4. Mengantar Bakul ke Lokasi Perayaan
Setelah seluruh perlengkapan siap, masyarakat kemudian mengantar bakul ke lokasi perayaan di tepian Sungai Cikoang.
Bagi warga yang tinggal dekat dengan lokasi, bakul dapat dibawa menggunakan kandawari yang diangkat bersama-sama. Sementara warga yang tinggal lebih jauh menggunakan julung-julung yang diarak secara gotong royong.
Ratusan Julung-julung Diarak

Puncak pelaksanaan Maudu Lompoa dimulai pada 12 Rabiul Awal dan dipimpin para tokoh agama atau anrongguru serta tokoh adat.
“Nah, jadi maulid sendiri, pelaksanaan maulid sendiri itu dimulai dari 12 Rabiul Awal,” tuturnya.
“Dimulai dari 12 Rabiul Awal oleh para tokoh-tokoh, para tokoh-tokoh dipimpin oleh para tokoh-tokoh pembuka-pembuka agama yang atau yang biasa disebut anrong guru atau tokoh-tokoh adat yang ada di wilayah Desa Cikoang atau di sekitaran Desa Cikoang, bukan hanya Desa Cikoang,” lanjutnya.
Adapun puncak Maudu Lompoa tahun ini jatuh pada 28 Rabiul Awal atau bertepatan dengan 10 September 2026.
“Pelaksanaan mulai dari 12 itu, dan hari puncak pelaksanaan maulid jatuh pada 28 Rabiul Awal atau tanggal 10 September (2026),” ujarnya.
Pantauan SulawesiPos.com, sejak sekitar pukul 08.00 Wita, satu per satu julung-julung mulai diarak.
Warga bergotong royong mengangkat kapal-kapal kayu tersebut menuju kawasan muara Sungai Cikoang.
Jumlahnya mencapai ratusan. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa ikut ambil bagian.
Tabuhan gendang dan gong mengiringi arak-arakan. Sorak-sorai warga terdengar di sepanjang perjalanan. Sejumlah warga bahkan mencipratkan air satu sama lain sembari tertawa.
Beberapa orang naik ke atas julung-julung sambil memainkan alat musik tradisional. Suasana semakin meriah ketika arak-arakan bergerak menuju tepian sungai.
“Setelah siap persiapannya sudah mereka mengarak. Mengarak bakul maulidnya ke tempat ini, di muara Cikoang ini, kemudian mereka bergembira di situ sambil prosessi proses-proses pengarakan itu setelah mereka ber- berkumpul mereka menunggu untuk acara A’rate atau Ma’rate,” katanya.
Setelah bakul dan perlengkapan maulid tiba di lokasi, tahap berikutnya adalah Pannarimang Kanre Maudu atau penerimaan makanan maulid.

