Kasus serupa juga dilaporkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Puluhan siswa SMAN 3 Nganjuk mengalami gejala mual, pusing, dan muntah setelah mengonsumsi makanan MBG, Rabu (2/9/2026).
Berdasarkan informasi awal, jumlah korban di Nganjuk berada pada kisaran 49 hingga 53 orang. Korban terdiri atas siswa kelas 10 dan 11 serta seorang guru perempuan.
Para korban kemudian mendapat penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan. Sebanyak 20 orang ditangani di Puskesmas Begadung, 17 orang di RSUD Nganjuk, dan 12 orang lainnya di RS Bhayangkara Nganjuk.
Rangkaian kejadian tersebut kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG, mulai dari pengolahan, distribusi hingga makanan dikonsumsi oleh penerima manfaat.

