SulawesiPos.com – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Bone dan pengguna jasa penyeberangan Pelabuhan Bajoe. Perbaikan moveable bridge (MB) dermaga di Pelabuhan Bajoe akhirnya rampung dan siap kembali dioperasikan.
General Manager ASDP, Anom Sedayu, menyampaikan bahwa proses perbaikan berjalan lancar dan selesai tepat waktu berkat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bone dan seluruh pihak terkait.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan atensi Pak Bupati beserta seluruh jajaran Pemda Kabupaten Bone. Pelaksanaan proyek perbaikan MB dermaga di Pelabuhan Bajoe berjalan lancar dan selesai sesuai jadwal. Hari ini kami telah melaksanakan commissioning dan uji beban bersama stakeholders terkait,” ujar Anom Sedayu dalam keterangannya, Rabu (29/5/2026).
Tahapan commissioning dan uji beban tersebut, lanjut Anom, menjadi bagian penting sebelum dermaga kembali dioperasikan secara penuh untuk melayani penyeberangan Bajoe–Kolaka.
“Insya Allah uji sandar sekaligus peresmian operasional kembali lintasan Bajoe–Kolaka dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 21 Mei 2026,” pungkas Anom.
Tak hanya selesai tepat waktu, hasil perbaikan dermaga juga diklaim memiliki ketahanan jangka panjang. Pasca rehabilitasi, konstruksi moveable bridge Pelabuhan Bajoe diperkirakan mampu bertahan hingga 20 tahun ke depan sebelum kembali memerlukan perbaikan besar.
Dengan demikian, masyarakat dan pengguna jasa penyeberangan diharapkan dapat menikmati pelayanan yang lebih aman, nyaman, dan optimal dalam jangka waktu panjang.
Sementara itu, Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menyambut baik rampungnya perbaikan dermaga yang menjadi salah satu jalur transportasi vital penghubung Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara tersebut.
“Kembalinya operasional dermaga Pelabuhan Bajoe diharapkan mampu memperlancar arus penumpang dan distribusi logistik antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan pesisir Bone dan sekitarnya,” kata bupati.
Pelabuhan Bajoe sendiri selama ini menjadi salah satu simpul transportasi penting yang menghubungkan Kabupaten Bone dengan Kabupaten Kolaka melalui jalur laut penyeberangan ferry. (kar)

