Debut IKA Unhas Langsung Juara, Tumbangkan KAGAMA UGM di Final Turnamen Tenis Antar Alumni Nasional

SulawesiPos.com – Tim Tenis Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin atau IKA Unhas keluar sebagai juara Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia ke-16 setelah mengalahkan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada atau KAGAMA UGM di partai final yang digelar di Universitas Jambi, Minggu, 26 Juli 2026. Gelar ini terasa istimewa karena tim IKA Unhas baru pertama kali diundang dalam turnamen nasional tersebut, tetapi langsung finis sebagai kampiun.

Manajer Tim Tenis IKA Unhas sekaligus pemain, Dr drg Andi Tajrin Sp.B.M.M, mengatakan timnya melewati seluruh fase turnamen dengan kemenangan, mulai dari babak penyisihan, perdelapan final, semifinal, hingga final. Di laga puncak, IKA Unhas menumbangkan UGM yang datang dengan status juara bertahan.

“Yang kami kalahkan dari UGM, juara bertahan, salah satu pemainnya Wamenkumham Prof Eddy Hiariej (Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej), kita baru datang dengan kekuatan baru, dengan slogan kami pendatang baru, juara baru, Ewako-Pakalako!,” ujar Andi Tajrin saat dihubungi SulawesiPos, Senin, 27 Juli 2026.

BACA JUGA:  Unhas Lantik 122 Pejabat Baru, Rektor Minta Tinggalkan Pola Kerja Biasa Demi Kampus Berkelas Dunia

Menurut Dr Tajrin yang juga Direktur RSGMP Unhas ini, Prof Eddy merupakan petenis andalan alumni UGM, namun akhirnya bisa ditaklukkan dengan perlawanan cukup sengit oleh petenis IKA Unhas.

Sebelum melaju ke final, IKA Unhas lebih dulu menyingkirkan sejumlah tim unggulan lain seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Yogyakarta. Hasil itu mempertegas kualitas skuad IKA Unhas yang datang dengan komposisi pemain berpengalaman dari berbagai fakultas.

“Kami membawa 16 pemain, semua wakil dari alumni Unhas, yang standar main tenis di atas rata-rata, yang kami bawa adalah pemain yang bisa menyumbangkan kemenangan, gengsinya luar biasa, pemain yang kita bawa betul standar permainannya bagus,” tambah Andi Tajrin.

Turnamen ini berlangsung di Universitas Jambi pada 24-26 Juli 2026. Ajang tersebut dibuka Gubernur Jambi Al Haris dan ditutup Wakil Menteri Hukum Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej. Penyerahan piala dilakukan Ketua Asosiasi Tenis Alumni Perguruan Tinggi Indonesia atau ATAPI, Prof Jafar Hafsah, yang juga merupakan alumni IKA Unhas.

BACA JUGA:  Maperwa FEB Unhas Buka Alasan Pemberhentian Ketua SEMA, Dinilai Langgar Ketetapan Kongres

Keberhasilan ini menjadi catatan penting bagi IKA Unhas karena mampu langsung menembus podium tertinggi pada keikutsertaan perdananya di turnamen yang rutin digelar sejak 16 tahun lalu. Kemenangan atas KAGAMA UGM di final sekaligus menegaskan kiprah IKA Unhas sebagai kekuatan baru dalam turnamen tenis antar alumni perguruan tinggi di Indonesia.

Berikut susunan pemain Tim Tenis IKA Unhas yang tampil dalam turnamen tersebut: Mashur Naufal Hamid (Ekonomi), Muhammad Waiz Al Karni Jabbar (Teknik), M Azwar Haslip (Ekonomi), Achmad Junaedy (Pertanian), drg Akbar Insan (FKG), Refka Afrizal (Peternakan), drg Adam Malik Hamudeng (FKG), Ely Putri Jamila Darsyam (Pertanian), Hj Tenriwaru (Hukum), Nasruddin N Aslam (Ekonomi), drg A Tajrin (FKG), Muhammad Ilham (Hukum), Chrincensius Linthin (Teknik), dr Adnan (FK), Qamariah Ferly Montolalu (Ekonomi), Mushawwir Razak (Teknik), dan Samuel Kassa Bone (Keperawatan).

SulawesiPos.com – Tim Tenis Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin atau IKA Unhas keluar sebagai juara Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia ke-16 setelah mengalahkan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada atau KAGAMA UGM di partai final yang digelar di Universitas Jambi, Minggu, 26 Juli 2026. Gelar ini terasa istimewa karena tim IKA Unhas baru pertama kali diundang dalam turnamen nasional tersebut, tetapi langsung finis sebagai kampiun.

Manajer Tim Tenis IKA Unhas sekaligus pemain, Dr drg Andi Tajrin Sp.B.M.M, mengatakan timnya melewati seluruh fase turnamen dengan kemenangan, mulai dari babak penyisihan, perdelapan final, semifinal, hingga final. Di laga puncak, IKA Unhas menumbangkan UGM yang datang dengan status juara bertahan.

“Yang kami kalahkan dari UGM, juara bertahan, salah satu pemainnya Wamenkumham Prof Eddy Hiariej (Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej), kita baru datang dengan kekuatan baru, dengan slogan kami pendatang baru, juara baru, Ewako-Pakalako!,” ujar Andi Tajrin saat dihubungi SulawesiPos, Senin, 27 Juli 2026.

BACA JUGA:  Gubernur Sulsel Jamu Peserta Mubes IKA Unhas, Cerita Kehebatan Alumni di Batam

Menurut Dr Tajrin yang juga Direktur RSGMP Unhas ini, Prof Eddy merupakan petenis andalan alumni UGM, namun akhirnya bisa ditaklukkan dengan perlawanan cukup sengit oleh petenis IKA Unhas.

Sebelum melaju ke final, IKA Unhas lebih dulu menyingkirkan sejumlah tim unggulan lain seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Yogyakarta. Hasil itu mempertegas kualitas skuad IKA Unhas yang datang dengan komposisi pemain berpengalaman dari berbagai fakultas.

“Kami membawa 16 pemain, semua wakil dari alumni Unhas, yang standar main tenis di atas rata-rata, yang kami bawa adalah pemain yang bisa menyumbangkan kemenangan, gengsinya luar biasa, pemain yang kita bawa betul standar permainannya bagus,” tambah Andi Tajrin.

Turnamen ini berlangsung di Universitas Jambi pada 24-26 Juli 2026. Ajang tersebut dibuka Gubernur Jambi Al Haris dan ditutup Wakil Menteri Hukum Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej. Penyerahan piala dilakukan Ketua Asosiasi Tenis Alumni Perguruan Tinggi Indonesia atau ATAPI, Prof Jafar Hafsah, yang juga merupakan alumni IKA Unhas.

BACA JUGA:  Enam Mahasiswa Unhas Selamat Dievakuasi usai Alami Trouble saat Mendaki di Goa Kalibbong Alloa Pangkep

Keberhasilan ini menjadi catatan penting bagi IKA Unhas karena mampu langsung menembus podium tertinggi pada keikutsertaan perdananya di turnamen yang rutin digelar sejak 16 tahun lalu. Kemenangan atas KAGAMA UGM di final sekaligus menegaskan kiprah IKA Unhas sebagai kekuatan baru dalam turnamen tenis antar alumni perguruan tinggi di Indonesia.

Berikut susunan pemain Tim Tenis IKA Unhas yang tampil dalam turnamen tersebut: Mashur Naufal Hamid (Ekonomi), Muhammad Waiz Al Karni Jabbar (Teknik), M Azwar Haslip (Ekonomi), Achmad Junaedy (Pertanian), drg Akbar Insan (FKG), Refka Afrizal (Peternakan), drg Adam Malik Hamudeng (FKG), Ely Putri Jamila Darsyam (Pertanian), Hj Tenriwaru (Hukum), Nasruddin N Aslam (Ekonomi), drg A Tajrin (FKG), Muhammad Ilham (Hukum), Chrincensius Linthin (Teknik), dr Adnan (FK), Qamariah Ferly Montolalu (Ekonomi), Mushawwir Razak (Teknik), dan Samuel Kassa Bone (Keperawatan).

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru