Resmikan IPLT, Bupati Bone Targetkan TPA Jadi Kawasan Produktif dan Ramah Lingkungan

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat melalui program BerAmal. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp8 miliar di atas lahan seluas 4,9 hektare di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Passippo Kecamatan Palakka, Jumat (26/6/2026).

Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bone, H Askar mengatakan, pembangunan IPLT ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan layanan sanitasi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa keberadaan IPLT tidak boleh hanya menjadi bangunan fisik semata, tetapi harus dikelola secara profesional dan berkelanjutan agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

“Saya minta segera disiapkan mobil tinja agar operasional IPLT berjalan maksimal. Saya tidak mau bangunan ini mangkrak. Kepala IPLT, kalau kerjamu bagus tentu akan kita apresiasi. Saya ingin bekerja sama dengan orang-orang yang bekerja dan memberikan hasil,” tegas Bupati.

BACA JUGA:  Libatkan Kepala Desa Verifikasi Siswa Sekolah Rakyat, Bupati Bone: Mereka Paling Tahu Warganya
Lokasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja TPA Passippo Bone
Lokasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja TPA Passippo Bone

Menurutnya, hasil pengolahan lumpur tinja nantinya akan dimanfaatkan menjadi pupuk organik yang disalurkan ke kawasan hortikultura maupun kampung produktif yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Ini namanya sistem kerja berantai. Limbah yang diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk pertanian. Inilah ekonomi sirkular yang ingin kita bangun,” ujarnya.

Bupati juga mengungkapkan rasa syukur atas berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan selama satu tahun tiga bulan masa kepemimpinannya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa tahap pemeliharaan harus menjadi perhatian utama agar seluruh aset pemerintah tetap berfungsi optimal.

Selain itu, kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di sekitar IPLT juga diminta agar ditata menjadi kawasan yang produktif.

“Saya ingin kawasan TPA ini dirapikan dan menjadi produktif. Air hasil pengolahan bisa dimanfaatkan, bahkan kalau memungkinkan dikembangkan budidaya ikan. Jangan sampai kawasan ini hanya menjadi tempat pembuangan, tetapi juga menghasilkan manfaat ekonomi,” katanya.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pihak menjadikan sanitasi sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam mewariskan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.

BACA JUGA:  Seminar PBSI UNM, Bupati Bone Tekankan Peran Bahasa dalam Pembangunan Daerah

“Sanitasi yang baik adalah investasi untuk masa depan. Kita ingin meninggalkan lingkungan yang sehat bagi anak cucu kita. Inilah semangat BerAmal dalam menjaga lingkungan,” pungkasnya. (kar)

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat melalui program BerAmal. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp8 miliar di atas lahan seluas 4,9 hektare di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Passippo Kecamatan Palakka, Jumat (26/6/2026).

Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bone, H Askar mengatakan, pembangunan IPLT ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan layanan sanitasi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa keberadaan IPLT tidak boleh hanya menjadi bangunan fisik semata, tetapi harus dikelola secara profesional dan berkelanjutan agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

“Saya minta segera disiapkan mobil tinja agar operasional IPLT berjalan maksimal. Saya tidak mau bangunan ini mangkrak. Kepala IPLT, kalau kerjamu bagus tentu akan kita apresiasi. Saya ingin bekerja sama dengan orang-orang yang bekerja dan memberikan hasil,” tegas Bupati.

BACA JUGA:  Jelang HJB ke-696, Bupati Bone Ziarah Makam dan Kenang Pengabdian HZB Palaguna saat Memimpin Sulsel
Lokasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja TPA Passippo Bone
Lokasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja TPA Passippo Bone

Menurutnya, hasil pengolahan lumpur tinja nantinya akan dimanfaatkan menjadi pupuk organik yang disalurkan ke kawasan hortikultura maupun kampung produktif yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Ini namanya sistem kerja berantai. Limbah yang diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk pertanian. Inilah ekonomi sirkular yang ingin kita bangun,” ujarnya.

Bupati juga mengungkapkan rasa syukur atas berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan selama satu tahun tiga bulan masa kepemimpinannya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa tahap pemeliharaan harus menjadi perhatian utama agar seluruh aset pemerintah tetap berfungsi optimal.

Selain itu, kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di sekitar IPLT juga diminta agar ditata menjadi kawasan yang produktif.

“Saya ingin kawasan TPA ini dirapikan dan menjadi produktif. Air hasil pengolahan bisa dimanfaatkan, bahkan kalau memungkinkan dikembangkan budidaya ikan. Jangan sampai kawasan ini hanya menjadi tempat pembuangan, tetapi juga menghasilkan manfaat ekonomi,” katanya.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pihak menjadikan sanitasi sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam mewariskan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.

BACA JUGA:  Bantuan Kemensos untuk Penyandang Disabilitas di Bone Cair, Nilainya Rp2 Juta Hingga Rp4 Juta

“Sanitasi yang baik adalah investasi untuk masa depan. Kita ingin meninggalkan lingkungan yang sehat bagi anak cucu kita. Inilah semangat BerAmal dalam menjaga lingkungan,” pungkasnya. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru