Fenomena El Nino di Sulsel, BMKG: Kini Masuk Kategori Sangat Kuat

Fenomena El Nino diprediksi masih berlangsung hingga April 2027. Namun, pengaruhnya terhadap Sulsel diperkirakan mulai berkurang ketika memasuki periode angin monsun Asia pada Desember 2026 hingga awal 2027.

Angin monsun Asia membawa uap air yang dapat meningkatkan peluang hujan di Sulsel. BMKG memperkirakan kondisi tersebut mulai berdampak terhadap curah hujan, terutama di wilayah Sulsel bagian barat.

“Dampaknya sendiri di wilayah Sulsel akan terus berkurang seiring dengan masuknya angin monsun. Jadi sekitar bulan Desember, Januari, Februari, saat angin monsun Asia masuk membawa uap air, maka pengaruh El Nino itu pun akan semakin berkurang, seperti itu,” pungkas Rizky.

BACA JUGA:  Cuaca Ekstrem di Orlando, Laga Uji Coba Inggris vs Kosta Rika Terpaksa Diundur

Fenomena El Nino diprediksi masih berlangsung hingga April 2027. Namun, pengaruhnya terhadap Sulsel diperkirakan mulai berkurang ketika memasuki periode angin monsun Asia pada Desember 2026 hingga awal 2027.

Angin monsun Asia membawa uap air yang dapat meningkatkan peluang hujan di Sulsel. BMKG memperkirakan kondisi tersebut mulai berdampak terhadap curah hujan, terutama di wilayah Sulsel bagian barat.

“Dampaknya sendiri di wilayah Sulsel akan terus berkurang seiring dengan masuknya angin monsun. Jadi sekitar bulan Desember, Januari, Februari, saat angin monsun Asia masuk membawa uap air, maka pengaruh El Nino itu pun akan semakin berkurang, seperti itu,” pungkas Rizky.

BACA JUGA:  Cuaca Ekstrem Masih Berlangsung, Dampak Banjir di Makassar Justru Makin Mengecil

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru