Seminar PBSI UNM, Bupati Bone Tekankan Peran Bahasa dalam Pembangunan Daerah

SulawesiPos.com – Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, secara resmi membuka Seminar Pendidikan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Himaprodi PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lamellong Dinas Pendidikan, Jalan Gatot Subroto, Kamis (30/4/2026), dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Pendidikan Edy Saputra Syam, Kepala Dinas Pekerjaan Umum H. Askar, serta Kasatpol PP A. Baharuddin.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa, khususnya dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Ia menyebut kesiapan tersebut mencakup aspek waktu, biaya, hingga penguasaan materi pembelajaran.

Menurutnya, perkembangan Universitas Negeri Makassar yang kini juga berkedudukan di Kabupaten Bone menjadi peluang besar bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“Lembaga sosial, pemerhati budaya, hingga pegiat sejarah saat ini turut berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena pada dasarnya, ekonomi menjadi faktor yang menumbuhkan berbagai sektor,” ujarnya.

BACA JUGA: 
HJS, Bupati Bone Kenang Tugas Pengantar Surat dan Masa Manis Pengantin Baru di Soppeng

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bone bersama seluruh elemen masyarakat terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebagai fondasi kesejahteraan.

Namun, pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada aspek ekonomi semata.

“Selain ekonomi, ada faktor penting lain seperti kekuatan keluarga, jejaring sosial, ilmu pengetahuan, dan pengalaman yang juga harus diperhatikan,” lanjutnya.

Lebih jauh, Bupati menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, SDM yang unggul akan mampu mengelola potensi sumber daya alam secara optimal dan berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan seminar tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan berbahasa dan berkomunikasi generasi muda.

“Ilmu itu harus terus diulang dan dipraktikkan. Tidak cukup hanya dibahas di forum, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui penguatan pojok-pojok literasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyinggung tokoh nasional asal Bone, Sjafrie Sjamsoeddin, yang dinilai menjadi bukti bahwa putra daerah memiliki daya saing di tingkat nasional.

BACA JUGA: 
Jelang HJB ke-696, Bupati Bone Ziarah Makam dan Kenang Pengabdian HZB Palaguna saat Memimpin Sulsel

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Bone, Edy Saputra Syam berharap seminar ini menjadi wadah diskusi produktif, agar muncul ide dan gagasan demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Bone.

“Saya berharap seminar ini menjadi wadah diskusi produktif bagi mahasiswa, akademisi, dan pemerhati budaya dalam memperkuat peran bahasa dan sastra sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah,” tutupnya. (kar)

SulawesiPos.com – Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, secara resmi membuka Seminar Pendidikan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Himaprodi PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lamellong Dinas Pendidikan, Jalan Gatot Subroto, Kamis (30/4/2026), dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Pendidikan Edy Saputra Syam, Kepala Dinas Pekerjaan Umum H. Askar, serta Kasatpol PP A. Baharuddin.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa, khususnya dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Ia menyebut kesiapan tersebut mencakup aspek waktu, biaya, hingga penguasaan materi pembelajaran.

Menurutnya, perkembangan Universitas Negeri Makassar yang kini juga berkedudukan di Kabupaten Bone menjadi peluang besar bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“Lembaga sosial, pemerhati budaya, hingga pegiat sejarah saat ini turut berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena pada dasarnya, ekonomi menjadi faktor yang menumbuhkan berbagai sektor,” ujarnya.

BACA JUGA: 
Hari Gizi Nasional di CFD Bone, Bupati Kampanyekan Pencegahan Stunting

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bone bersama seluruh elemen masyarakat terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebagai fondasi kesejahteraan.

Namun, pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada aspek ekonomi semata.

“Selain ekonomi, ada faktor penting lain seperti kekuatan keluarga, jejaring sosial, ilmu pengetahuan, dan pengalaman yang juga harus diperhatikan,” lanjutnya.

Lebih jauh, Bupati menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, SDM yang unggul akan mampu mengelola potensi sumber daya alam secara optimal dan berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan seminar tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan berbahasa dan berkomunikasi generasi muda.

“Ilmu itu harus terus diulang dan dipraktikkan. Tidak cukup hanya dibahas di forum, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui penguatan pojok-pojok literasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyinggung tokoh nasional asal Bone, Sjafrie Sjamsoeddin, yang dinilai menjadi bukti bahwa putra daerah memiliki daya saing di tingkat nasional.

BACA JUGA: 
Peduli Disabilitas, Bupati Bone Bagikan Paket Ramadan Bahagia Baznas

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Bone, Edy Saputra Syam berharap seminar ini menjadi wadah diskusi produktif, agar muncul ide dan gagasan demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Bone.

“Saya berharap seminar ini menjadi wadah diskusi produktif bagi mahasiswa, akademisi, dan pemerhati budaya dalam memperkuat peran bahasa dan sastra sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah,” tutupnya. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru