“Beliau (Setiawan) tulang punggung keluarga. Ibunya meninggal pada 2011, sedangkan ayahnya meninggal pada Januari 2026. Selama ini Setiawan turut membiayai kebutuhan adik-adiknya setelah kedua orang tuanya meninggal dunia,” kata Ansar.
Ansar juga menegaskan, selama mengenal korban, tidak pernah ada catatan bahwa Setiawan melakukan tindak pencurian.
“Setiawan itu orangnya sabar. Sepanjang yang kami tahu, tidak pernah ada riwayatnya mencuri. Dia juga sering ke masjid untuk salat berjamaah,” ujarnya.
Ia kembali menegaskan bahwa kesaksian itu disampaikan berdasarkan kehidupan korban di kampung halaman.
“Bukan kami membela, tetapi sejak kecil memang tidak ada riwayatnya mencuri,” tambah Ansar.
Polisi Masih Dalami Dugaan Pencurian dan Pengeroyokan
Perkara ini masih dalam tahap penyelidikan.
Aparat kepolisian disebut masih mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa rekaman CCTV, serta mendalami dugaan aksi main hakim sendiri yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Selain itu, penyidik juga akan memastikan apakah benar terdapat unsur dugaan pencurian sebagaimana yang beredar di masyarakat.
Hingga kini, belum ada penetapan tersangka maupun kesimpulan resmi terkait penyebab pasti insiden tersebut.

