Dewan Energi Nasional menilai pembatasan BBM subsidi berdasarkan kapasitas mesin kendaraan dapat memangkas konsumsi hingga 15 persen dan menjaga beban subsidi energi pemerintah.
Penahanan harga BBM dinilai berpotensi membebani Pertamina hingga Rp60 triliun per bulan, meski pemerintah memastikan subsidi tetap aman hingga akhir tahun.
Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Indonesia melambat ke 4,7% pada 2026 akibat tekanan global dan masalah struktural, namun menilai kondisi fiskal masih cukup kuat untuk menjaga subsidi BBM.
Presiden Prabowo akan membangun refinery untuk memproduksi avtur dari sawit dan minyak jelantah sebagai bagian dari strategi kemandirian energi nasional.
Peneliti ITS mengembangkan bensin sawit rendah emisi dengan efisiensi tinggi hingga 83 persen, sebagai solusi krisis BBM dan upaya kemandirian energi nasional.
Kebijakan WFH dinilai membantu efisiensi BBM dan anggaran, namun implementasinya masih terkendala infrastruktur dan belum mampu menjawab persoalan struktural ketahanan energi Indonesia.
Kebijakan kerja dari rumah work from home (WFH) yang mulai diterapkan pemerintah sejak tanggal 1 April 2026 sebagai respons atas krisis energi global dinilai mampu memberikan efisiensi signifikan terhadap anggaran operasional pemerintah daerah.