SulawesiPos.com – Kebakaran yang melanda kawasan Hutan Pinus Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berhasil dikuasai petugas setelah menghanguskan sekitar satu hektare area hutan, Rabu (19/8/2026) malam.
Kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah oleh petani yang kemudian lepas kendali akibat tiupan angin kencang.
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan Hasnawir mengatakan api muncul di bagian bawah kawasan hutan sebelum merambat dan membakar sejumlah pohon pinus.
“Kebakaran terjadi di bagian bawah kawasan hutan pinus Malino. Api diduga berasal dari aktivitas petani yang membakar sampah,” kata Hasnawir, Rabu (19/8/2026) dikutip Antara.
Api yang bergerak cepat membuat petugas segera melakukan penanganan untuk mencegah kobaran menjalar ke kawasan hutan lainnya.
Upaya tersebut berhasil menghentikan penyebaran api hingga kebakaran dapat dikuasai.
BBKSDA Ingatkan Bahaya Api di Musim Kering
Hasnawir mengatakan kondisi vegetasi yang kering ditambah angin kencang dapat mempercepat rambatan api.
Karena itu, aktivitas yang melibatkan penggunaan api di sekitar kawasan hutan perlu dilakukan dengan kewaspadaan tinggi.
BBKSDA Sulsel mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Bara kecil dapat memicu kebakaran ketika jatuh pada vegetasi yang kering.
Masyarakat juga diminta tidak membakar sampah maupun ilalang di sekitar kawasan hutan.
Jika menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, warga diharapkan segera melaporkannya kepada petugas.
Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mencegah kebakaran kembali terjadi dan menjaga kawasan Hutan Pinus Malino tetap aman.

