KM Paus Ramabosa Terbakar di Selayar, Polisi Selidiki Dugaan Api Merambat dari Pembakaran Sampah

SulawesiPos.com – KM Paus Ramabosa milik Balai Taman Nasional Takabonerate terbakar saat bersandar di belakang Masjid Rahmatan Lil Alamin, Jalan Emmy Saelan, Kelurahan Benteng Selatan, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Sabtu sore, 25 Juli 2026.

Polisi menyelidiki dugaan awal api merambat dari pembakaran sampah di sekitar lokasi hingga melalap speedboat tersebut.

Kebakaran itu membuat kepulan asap hitam pekat membumbung dari badan kapal dan terlihat dari sekitar kawasan pesisir Benteng.

Peristiwa ini cepat menyita perhatian warga karena kapal terbakar dalam posisi sandar, tidak jauh dari area publik dan permukiman.

Informasi awal yang beredar menyebut kapal tersebut berada di Pantai Benteng, sekitar 100 meter dari Masjid Rahmatan Lil Alamin.

Dari perkembangan terbaru, lokasi kebakaran dijelaskan berada di belakang masjid di ruas Jalan Emmy Saelan, Kelurahan Benteng Selatan.

Api pertama kali dilihat sekitar pukul 16.10 WITA.

Petugas pemadam kebakaran Selayar kemudian tiba sekitar pukul 16.20 WITA dan berhasil memadamkan kobaran api sekitar pukul 16.40 WITA.

BACA JUGA:  Potret Justin Hubner Pakai Busana Bugis-Makassar Banjir Pujian Warganet

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini.

Meski begitu, kapal dilaporkan mengalami kerusakan parah dengan kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.

Polisi Pasang Garis Polisi

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar, IPTU Dr. Sukarman, mengatakan dugaan awal kebakaran berasal dari api pembakaran sampah yang merambat ke kapal yang sedang bersandar.

SulawesiPos.com – KM Paus Ramabosa milik Balai Taman Nasional Takabonerate terbakar saat bersandar di belakang Masjid Rahmatan Lil Alamin, Jalan Emmy Saelan, Kelurahan Benteng Selatan, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Sabtu sore, 25 Juli 2026.

Polisi menyelidiki dugaan awal api merambat dari pembakaran sampah di sekitar lokasi hingga melalap speedboat tersebut.

Kebakaran itu membuat kepulan asap hitam pekat membumbung dari badan kapal dan terlihat dari sekitar kawasan pesisir Benteng.

Peristiwa ini cepat menyita perhatian warga karena kapal terbakar dalam posisi sandar, tidak jauh dari area publik dan permukiman.

Informasi awal yang beredar menyebut kapal tersebut berada di Pantai Benteng, sekitar 100 meter dari Masjid Rahmatan Lil Alamin.

Dari perkembangan terbaru, lokasi kebakaran dijelaskan berada di belakang masjid di ruas Jalan Emmy Saelan, Kelurahan Benteng Selatan.

Api pertama kali dilihat sekitar pukul 16.10 WITA.

Petugas pemadam kebakaran Selayar kemudian tiba sekitar pukul 16.20 WITA dan berhasil memadamkan kobaran api sekitar pukul 16.40 WITA.

BACA JUGA:  Tragedi di Apparalang Bulukumba, Siswi SMA Diduga Terjatuh dan Terseret Ombak

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini.

Meski begitu, kapal dilaporkan mengalami kerusakan parah dengan kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.

Polisi Pasang Garis Polisi

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar, IPTU Dr. Sukarman, mengatakan dugaan awal kebakaran berasal dari api pembakaran sampah yang merambat ke kapal yang sedang bersandar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru