SulawesiPos.com – Prakiraan cuaca Sulawesi Selatan besok, Minggu (4/10/2026), diprediksi didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan.
Sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan ringan, sementara BMKG mengingatkan potensi angin kencang dan udara panas.
Pada pagi hari, cuaca di wilayah Sulsel diprakirakan cerah berawan.
Memasuki siang hingga sore hari, kondisi cuaca masih cerah berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Luwu Timur, Luwu Utara, dan Toraja Utara.
Pada malam hari, cuaca diprakirakan berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Luwu Timur dan Toraja Utara.
Sementara pada dini hari, kondisi cuaca diprakirakan berawan.
Suhu udara berada pada kisaran 18–36 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 53–100 persen.
Angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 11–38 kilometer per jam.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang di wilayah Bantaeng, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Pinrang, dan Takalar.
Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi udara panas di Barru, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Makassar, Maros, Palopo, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Sinjai, dan Takalar.
Sementara status siaga potensi udara panas berlaku di wilayah Bone, Soppeng, dan Wajo.
Pengaruh El Nino Berangsur Berkurang Akhir Tahun
BMKG sebelumnya memprediksi fenomena El Nino masih berlangsung hingga April 2027. Meski demikian, pengaruh fenomena tersebut terhadap Sulawesi Selatan diperkirakan berangsur berkurang ketika memasuki periode angin monsun Asia pada Desember, Januari, dan Februari.
Ketua Tim Bidang Meteorologi BMKG Wilayah IV Makassar, Rizky Yudha Pahlawan, mengatakan masuknya angin monsun Asia pada akhir tahun akan membawa lebih banyak uap air ke wilayah Sulsel.
“Jadi sekitar bulan Desember, Januari, Februari, saat angin monsun Asia masuk membawa uap air, maka pengaruh El Nino itu pun akan semakin berkurang,” pungkasnya.


