“Kami menyambut baik kolaborasi ini karena menjadi kesempatan bagi industri untuk memperoleh pendampingan langsung dari perguruan tinggi. Harapannya, teknologi yang akan diterapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, memperbaiki kualitas VCO, dan memperkuat daya saing produk kami,” kata Jelisman.
Kolaborasi Unhas dan mitra industri tersebut diharapkan mempercepat adopsi teknologi hasil riset sekaligus memperkuat pengembangan produk berbasis kelapa.
Penerapan teknologi dengan peningkatan mutu dan daya saing produk di pasar juga ditargetkan berdampak pada peningkatan kapasitas dan kontinuitas produksi, nilai tambah komoditas, pendapatan asli daerah (PAD), serta penyerapan tenaga kerja.

