Diduga Persoalan Jatah BBM, Dua Pemuda Nyaris Adu Parang di SPBU Ammessangeng

SulawesiPos.com, Wajo — Suasana di SPBU Pertamina Ammessangeng, Kelurahan Maddukelleng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, mendadak tegang pada Minggu 23 Agustus 2026.

Dua pemuda dilaporkan nyaris terlibat aksi adu parang yang diduga dipicu persoalan jatah atau antrean pengisian BBM.

Beruntung, situasi tersebut tidak sampai berkembang menjadi bentrokan.

Petugas yang berada di lokasi bergerak cepat mengamankan situasi dan mencegah kedua pemuda tersebut melakukan tindakan yang dapat membahayakan warga lainnya.

Informasi yang dihimpun media ini, keributan bermula ketika terjadi persoalan terkait jatah atau giliran pengisian BBM.

Keduanya kemudian terlibat adu mulut yang semakin memanas.

“Awalnya masalah antrean dan jatah BBM. Mereka sempat cekcok, kemudian suasananya memanas,” ujar salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.

Dalam kondisi emosi, salah satu pemuda disebut diduga mengambil parang sehingga membuat warga dan pengguna SPBU panik. Pemuda lainnya juga disebut nyaris melakukan hal serupa sehingga situasi dikhawatirkan berubah menjadi aksi saling serang.

BACA JUGA:  Pendaki Cedera Tulang Ekor usai Terjatuh di Gunung Bulu Baria Gowa Dievakuasi Tim SAR

Beruntung aksi keduanya berhasil dilerai oleh warga di sekitar lokasi.

Petugas yang tiba di lokasi, juga segera mengambil langkah pengamanan.

Warga yang berada di sekitar SPBU juga diminta menjauh untuk menghindari kemungkinan terjadinya aksi susulan.

Tidak lama berselang, aparat kepolisian tiba dan langsung melakukan pengamanan serta penjagaan di sekitar lokasi.

Polisi juga mengamankan kedua pemuda yang terlibat keributan tersebut. kar

SulawesiPos.com, Wajo — Suasana di SPBU Pertamina Ammessangeng, Kelurahan Maddukelleng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, mendadak tegang pada Minggu 23 Agustus 2026.

Dua pemuda dilaporkan nyaris terlibat aksi adu parang yang diduga dipicu persoalan jatah atau antrean pengisian BBM.

Beruntung, situasi tersebut tidak sampai berkembang menjadi bentrokan.

Petugas yang berada di lokasi bergerak cepat mengamankan situasi dan mencegah kedua pemuda tersebut melakukan tindakan yang dapat membahayakan warga lainnya.

Informasi yang dihimpun media ini, keributan bermula ketika terjadi persoalan terkait jatah atau giliran pengisian BBM.

Keduanya kemudian terlibat adu mulut yang semakin memanas.

“Awalnya masalah antrean dan jatah BBM. Mereka sempat cekcok, kemudian suasananya memanas,” ujar salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.

Dalam kondisi emosi, salah satu pemuda disebut diduga mengambil parang sehingga membuat warga dan pengguna SPBU panik. Pemuda lainnya juga disebut nyaris melakukan hal serupa sehingga situasi dikhawatirkan berubah menjadi aksi saling serang.

BACA JUGA:  KM Paus Ramabosa Terbakar di Selayar, Polisi Selidiki Dugaan Api Merambat dari Pembakaran Sampah

Beruntung aksi keduanya berhasil dilerai oleh warga di sekitar lokasi.

Petugas yang tiba di lokasi, juga segera mengambil langkah pengamanan.

Warga yang berada di sekitar SPBU juga diminta menjauh untuk menghindari kemungkinan terjadinya aksi susulan.

Tidak lama berselang, aparat kepolisian tiba dan langsung melakukan pengamanan serta penjagaan di sekitar lokasi.

Polisi juga mengamankan kedua pemuda yang terlibat keributan tersebut. kar

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru