari yang menimpa anaknya.

Ia berharap polisi dapat mengungkap identitas pengendara yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Ia juga meminta pengendara yang diduga menabrak anaknya agar menunjukkan itikad baik dengan menyerahkan diri dan menjenguk korban di rumah sakit.

“Anak saya lima hari terbaring dan tidak sadarkan diri di rumah sakit. Sementara dia (terduga pelaku) tidak ada rasa bersalahnya, tidur nyenyak di rumahnya,” tutupnya.

SulawesiPos.com — Seorang pengendara sepeda motor bernama Agus mengalami koma setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Poros Malino, Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Rabu (14/10/2026) malam. Hingga Rabu (21/10/2026), identitas pengendara yang diduga menabraknya masih belum diketahui.

Berdasarkan laporan polisi nomor LP/A/757/X/2026/SPKT/SATLANTAS/POLRESTAGOWA/POLDA SULAWESI SELATAN, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 Wita.

Peristiwa bermula saat Agus mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter bernomor polisi DD 4285 OU dari arah Malino menuju Kota Makassar.

Saat melintas di Jalan Poros Malino, sepeda motornya bertabrakan dengan kendaraan roda dua lain yang datang dari arah berlawanan.

Salah satu keluarga korban, Arwin, mengatakan pengendara sepeda motor yang terlibat kecelakaan tersebut langsung melarikan diri setelah tabrakan terjadi.

“Jadi yang menabrak kabur setelah terjadi kecelakaan. Makanya tidak diketahui identitasnya sampai sekarang,” kata Arwin saat ditemui di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Rabu (21/10/2026).

Akibat kecelakaan itu, Agus mengalami sejumlah luka, di antaranya luka terbuka pada alis kanan, pembengkakan pada mata kanan, serta luka terbuka pada bibir atas.

Korban sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, sebelum dirujuk ke RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Saat ini, Agus masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

“Sudah lima hari di ruangan ICU. Dan sekarang belum sadar setelah operasi kodong,” ujar Erwin.

Ibu korban, Dg Mamming, meminta Polresta Gowa serius menindaklanjuti kasus tabrak lari yang menimpa anaknya.

Ia berharap polisi dapat mengungkap identitas pengendara yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Ia juga meminta pengendara yang diduga menabrak anaknya agar menunjukkan itikad baik dengan menyerahkan diri dan menjenguk korban di rumah sakit.

“Anak saya lima hari terbaring dan tidak sadarkan diri di rumah sakit. Sementara dia (terduga pelaku) tidak ada rasa bersalahnya, tidur nyenyak di rumahnya,” tutupnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru