SulawesiPos.com – Upaya mempercantik wajah Stadion Lapatau terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bone. Salah satu langkah kreatif yang digagas Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., adalah menggelar lomba mural untuk mengubah dinding stadion menjadi ruang seni yang menarik dan penuh makna.
Melalui lomba ini, para seniman, komunitas kreatif, hingga generasi muda diberi kesempatan menuangkan ide dan kreativitas mereka dalam bentuk lukisan mural yang sarat pesan positif, mulai dari semangat olahraga, budaya Bone, hingga nilai-nilai kebersamaan.
Bupati Bone menilai, mural bukan sekadar karya seni, tetapi juga menjadi media edukasi sekaligus memperindah ruang publik agar lebih nyaman dinikmati masyarakat.
Kehadiran mural diharapkan mampu menghadirkan wajah baru Stadion Lapatau sebagai ikon olahraga yang modern, bersih, dan artistik.
“Selain mempercantik kawasan stadion, mural juga menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas anak-anak muda Bone. Pemerintah daerah ingin melibatkan masyarakat secara langsung dalam pembangunan sehingga setiap sudut stadion memiliki nilai estetika sekaligus menjadi kebanggaan bersama,” ucap Bupati Bone saat meninjau kawasan Stadion Lapatau Bone sekaligus menyaksikan langsung para seniman menuangkan langsung karyanya, Rabu (8/7/2026).
Program ini juga merupakan bagian dari persiapan Kabupaten Bone sebagai tuan rumah berbagai agenda olahraga besar.
Dengan tampilan yang lebih indah dan representatif, Stadion Lapatau diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga destinasi yang menarik bagi masyarakat untuk berolahraga, berkreasi, dan menikmati ruang publik yang berkualitas.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone, Andi Akbar menyampaikan bahwa lomba mural merupakan salah satu inovasi untuk menghadirkan suasana baru di Stadion Lapatau sekaligus memberikan ruang bagi para seniman lokal mengekspresikan kreativitasnya.
“Ini bukan hanya memperindah stadion, tetapi juga menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kreativitas generasi muda. Kami ingin Stadion Lapatau memiliki identitas yang lebih menarik, nyaman dipandang, dan menjadi kebanggaan masyarakat Bone, apalagi menjelang pelaksanaan Porprov Sulsel 2026,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh karya mural mengangkat tema olahraga, budaya, kearifan lokal, dan semangat membangun Bone sehingga setiap sudut stadion memiliki nilai estetika sekaligus pesan positif bagi masyarakat dan para tamu yang berkunjung. (kar)


