Korban KM Nurul Salsa Bertambah Teridentifikasi, Dikenali Lewat Sidik Jari dan Properti yang Digunakan

Setelah identitas dipastikan, jenazah Hasbi langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Prosesi serah terima dilakukan oleh jajaran Biddokkes dan Bidang Humas Polda Sulsel, sebelum jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans menuju Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba.

Selanjutnya, peti jenazah diseberangkan menggunakan kapal feri menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar, untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Sebelumnya, tim DVI juga telah mengidentifikasi dua korban lainnya, yakni Hasriati (44), warga Dusun Garassi, Kecamatan Pasimasunggu Timur, serta Bau Intang (50), warga Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa terjadi saat kapal yang mengangkut 76 penumpang berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar. Kapal dilaporkan mengalami gangguan mesin sebelum diterjang gelombang tinggi dan tenggelam di perairan barat Pulau Polassi.

Hingga operasi pencarian resmi dihentikan pada Jumat (24/7/2026) sore, sebanyak 14 penumpang KM Nurul Salsa masih belum ditemukan.

BACA JUGA:  Pemkab Selayar Tanggung Penuh Biaya Perawatan Lima Korban Selamat KM Nurul Salsa

Setelah identitas dipastikan, jenazah Hasbi langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Prosesi serah terima dilakukan oleh jajaran Biddokkes dan Bidang Humas Polda Sulsel, sebelum jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans menuju Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba.

Selanjutnya, peti jenazah diseberangkan menggunakan kapal feri menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar, untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Sebelumnya, tim DVI juga telah mengidentifikasi dua korban lainnya, yakni Hasriati (44), warga Dusun Garassi, Kecamatan Pasimasunggu Timur, serta Bau Intang (50), warga Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa terjadi saat kapal yang mengangkut 76 penumpang berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar. Kapal dilaporkan mengalami gangguan mesin sebelum diterjang gelombang tinggi dan tenggelam di perairan barat Pulau Polassi.

Hingga operasi pencarian resmi dihentikan pada Jumat (24/7/2026) sore, sebanyak 14 penumpang KM Nurul Salsa masih belum ditemukan.

BACA JUGA:  Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Pulau Balaloho, Total Survivor Kini 59 Orang

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru