Penumpang Kereta Api Makassar-Parepare Tembus 1 Juta Orang

SulawesiPos.com – Kereta Api (KA) Makassar-Parepare telah melayani lebih dari 1 juta penumpang sejak mulai beroperasi.

Hingga saat ini, tercatat 1.032.163 orang telah menggunakan layanan kereta api yang menghubungkan sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan tersebut.

Capaian itu menunjukkan penggunaan transportasi kereta api yang terus berkembang di Sulsel. KA Makassar-Parepare menjadi salah satu pilihan mobilitas masyarakat untuk perjalanan antardaerah, khususnya di sepanjang koridor Mandai hingga Garongkong.

Pertumbuhan jumlah penumpang juga terlihat sepanjang 2026. Dalam periode Januari hingga Juli 2026, jumlah pengguna KA Makassar-Parepare mencapai 206.651 orang.

“Sepanjang Januari-Juli 2026 saja, jumlah penumpangnya mencapai 206.651 orang, meningkat 13,62% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” dikutip melalui akun resminya, Rabu (30/9/2026).

Layanan KA Makassar-Parepare tidak hanya menunjang perjalanan sehari-hari masyarakat, tetapi juga mendukung konektivitas antardaerah, aktivitas ekonomi hingga pariwisata. Jalurnya melintasi wilayah Maros, Pangkep dan Barru yang terhubung melalui sejumlah stasiun.

Tarif Disesuaikan dengan Relasi Perjalanan

Dari sisi tarif, biaya perjalanan KA Makassar-Parepare disesuaikan dengan relasi stasiun yang dipilih penumpang.

BACA JUGA:  Tinjau Lokasi Kecelakaan Kereta KAI, AHY: Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Bertambah Jadi 15

Tarif Mandai–Ma’rang sebesar Rp6.000, sedangkan perjalanan Ma’rang–Garongkong dikenakan Rp4.000.

Untuk relasi Ma’rang–Mangilu, tarifnya Rp3.000. Sementara perjalanan Mangilu–Ma’rang–Barru–Garongkong dikenakan Rp7.000 dan Mandai–Ma’rang–Barru–Garongkong sebesar Rp10.000.

Adapun tarif Barru–Palanro sebesar Rp2.000. Penumpang dengan relasi Mandai–Ma’rang–Palanro dikenakan tarif Rp12.000.

Kehadiran KA Makassar-Parepare sekaligus menandai kembali beroperasinya layanan kereta api di Sulawesi.

Jalur tersebut diresmikan Presiden Joko Widodo pada 29 Maret 2023 sebagai bagian awal pengembangan jaringan Kereta Api Trans Sulawesi.

Lintas utama Makassar-Parepare direncanakan memiliki panjang 142 kilometer. Saat ini, layanan penumpang beroperasi pada lintasan sepanjang 84 kilometer yang menghubungkan Stasiun Mandai dengan Stasiun Garongkong.

Lintasan tersebut melayani 10 stasiun dan menghubungkan wilayah Maros, Pangkep, hingga Barru.

Keberadaan jalur ini menjadi bagian dari pengembangan konektivitas transportasi berbasis kereta api di Sulawesi Selatan.

SulawesiPos.com – Kereta Api (KA) Makassar-Parepare telah melayani lebih dari 1 juta penumpang sejak mulai beroperasi.

Hingga saat ini, tercatat 1.032.163 orang telah menggunakan layanan kereta api yang menghubungkan sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan tersebut.

Capaian itu menunjukkan penggunaan transportasi kereta api yang terus berkembang di Sulsel. KA Makassar-Parepare menjadi salah satu pilihan mobilitas masyarakat untuk perjalanan antardaerah, khususnya di sepanjang koridor Mandai hingga Garongkong.

Pertumbuhan jumlah penumpang juga terlihat sepanjang 2026. Dalam periode Januari hingga Juli 2026, jumlah pengguna KA Makassar-Parepare mencapai 206.651 orang.

“Sepanjang Januari-Juli 2026 saja, jumlah penumpangnya mencapai 206.651 orang, meningkat 13,62% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” dikutip melalui akun resminya, Rabu (30/9/2026).

Layanan KA Makassar-Parepare tidak hanya menunjang perjalanan sehari-hari masyarakat, tetapi juga mendukung konektivitas antardaerah, aktivitas ekonomi hingga pariwisata. Jalurnya melintasi wilayah Maros, Pangkep dan Barru yang terhubung melalui sejumlah stasiun.

Tarif Disesuaikan dengan Relasi Perjalanan

Dari sisi tarif, biaya perjalanan KA Makassar-Parepare disesuaikan dengan relasi stasiun yang dipilih penumpang.

BACA JUGA:  Polisi Selidiki Siswi SMA Tewas Tertemper KRL di Jurangmangu

Tarif Mandai–Ma’rang sebesar Rp6.000, sedangkan perjalanan Ma’rang–Garongkong dikenakan Rp4.000.

Untuk relasi Ma’rang–Mangilu, tarifnya Rp3.000. Sementara perjalanan Mangilu–Ma’rang–Barru–Garongkong dikenakan Rp7.000 dan Mandai–Ma’rang–Barru–Garongkong sebesar Rp10.000.

Adapun tarif Barru–Palanro sebesar Rp2.000. Penumpang dengan relasi Mandai–Ma’rang–Palanro dikenakan tarif Rp12.000.

Kehadiran KA Makassar-Parepare sekaligus menandai kembali beroperasinya layanan kereta api di Sulawesi.

Jalur tersebut diresmikan Presiden Joko Widodo pada 29 Maret 2023 sebagai bagian awal pengembangan jaringan Kereta Api Trans Sulawesi.

Lintas utama Makassar-Parepare direncanakan memiliki panjang 142 kilometer. Saat ini, layanan penumpang beroperasi pada lintasan sepanjang 84 kilometer yang menghubungkan Stasiun Mandai dengan Stasiun Garongkong.

Lintasan tersebut melayani 10 stasiun dan menghubungkan wilayah Maros, Pangkep, hingga Barru.

Keberadaan jalur ini menjadi bagian dari pengembangan konektivitas transportasi berbasis kereta api di Sulawesi Selatan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru